Pertama Kalinya, Percobaan Vaksin Covid-19 Berhasil Merangsang Antibodi

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Senin, 20 Juli 2020 | 09:34 WIB
Pertama Kalinya, Percobaan Vaksin Covid-19 Berhasil Merangsang Antibodi
Ilustrasi vaksin Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Percobaan peer-review atau peninjauan sejawat dari vaksin virus Corona (Covid-19), telah menunjukkan penerima vaksin menghasilkan antibodi terhadap virus untuk pertama kalinya. Kemajuan ini dianggap sebagai berita bagus, mengingat keterbatasan pengujian vaksin sejauh ini.

Lebih dari 100 tim di seluruh dunia mengembangkan vaksin Covid-19, banyak di antaranya telah memasuki uji klinis. Namun, beberapa pengujian vaksin terburu-buru melaporkan temuan positif yang belum ditinjau oleh sejawat dan sering kurang detail, sehingga sulit untuk menilai validitasnya.

Peer-review sendiri merupakan proses penelusuran atas kualitas suatu penelitian oleh pakar lain di bidang yang sesuai. Peninjauan sejawat bertujuan untuk membuat penelitian memenuhi standar disiplin ilmiah dan standar keilmuan pada umumnya.

Namun, sebuah makalah di New England Journal of Medicine menarik perhatian ilmuwan. Penelitian ini melaporkan percobaan 45 orang dewasa yang sehat berusia 18-55 tahun, masing-masing divaksinasi sebanyak dua kali dalam 28 hari terpisah, dengan vaksin mRNA-1273 yang dikembangkan oleh National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID) dan perusahaan formasi Moderna. Peserta kemudian dibagi menjadi tiga aliran, masing-masing diberi dosis 25μg, 100μg, atau 250μg.

Semua peserta dilaporkan menghasilkan antibodi terhadap virus Covid-19 dan serum darah peserta menunjukkan aktivitas menetralkan virus, mencegahnya memasuki sel.

Selain itu, menurut laporan surat kabar, vaksin tersebut tampaknya memberikan perlindungan yang lebih kuat terhadap infeksi baru daripada rata-rata serangan penyakit sebenarnya.

Efek samping yang dihasilkan termasuk kelelahan, kedinginan, sakit kepala, mialgia (nyeri otot), dan nyeri di tempat suntikan, tetapi tidak ada yang terbukti tahan lama.

Efek samping lebih besar dengan dosis yang lebih besar, tetapi begitu pula respons antibodi yang dihasilkan, sehingga akan ada pertukaran dalam menemukan jumlah terbaik vaksin untuk digunakan.

Ilustrasi tes antibodi. [Greg Baker/AFP]
Ilustrasi tes antibodi. [Greg Baker/AFP]

"Tampaknya diperlukan dua dosis, yang diharapkan dari jenis vaksin ini dan dari vaksin terhadap virus yang muncul yang belum ada dalam populasi. Sistem kekebalan perlu dibentuk dengan dosis pertama untuk kemudian merespons dengan lebih kuat untuk yang kedua," kata Dr Lisa Jackson, penulis utama dari Kaiser Permanente Washington Health Research Institute, seperti dikutip dari IFL Science, Senin (20/7/2020).

baca juga

Namun, para ilmuwan masih memiliki tiga masalah, yaitu seberapa besar perlindungan yang ditawarkan antibodi ini terhadap infeksi, apakah ini meluas ke populasi berumur yang lebih rentan, dan berapa lama manfaatnya dapat bertahan.

Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, sebanyak 30.000 orang akan mulai divaksinasi pada 27 Juli mendatang, dengan setengahnya mendapat plasebo. Uji coba fase 3 ini juga akan tumpang tindih dengan uji coba fase 2 yang diikuti 300 peserta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hore! Uji Coba Antibodi Covid-19 di Inggris Diklaim 98,6 Persen Akurat

Hore! Uji Coba Antibodi Covid-19 di Inggris Diklaim 98,6 Persen Akurat

Tekno | Minggu, 19 Juli 2020 | 12:00 WIB

Waduh, Peretas Rusia Diduga Targetkan Laboratorium Vaksin Virus Corona

Waduh, Peretas Rusia Diduga Targetkan Laboratorium Vaksin Virus Corona

Tekno | Minggu, 19 Juli 2020 | 11:15 WIB

Keren, Hasil Tes Antibodi Covid-19 Sidik Jari Hanya 20 Menit

Keren, Hasil Tes Antibodi Covid-19 Sidik Jari Hanya 20 Menit

Tekno | Minggu, 19 Juli 2020 | 09:00 WIB

Kabar Baik, Vaksin Virus Corona Oxford Disebut Beri Perlindungan Ganda

Kabar Baik, Vaksin Virus Corona Oxford Disebut Beri Perlindungan Ganda

Health | Jum'at, 17 Juli 2020 | 18:05 WIB

5 Negara dengan Penelitian Vaksin Covid-19 Paling Menjanjikan

5 Negara dengan Penelitian Vaksin Covid-19 Paling Menjanjikan

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 10:36 WIB

Vaksin Virus Corona AS Siap Masuk Fase Uji Klinis Tahap 3, Kapan Rampung?

Vaksin Virus Corona AS Siap Masuk Fase Uji Klinis Tahap 3, Kapan Rampung?

Health | Kamis, 16 Juli 2020 | 10:04 WIB

Terkini

Epson Perkuat Dominasi di Industri Tekstil Digital Lewat Printer Dye-Sublimation Generasi Terbaru

Epson Perkuat Dominasi di Industri Tekstil Digital Lewat Printer Dye-Sublimation Generasi Terbaru

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:21 WIB

Motorola Moto G77 Power Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera Sony LYT-600

Motorola Moto G77 Power Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera Sony LYT-600

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:12 WIB

Oppo Reno16 Series Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp7 Jutaan dan Banjir Promo

Oppo Reno16 Series Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp7 Jutaan dan Banjir Promo

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:50 WIB

4 Pilihan HP POCO Rp1 Jutaan Terbaik: NFC, Memori Besar hingga Layar AMOLED

4 Pilihan HP POCO Rp1 Jutaan Terbaik: NFC, Memori Besar hingga Layar AMOLED

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:15 WIB

Strava Kena PPN 11 Persen di Indonesia? Ini Penjelasan Resmi yang Perlu Diketahui Pengguna

Strava Kena PPN 11 Persen di Indonesia? Ini Penjelasan Resmi yang Perlu Diketahui Pengguna

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:30 WIB

Viral Video Petani Tuban Terbang Pakai Drone, Memangnya Drone Bisa Angkat Manusia?

Viral Video Petani Tuban Terbang Pakai Drone, Memangnya Drone Bisa Angkat Manusia?

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:19 WIB

Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 4G, Tablet Murah untuk Gen Z dengan Internet Tanpa WiFi

Xiaomi Luncurkan REDMI Pad 2 9.7 4G, Tablet Murah untuk Gen Z dengan Internet Tanpa WiFi

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 12:04 WIB

4 HP Vivo Terbaru Ini Punya Baterai Raksasa hingga 8100 mAh, Layar Super Terang

4 HP Vivo Terbaru Ini Punya Baterai Raksasa hingga 8100 mAh, Layar Super Terang

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:52 WIB

2 Rekomendasi Tablet dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta Terbaik

2 Rekomendasi Tablet dengan Stylus Pen di Bawah Rp3 Juta Terbaik

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 11:48 WIB

Asus ExpertBook PM5 G2 Rilis di Indonesia, Laptop Bisnis AI dengan AMD Ryzen AI dan RAM hingga 64GB

Asus ExpertBook PM5 G2 Rilis di Indonesia, Laptop Bisnis AI dengan AMD Ryzen AI dan RAM hingga 64GB

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:57 WIB

×