Hasil Tes Cepat dan Kekebalan Tubuh, Bisa Jadi Harapan Melawan Covid-19

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Rabu, 19 Agustus 2020 | 07:42 WIB
Hasil Tes Cepat dan Kekebalan Tubuh, Bisa Jadi Harapan Melawan Covid-19
Ilustrasi laboratorium. (Pixabay)
Murid-murid tiba di lokasi di Brisbane, Australia, Senin (11/5/2020), pada hari pertama bersekolah secara tatap muka setelah mereka beberapa waktu belajar secara daring dari rumah untuk mencegah penyebaran wabah virus corona (COVID-19). (ANTARA/AAP Image/Dan Peled via REUTERS/TM)
Ilustrasi murid-murid hari pertama bersekolah secara tatap muka setelah mereka beberapa waktu belajar secara daring dari rumah untuk mencegah penyebaran wabah virus corona (COVID-19). (ANTARA/AAP Image/Dan Peled via REUTERS/TM)

University of Notre Dame yang dibuka kembali 15 hari yang lalu telah melaporkan 147 orang dinyatakan positif Covid-19. South Bend University juga melaporkan kasus serupa, dengan mengumumkan mahasiswa sarjana akan beralih ke kelas online selama dua minggu ke depan.

"Kami telah melihat peningkatan dramatis dalam jumlah kasus positif Covid-19 dalam minggu-minggu pertama kampus dibuka kembali. Lonjakan kasus ini sangat serius dan kita juga harus mengambil langkah serius untuk mengatasinya," kata John I. Jenkins, rektor salah satu universitas.

Sementara itu, Los Angeles Unified School District mengatakan akan memberikan pengujian Covid-19 secara teratur dan pelacakan kontak untuk semua siswa dan staf, serta untuk keluarga dari mereka yang dites positif.

"Jika kita ingin menjaga agar sekolah tidak menjadi wadah penularan dan kita ingin semua komunitas sekolah tetap aman, kita perlu melakukan uji coba dan penelusuran di sekolah," kata Inspektur Austin Beutner.

Di sisi lain, kematian akibat Covid-19 yang tampak membawa ras juga disoroti. Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal JAMA Network Open, jika pasien virus Corona berkulit hitam diberi akses yang sama ke perawatan rumah sakit seperti pasien kulit putih, tingkat kematiannya di rumah sakit tampaknya akan berbeda.

Penelitian tidak menemukan perbedaan angka kematian di antara pasien kulit hitam dan kulit putih, yang dirawat di rumah sakit karena infeksi virus Corona, setelah disesuaikan dengan faktor sosiodemografi dan klinis.

Dr. Baligh Yehia dari Ascension Health di Missouri dan rekannya mempelajari 11.210 pasien virus Corona dewasa antara Februari dan Mei di 92 rumah sakit yang ada di 12 negara bagian.

Para ahli tidak menemukan perbedaan statistik dalam risiko kematian antara pasien kulit hitam dan kulit putih, setelah disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, status asuransi, komorbiditas, dan tempat perawatan.

Dari 11.210 pasien, sebanyak 37,3 persen berkulit hitam. Pasien kulit hitam lebih muda, didominasi oleh perempuan dan umumnya memiliki asuransi Medicaid daripada pasien kulit putih.

baca juga

Pasien kulit hitam juga lebih cenderung memiliki kondisi kesehatan lain seperti asma, kanker, penyakit ginjal kronis, gagal jantung kongestif, diabetes, hipertensi, dan obesitas.

Warga Afrika Selatan mengenakan masker ketika wabah virus corona.[Anadolu Agency]
Ilustrasi masyarkat kulit hitam mengenakan masker ketika wabah virus corona.[Anadolu Agency]

Sekitar 63,7 persen pasien di rawat di rumah sakit dan 39,4 persen di antaranya berkulit hitam. Setelah menyesuaikan faktor luar, tim menemukan bahwa kematian 19,2 persen terjadi di antara pasien kulit hitam dan 23,1 persen di antara pasien kulit putih dengan angka kematian keseluruhan adalah 20,3 persen.

Para ilmuwan mencatat bahwa di seluruh Amerika Serikat, orang kulit hitam mengalami tingkat kasus Covid-19 dan tingkat kematian yang lebih tinggi.

Dalam penelitian ini, kematian bagi orang kulit hitam yang dapat mengakses perawatan rumah sakit tidak berbeda antara pasien kulit hitam dan kulit putih setelah disesuaikan dengan faktor sosiodemofrafi dan komordibitas. Untuk itu, para ilmuwan menyerukan penelitian tambahan tentang kematian akibat virus Corona berdasarkan ras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ilmuwan Klaim Siap Temukan Bukti Kehidupan Alien Cerdas

Ilmuwan Klaim Siap Temukan Bukti Kehidupan Alien Cerdas

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2020 | 08:47 WIB

Ahli: Vaksin yang Sudah Ada Mungkin Berpengaruh pada Pasien Covid-19

Ahli: Vaksin yang Sudah Ada Mungkin Berpengaruh pada Pasien Covid-19

Health | Rabu, 12 Agustus 2020 | 16:34 WIB

Nekad! Belum Teruji, Putin Klaim Beri Vaksin Covid-19 ke Anaknya

Nekad! Belum Teruji, Putin Klaim Beri Vaksin Covid-19 ke Anaknya

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2020 | 12:46 WIB

Awalnya Dikira Dinosaurus Terkecil, Ternyata Fosil Spesies Ini

Awalnya Dikira Dinosaurus Terkecil, Ternyata Fosil Spesies Ini

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2020 | 19:15 WIB

Tanpa Persetujuan FDA, Ilmuwan Gunakan Vaksin DIY untuk Covid-19

Tanpa Persetujuan FDA, Ilmuwan Gunakan Vaksin DIY untuk Covid-19

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:00 WIB

Lapisan Es Utuh Terakhir di Kanada Pecah, Menumpuk Jadi Seukuran Salatiga

Lapisan Es Utuh Terakhir di Kanada Pecah, Menumpuk Jadi Seukuran Salatiga

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2020 | 13:11 WIB

Terkini

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

Bedah Buku Herbert Feith, Bonnie Triyana Pertanyakan Kondisi Demokrasi Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:09 WIB

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Jadi Satu-satunya di Asia Tenggara, Konser Kanye West di Jakarta Dipadati Bule

Entertainment | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:02 WIB

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Stok Beras Bulog Jabar Capai 623,9 Ribu Ton, Aman hingga Panen Raya 2027

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

Isu Tokoh Oposisi Temui Dubes Singapura Viral, Gerindra Turun Tangan

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 11:01 WIB

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:30 WIB

×