Ditemukan, Fosil Burung Tukan Aneh yang Hidup dengan Dinosaurus

Sabtu, 28 November 2020 | 11:21 WIB
Ditemukan, Fosil Burung Tukan Aneh yang Hidup dengan Dinosaurus
Ilustrasi Falcatakely forsterae hidup dengan dinosaurus [sciencealert.com]

Suara.com - Tim ilmuwan menemukan fosil hewan aneh menyerupai burung tukan yang hidup sekitar 68 juta tahun lalu atau sekitar era Mesozoikum, zaman puncak dari perkembangan dinosaurus.

Memiliki panjang 3,5 inci, para ahli menjuluki tengkoraknya sebagai Falcatakely forsterae.

Fosil ini pertama kali ditemukan pada tahun 2010 di barat laut Madagaskar dan terabaikan selama bertahun-tahun.

Namun ketika para ilmuwan akhirnya meneliti fosil tersebut, rupanya paruh hewan itu belum pernah ditemukan sebelumnya dalam catatan fosil.

Karena tengkorak dan paruhnya terlalu rapuh untuk diekstraksi, para ilmuwan menggunakan bentuk pencitraan resolusi tinggi dan pemodelan digital untuk "membelah" tulang secara virtual.

Tim ahli menggunakan printer 3D untuk membangun kembali tengkorak tersebut dan membandingkannya dengan spesies lain yang diketahui.

Menurut Daniel Field dari departemen ilmu Bumi Universitas Cambridge, fosil ini adalah temuan yang tidak terduga karena paruhnya memiliki ujung gigi yang diawetkan.

"Tak satu pun dari sekitar 200 spesies burung yang diketahui dari periode itu memiliki tengkorak yang mirip dengan Falcatakely," kata Field, seperti dikutip Science Alert pada Sabtu (28/11/2020).

Temuan yang telah dijelaskan dalam penelitian yang diterbitkan di jurnal Nature itu masih memiliki sisi mengejutkan lainnya.

Baca Juga: Fosil Paus Purba Berusia Ribuan Tahun Ditemukan di Thailand

Meskipun Falcatakely memiliki wajah yang cukup familiar dari burung modern saat ini seperti tukan dan enggang, tulang yang membentuk wajahnya tidak memiliki kemiripan dengan makhluk modern tersebut.

"Meskipun bentuk wajah keseluruhan mirip dengan burung modern seperti tukan, kerangka yang mendasarinya jauh lebih mirip dengan dinosaurus theropoda non-unggas seperti Deinonychus dan Velociraptor," ucap Patrick O'Connor, penulis utama penelitian dan profesor anatomi dan ilmu saraf di Universitas Ohio.

Penemuan fosil utuh burung dari periode tersebut relatif jarang karena kerangka yang ringan umumnya terlalu rapuh untuk diawetkan dengan baik.

Tim ilmuwan terus melakukan penggalian lebih lanjut di tempat di mana Falcatakely ditemukan dan O'Connor sangat berharap dapat mengeksplorasi mengapa Falcatakely memiliki paruh seperti itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI