Sukses Mendarat, Chang'e 5 Bagikan Penampakan Permukaan Bulan

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Kamis, 03 Desember 2020 | 11:30 WIB
Sukses Mendarat, Chang'e 5 Bagikan Penampakan Permukaan Bulan
Chang'e-5. [NASA]

Suara.com - China berhasil mendaratkan wahana antariksa dalam misi Chang'e 5 ke permukaan Bulan. Selain mulai mengebor dan mengumpulkan sampel untuk dikirim ke Bumi, kendaraan itu juga mengambil gambar dan rekaman dari permukaan Bulan.

Dibagikan oleh akun Weibo resmi agensi antariksa China pada 2 Desember, penampakan itu menunjukkan permukaan Bulan yang hening dari instrumen misi dan terlihat beberapa bor yang digunakan Chang'e 5 untuk membuat lubang di permukaan.

Tak hanya foto, itu juga membagikan video berdurasi 49 detik yang merekam bagaimana pendarat berjalan di permukaan Bulan yang tampak berbatu.

Pendarat Chang'e 5 terletak di barat laut wilayah Oceanus Procellarus. Kendaraan tersebut akan mengumpulkan sekitar 2 kilogram material Bulan, beberapa dari tanah permukaan dan sisanya dari kedalaman hingga 2 meter dengan menggunakan bor khusus. Sampel tersebut akan segera dikirim ke Bumi.

Misi ini memiliki urgensi karena Chang'e 5 tidak dirancang untuk tahan terhadap dinginnya Bulan ketika malam hari, yang akan datang ke wilayah tersebut hanya dalam waktu seminggu mendatang. Karena itu, pengumpulan sampel harus dilakukan secepat mungkin.

Tidak seperti pendahulunya, Chang'e 4 yang dilengkapi dengan pemanas radioisotop, Chang'e 5 akan berhenti bekerja ketika suhu turun hingga minus (-) 133 derajat Celcius.

Setelah sampel berhasil dikumpulkan, dibutuhkan perjalanan 4,5 hari kembali ke Bumi. Kapsul sampel diharapkan akan mendarat pada 16-17 Desember di Mongolia.

Jika berjalan sesuai rencana, ini akan menjadi koleksi material Bulan pertama dalam 44 tahun, menjadikan China sebagai negara ketika yang mengumpulkan sampel dari Bulan. Terakhir kali ini terjadi pada 1976 dengan misi Luna 24 Rusia.

Dilansir dari IFL Science, Kamis (3/12/2020), sama seperti semua misi Bulan milik China, Chang'e 5 dinamai dari nama dewi Bulan di negara itu. Misi-misi ini adalah bagian dari program multi-dekade yang telah direncanakan Badan Antariksa Nasional China untuk eksplorasi Bulan.

baca juga

Program ini memiliki empat fase. Fase pertama menunjukkan kemampuan agensi untuk menempatkan pesawat luar angkasa di orbit Bulan dengan Chang'e 1 dan 2. Fase kedua adalah pendaratan dan berjalan di permukaan dengan Chang'e 3 dan 4.

Penampakan Bulan Chang'e 5. [Weibo]
Penampakan Bulan Chang'e 5. [Weibo]

Chang'e 5 dan penerusnya Chang'e 6 akan mengumpulkan sampel Bulan. Kemudian fase keempat akan mencakup rencana pembangunan stasiun penelitian robotik di dekat kutub selatan Bulan. Program tersebut memiliki tujuan akhir untuk memfasilitasi pendaratan awak selama tahun 2030-an.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Misi Luar Angkasa yang Akan Terjadi Sepajang 2020

5 Misi Luar Angkasa yang Akan Terjadi Sepajang 2020

Tekno | Senin, 27 Januari 2020 | 13:11 WIB

Air Dipastikan Ada, Astronot Amerika Siap Kembali ke Bulan

Air Dipastikan Ada, Astronot Amerika Siap Kembali ke Bulan

Tekno | Rabu, 22 Agustus 2018 | 15:59 WIB

Satelit India Pastikan Ada Air di Bulan

Satelit India Pastikan Ada Air di Bulan

Tekno | Rabu, 22 Agustus 2018 | 08:45 WIB

Trump Perintahkan NASA Kembali Kirim Astronot ke Bulan

Trump Perintahkan NASA Kembali Kirim Astronot ke Bulan

Tekno | Selasa, 12 Desember 2017 | 16:51 WIB

Gua Ditemukan di Bulan, Berpotensi Dihuni Manusia

Gua Ditemukan di Bulan, Berpotensi Dihuni Manusia

Tekno | Kamis, 19 Oktober 2017 | 17:18 WIB

Ini Perusahaan Swasta Pertama yang Diizinkan Mendarat di Bulan

Ini Perusahaan Swasta Pertama yang Diizinkan Mendarat di Bulan

Tekno | Rabu, 03 Agustus 2016 | 19:31 WIB

Terkini

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

×