Ilmuwan Berburu 600 Kubus Uranium Nazi Hilang di Amerika

Dythia Novianty, Lintang Siltya Utami

Jum'at, 10 September 2021 | 18:17 WIB
Ilmuwan Berburu 600 Kubus Uranium Nazi Hilang di Amerika
Kubus Uranium. [University of Maryland]

Suara.com - Para ilmuwan saat ini sedang berburu 600 kubus uranium milik Nazi yang hilang di Amerika Serikat.

Kubus dengan ukuran 5 cm tersebut memiliki berat sekitar 2 kg karena terbuat dari elemen terberat di Bumi, uranium.

Kubur tersebut pernah menjadi bagian dari reaktor nuklir eksperimental yang dirancang Nazi selama Perang Dunia II.

Sejauh yang diketahui para peneliti, hanya 14 kubus yang tersisa di dunia dari lebih 1.000 kubus yang digunakan dalam eksperimen senjata nuklir Nazi.

Catatan sejarah melaporkan lebih dari 600 kubus dibawa kembali ke Amerika pada tahun 40-an. Tetapi, tidak ada yang mengetahui keberadaan dan nasib kubus tersebut.

Hiebert dan Timothy Koeth, profesor ilmu material dan teknik di Universitas Maryland, melakukan penelitian selama bertahun-tahun mengenai kubus tersebut.

Ilustrasi helm Nazi yang bergambar swastika (Shutterstock).
Ilustrasi helm Nazi yang bergambar swastika (Shutterstock).

"Itu adalah satu-satunya peninggalan hidup dari upaya nuklir Nazi Jerman," kata Koeth, seperti dikutip dari Science Alert, Jumat (10/9/2021).

Menjelang perang, Jerman adalah pemimpin dunia dalam fisika dan ilmu energi nuklir masih dalam masa perkembangan.

Pada 1938, ahli kimia Jerman Otto Hahn mengungkapkan bahwa dia telah menciptakan fisi dengan meledakkan neutron pada inti uranium.

baca juga

Para ilmuwan lainnya melarikan diri dari Eropa, termasuk Albert Einstein dan Enrico Fermi, memperingatkan Amerika Serikat bahwa Jerman dapat mengembangkan bom atom.

Dalam bentuk alaminya, uranium tidak terlalu radioaktif sehingga kubus tidak terlalu berbahaya.

Namun, dengan menerapkan neutron pada uranium, khususnya isotop U-235, itu akan membuat ledakan.

Untuk membuat ledakan, proses ini harus terjadi dalam reaksi berantai.

Neutron ditangkap oleh atom uranium lain yang membelah dan menciptakan lebih banyak neutron, dan seterusnya.

Untuk memungkinkan hal itu, neutron harus diperlambat oleh zat yang disebut moderator.

Pasukan sekutu yang tidak tahu seberapa jauh program nuklir Nazi menjadi gugup.

Perang Dunia II. [AFP]
Perang Dunia II. [AFP]

Pada 1943, sekutu meluncurkan misi rahasia dengan nama kode Alsos untuk mencari tahu.

Tim tersebut terdiri dari para tentara, ilmuwan, dan penerjemah yang melakukan perjalanan melalui Italia, Prancis, dan Jerman untuk mencari jejak eksperimen nuklir Nazi.

Pada April 1945, pasukan sekutu berhasil menemukan dan menangkap sekitar 1,6 ton kubus uranium di Jerman selatan. Hampir semua kubus dikirim kembali ke Amerika Serikat.

Setelah kubus tiba di Amerika, tidak ada yang tahu bagaimana kelanjutan catatan sejarah tersebut.

Amerika sendiri sangat tertutup tentang program nuklirnya, sehingga tidak banyak catatan publik tentang uranium Nazi.

Saat ini, Koeth memiliki dua dari 14 kubus uranium yang diketahui. Keduanya diberikan oleh rekan kerjanya.

Koeth akhirnya menelusuri jejak pemberian kubus tersebut dan menemukan salah satunya berasal dari mantan ahli geologi yang bekerja dengan Proyek Manhattan.

Berdasarkan temuan ini dan lainnya, Hiebert dan Koeth berspekulasi sebagian besar kubus Nazi yang berhasil sampai ke Amerika digunakan kembali dalam program nuklir Amerika sendiri.

Koeth juga menemukan bahwa 400 kubus dari reaktor kedua dijual di pasar gelap ke Uni Soviet.

Ilustrasi ilmuwan. [Luvqs/Pixabay]
Ilustrasi ilmuwan. [Luvqs/Pixabay]

Saat ini, para ilmuwan masih melanjutkan pencarian kubus yang tersisa. Kubus tersebut sekarang juga memiliki fungsi yang berbeda dengan tujuan penggunaan untuk pelatihan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peninggalan Rahasia Nazi Ditemukan, Tersimpan di Balik Tembok Rumah

Peninggalan Rahasia Nazi Ditemukan, Tersimpan di Balik Tembok Rumah

Tekno | Kamis, 12 Agustus 2021 | 20:03 WIB

Gegara Koleksi Antik nan Nyeleneh di Garasi, Pria Tua Ini Didenda 4 Miliar, Kok Bisa?

Gegara Koleksi Antik nan Nyeleneh di Garasi, Pria Tua Ini Didenda 4 Miliar, Kok Bisa?

Otomotif | Rabu, 11 Agustus 2021 | 15:50 WIB

Bersihkan Rumah Usai Banjir, Keluarga Ini Temukan Foto Adolf Hitler dan Peninggalan Nazi

Bersihkan Rumah Usai Banjir, Keluarga Ini Temukan Foto Adolf Hitler dan Peninggalan Nazi

News | Kamis, 05 Agustus 2021 | 10:03 WIB

Mantan Penjaga Kamp Nazi Diadili Atas Pembunuhan 20.000 Orang

Mantan Penjaga Kamp Nazi Diadili Atas Pembunuhan 20.000 Orang

News | Senin, 02 Agustus 2021 | 05:26 WIB

China Siap Bangun Reaktor Nuklir Ramah Lingkungan Pertama di Dunia

China Siap Bangun Reaktor Nuklir Ramah Lingkungan Pertama di Dunia

Tekno | Selasa, 27 Juli 2021 | 15:41 WIB

Resensi Novel Black Mission Karya James Rollins

Resensi Novel Black Mission Karya James Rollins

Your Say | Senin, 19 Juli 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Gainward GeForce RTX 50 Series Resmi Hadir, GPU Baru untuk Gaming AAA dan AI Generatif

Gainward GeForce RTX 50 Series Resmi Hadir, GPU Baru untuk Gaming AAA dan AI Generatif

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 10:03 WIB

Durian Tak Mampu Pecahkan REDMI Note 17 Pro, Xiaomi Pamer Uji Ketahanan Ekstrem

Durian Tak Mampu Pecahkan REDMI Note 17 Pro, Xiaomi Pamer Uji Ketahanan Ekstrem

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 09:35 WIB

Saldo E-Wallet Kini Bisa Sekalian Nabung, 2,3 Juta Orang Pakai OVO Nabung by Superbank

Saldo E-Wallet Kini Bisa Sekalian Nabung, 2,3 Juta Orang Pakai OVO Nabung by Superbank

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:56 WIB

3 Tablet dengan Stylus Pen dan Keyboard Termurah untuk Produktivitas Tinggi

3 Tablet dengan Stylus Pen dan Keyboard Termurah untuk Produktivitas Tinggi

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:44 WIB

Apple Siapkan iPhone Air 2: 4 Kelebihan dari Pendahulunya, Benarkah Jadi Jawaban Kritik Pengguna?

Apple Siapkan iPhone Air 2: 4 Kelebihan dari Pendahulunya, Benarkah Jadi Jawaban Kritik Pengguna?

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:27 WIB

Daftar HP Infinix Harga Rp1-2 Juta per Juli 2026: Mana Pilihan Terbaik?

Daftar HP Infinix Harga Rp1-2 Juta per Juli 2026: Mana Pilihan Terbaik?

Tekno | Kamis, 09 Juli 2026 | 08:05 WIB

Epson Perkuat Dominasi di Industri Tekstil Digital Lewat Printer Dye-Sublimation Generasi Terbaru

Epson Perkuat Dominasi di Industri Tekstil Digital Lewat Printer Dye-Sublimation Generasi Terbaru

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 16:21 WIB

Motorola Moto G77 Power Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera Sony LYT-600

Motorola Moto G77 Power Resmi Meluncur, Bawa Baterai 7.000mAh dan Kamera Sony LYT-600

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 15:12 WIB

Oppo Reno16 Series Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp7 Jutaan dan Banjir Promo

Oppo Reno16 Series Resmi Dijual di Indonesia, Harga Mulai Rp7 Jutaan dan Banjir Promo

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 14:50 WIB

4 Pilihan HP POCO Rp1 Jutaan Terbaik: NFC, Memori Besar hingga Layar AMOLED

4 Pilihan HP POCO Rp1 Jutaan Terbaik: NFC, Memori Besar hingga Layar AMOLED

Tekno | Rabu, 08 Juli 2026 | 13:15 WIB

×