alexametrics

Kominfo dan OJK Akan Moratorium Izin Penerbitan Pinjol

Liberty Jemadu
Kominfo dan OJK Akan Moratorium Izin Penerbitan Pinjol
Menteri Kominfo, Johnny G. Plate berbicara dalam pertemuan lima lembaga untuk memberantas pinjol ilegal pada Jumat (20/8/2021). [Antara]

Kominfo juga akan melakukan moratorium penerbitan penyelenggara sistem elektronik untuk pinjaman online.

Suara.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate mengatakan pemerintah akan melakukan moratorium penerbitan izin pinjol atau penyelenggara pinjaman daring.

"OJK (Otoritas Jasa Keuangan) akan melakukan moratorium untuk penerbitan izin fintech atas pinjaman online legal yang baru," kata Plate di lingkungan Istana Presiden Jakarta, Jumat (15/10/2021).

Oleh karena itu, Kominfo juga akan melakukan moratorium penerbitan penyelenggara sistem elektronik untuk pinjaman online yang baru, atau meningkatkan 107 pinjol legal yang saat ini telah terdaftar resmi dan beroperasi di bawah tata kelola OJK.

Plate menyampaikan hal tersebut seusai melakukan rapat bersama dengan Presiden Jokowi.

Baca Juga: OJK Minta Pinjol Legal Beri Bunga Lebih Rendah

Dalam pertemuan itu, Plate menyebut Presiden Jokowi menekankan bahwa tata kelola pinjol harus diperhatikan karena sudah ada lebih dari 68 juta orang yang ikut dalam aktivitas kegiatan teknologi finansial tersebut.

"Lebih dari Rp 260 triliun omzet atau perputaran dana yang ada di dalamnya. Mengingat banyak sekali penyalahgunaan atau tindak pidana di dalam ruang pinjaman online maka Bapak Presiden memberikan arahan yang sangat tegas tadi," kata Plate.

Menurut Plate Kominfo sejak 2018 hingga 15 Oktober 2021 telah menutup 4.874 akun pinjaman online. Pada tahun 2021, pinjol yang telah ditutup sebanyak 1.856 yang tersebar di website, Google Play Store, YouTube, Facebook, dan Instagram serta di file sharing.

"Kami akan mengambil langkah-langkah tegas dan tanpa kompromi untuk membersihkan ruangan digital dari praktik-praktik pinjaman online ilegal atau pinjaman online tidak terdaftar yang dampaknya begitu serius," imbuh dia.

Plate mengungkapkan Polri juga akan mengambil langkah-langkah tegas di lapangan berupa penahanan, penindakan, dan proses hukum yang tegas terhadap semua tindak pidana pinjaman.

Baca Juga: Ini Nih Perangkat Teknologi Perusahaan Pinjol yang Dipakai Buat Mencari dan Teror Nasabah

"Karena yang terdampak adalah masyarakat kecil, khususnya masyarakat dari sektor ultramikro dan UMKM, kami tidak akan membuka ruang dan kompromi untuk itu," kata Plate menegaskan.

Komentar