BRIN: Aktivitas Petir Meningkat Akibat Perubahan Iklim

Liberty Jemadu

Rabu, 17 November 2021 | 23:18 WIB
BRIN: Aktivitas Petir Meningkat Akibat Perubahan Iklim
Petir terlihat di kawasan pesisir Indramayu, Jawa Barat, Senin (14/12/2020). [ANTARA FOTO/Dedhez Anggara]

Suara.com - Perubahan iklim yang terjadi saat ini sebagai dampak dari pemanasan global tidak hanya memberikan efek langsung terhadap pola adaptasi makhluk, kepunahan, maupun es mencair di kutub, tetapi juga meningkatkan aktivitas petir.

Peneliti klimatologi dari Pusat Riset Sains dan Teknologi Atmosfer Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Dr Erma Yulihastin di Jakarta, Rabu (17/11/2021) mengatakan riset yang dilakukan para ilmuwan pada 2014 menunjukkan aktivitas petir meningkat 50 persen di daerah Amerika Serikat.

"Peningkatan serupa mengonfirmasi bahwa aktivitas petir di dunia juga mengalami peningkatan karena isu pemanasan global," katanya dalam taklimat media yang diterima.

Ia menjelaskan pemanasan suhu permukaan di atmosfer bumi berimplikasi pada penambahan jumlah kelembapan atau uap air di atmosfer yang menjadi bahan baku utama pembentukan badai.

Hal ini dapat terjadi dengan cara meningkatkan energi potensial konvektif atau disebut dengan Convective Available Potential Energy (CAPE) yang terdapat pada tiap parsel udara.

Dikemukakannya bahwa nilai CAPE ini menjadi ukuran seberapa besar energi kinetik yang dapat dilepaskan dari parsel udara yang sedang bergerak ke atas karena proses konveksi.

"Ketika suhu udara mengalami pemanasan, maka CAPE akan meningkat karena peningkatan kelembapan, sehingga dapat menghasilkan banyak petir. Setiap peningkatan 1 derajat pada suhu udara, maka frekuensi petir meningkat sebanyak 12 persen," katanya.

Ia menyatakan di Indonesia petir lebih sering terjadi di kawasan pesisir. Dalam jurnal yang ditulis ilmuwan Brazil Rachel I. Albrecht dan teman-temannya melalui pengamatan selama 16 tahun menyebutkan bahwa Indonesia merupakan salah wilayah dengan aktivitas petir tertinggi kedua setelah Kongo di Afrika.

Penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa area dengan aktivitas petir tertinggi terdapat di Pulau Sumatera yang memperlihatkan kejadian petir mencapai lebih dari 50 kali per tahun.

baca juga

Wilayah petir di Sumatera tersebut memiliki dua karakteristik, yaitu petir malam hari dan siang hari. Petir malam hari umumnya terjadi karena dipicu oleh proses konvergensi dan pembentukan badai di Selat Malaka.

Petir malam hari ini sangat intensif dan pengaruhnya dapat mencapai kawasan pesisir timur Sumatra bagian utara. Sementara itu, petir siang hari juga dihasilkan dari pembentukan badai di atas darat yang juga terjadi di kawasan pesisir timur Sumatra bagian utara.

Fenomena ini sekaligus membuktikan kawasan pesisir timur di Sumatra bagian utara lebih sering mengalami aktivitas petir dibandingkan kawasan pesisir barat.

Penelitian ini, katanya, sekaligus menunjukkan wilayah dengan aktivitas petir tertinggi di Indonesia berada di Pulau Sumatra terkhusus kawasan pesisir timur Sumatra bagian utara.

Wilayah kedua adalah Jawa bagian barat dan tengah dengan lokasi petir terdistribusi lebih merata di daratan yang merupakan area pegunungan maupun dataran rendah.

Hal ini menunjukkan topografi dan interaksi sirkulasi angin darat-laut berperan lebih dominan terhadap frekuensi kejadian petir di wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah.

"Penelitian lebih lanjut mengenai mekanisme petir di Jawa perlu dikaji lebih lanjut karena hingga saat ini penelitian petir di Indonesia masih sangat terbatas," demikan Erma Yulihastin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kurangi Ketergantungan Plastik, BRIN Kembangkan Potensi Kemasan dari Sumber Daya Laut

Kurangi Ketergantungan Plastik, BRIN Kembangkan Potensi Kemasan dari Sumber Daya Laut

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 15:08 WIB

BRIN Paparkan Riset ke Prabowo: Potensi Limbah Sawit Jadi Listrik

BRIN Paparkan Riset ke Prabowo: Potensi Limbah Sawit Jadi Listrik

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 19:48 WIB

Prabowo Panggil Kepala BRIN ke Istana, Minta Update Perkembangan Riset

Prabowo Panggil Kepala BRIN ke Istana, Minta Update Perkembangan Riset

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 14:51 WIB

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

Menko PMK Sugiono Apresiasi Kinerja Satgas PRR dan Tekankan Mitigasi Perubahan Iklim

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 20:18 WIB

AI hingga Perubahan Iklim Masuk Agenda Prioritas HAM Nasional 2026

AI hingga Perubahan Iklim Masuk Agenda Prioritas HAM Nasional 2026

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 19:09 WIB

Prabowo Mendadak Panggil Kepala BRIN ke Istana Malam Ini, Ada Apa?

Prabowo Mendadak Panggil Kepala BRIN ke Istana Malam Ini, Ada Apa?

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 18:49 WIB

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla, Siapa Saja yang Hadir?

Prabowo Panggil Sejumlah Menteri Bahas Karhutla, Siapa Saja yang Hadir?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:42 WIB

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Perubahan Iklim Ancam Kehidupan, Generasi Muda Punya Peran Besar Selamatkan Masa Depan

Lifestyle | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 21:18 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Kemenyan Berpotensi Jadi Bahan Parfum dan Aromaterapi, Bagaimana Manfaatnya bagi Masyarakat?

Kemenyan Berpotensi Jadi Bahan Parfum dan Aromaterapi, Bagaimana Manfaatnya bagi Masyarakat?

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:10 WIB

Terkini

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Pendapatan Barito Pacific Melonjak 56%, Laba Bersih Tembus US$616 Juta

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:09 WIB

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Floral, Fruity, atau Woody? Kenali Karakter Aroma Sebelum Memilih Parfum

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:08 WIB

×