BRIN Ciptakan Plastik Ramah Lingkungan Manfaatkan Teknologi Nuklir

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 22 November 2021 | 22:16 WIB
BRIN Ciptakan Plastik Ramah Lingkungan Manfaatkan Teknologi Nuklir
BRIN membuat plastik ramah lingkungan memanfaatkan teknologi nuklir. Foto: Ilustrasi sampah plastik. (Dok: KPPLI)

Suara.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menciptakan plastik ramah lingkungan berbahan limbah tapioka dengan memanfaatkan teknologi nuklir untuk membantu mengatasi masalah sampah plastik yang sulit terurai secara alami.

"Pembuatan plastik biodegradable (mudah terurai secara alami) berkontribusi sebagai substitusi produk plastik yang direduksi, sehingga sampah plastik berkurang," kata Koordinator Bidang Proses Radiasi BRIN Tita Puspitasari, Senin (22/11/2021).

Sampah plastik yang semakin bertambah, terutama yang berasal dari sampah plastik sekali pakai, menjadi masalah, khususnya berbahaya bagi lingkungan karena sifatnya yang tidak mudah terurai.

Penggunaan plastik berkembang secara luar biasa dari hanya beberapa ratus ton pada 1930-an, menjadi 150 juta ton per tahun pada 1990-an dan 220 juta ton per tahun pada 2005.

Pada 2009, penggunaan material plastik di negara-negara Eropa Barat mencapai 60 kilogram per orang tiap tahun, di Amerika mencapai 80 kilogram per orang tiap tahun, India hanya dua kilogram per orang per tahun, dan di Indonesia 10 kilogram per orang per tahun.

Pada 2016, jumlah timbulan sampah Indonesia mencapai 66 juta ton/tahun, yang mana 16 persen dari total tersebut merupakan sampah plastik.

Plastik menjadi masalah yang besar karena sulit terurai di alam. Untuk dapat terurai sempurna, dibutuhkan beberapa ratus tahun, bahkan bisa mencapai 400 tahun, sehingga limbah plastik yang ditimbulkan akan menumpuk dan menyebabkan pencemaran terhadap lingkungan.

Plastik sulit terurai di alam karena terbuat dari minyak bumi yang memiliki ikatan kimia antara molekulnya sangat kuat dan tidak suka air sehingga jasad renik atau bakteri sulit menguraikan atau memakan molekul plastik.

Berangkat dari persoalan itu, BRIN menggunakan teknologi nuklir untuk membuat plastik ramah lingkungan yang mudah terurai secara alami, sehingga diharapkan dapat menjadi solusi untuk menggantikan produk plastik tidak ramah lingkungan.

Plastik ramah lingkungan tersebut dibuat dengan menggunakan komposit limbah tapioka dengan metode dan proses yang relatif murah, sederhana, aman dan aplikatif.

Menciptakan plastik ramah lingkungan dilakukan dengan merekayasa sifat plastik menggunakan teknologi nuklir berupa teknologi radiasi dan bahan adaptif alami agar dapat terurai secara alami.

Plastik ramah lingkungan tersebut terbuat dari limbah tapioka, polimer hidropobik dan bahan alami lainnya. Plastik tersebut dapat dibentuk menjadi berbagai produk kebutuhan rumah tangga, seperti pot, keranjang, ember, mangkok atau wadah dan botol minuman.

Pembuatan plastik itu memanfaatkan teknologi radiasi sinar gamma, yang mana radiasi itu berfungsi mengikatkan polimer alam dengan polimer sintetis secara kimiawi melalui reaksi radikal bebas.

Radikal bebas tersebut terbentuk dari hasil interaksi radiasi gamma dengan bahan yang diiradiasi.

Selanjutnya reaksi radikal bebas yang membentuk pengikatan polimer alam dengan polimer sintetis melalui beberapa tahap reaksi, antara lain pembentukan radikal bebas, propagasi radikal bebas, dan rekombinasi radikal bebas. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa

Dikritik Perang Lawan Iran, Donald Trump Murka ke Kanselir Jerman: Dia Gak Tahu Apa-apa

News | Rabu, 29 April 2026 | 16:36 WIB

Amerika Serikat Protes Keras Iran Jadi Pemimpin Sidang Nuklir NPT, Menghina Perjanjian Internasional

Amerika Serikat Protes Keras Iran Jadi Pemimpin Sidang Nuklir NPT, Menghina Perjanjian Internasional

News | Selasa, 28 April 2026 | 12:36 WIB

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

Pojokkan AS, Iran Tawarkan Barter Selat Hormuz demi Akhiri Perang

News | Selasa, 28 April 2026 | 09:06 WIB

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan

News | Minggu, 26 April 2026 | 19:00 WIB

Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?

Studi: Konflik Nuklir Regional Bisa Picu Krisis Iklim Global Bertahun-tahun, Kenapa?

News | Jum'at, 24 April 2026 | 18:55 WIB

Vietnam dan Korea Selatan Sepakati Belasan Kerja Sama, Fokus Teknologi hingga Energi Nuklir

Vietnam dan Korea Selatan Sepakati Belasan Kerja Sama, Fokus Teknologi hingga Energi Nuklir

News | Jum'at, 24 April 2026 | 13:19 WIB

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

Gedung Putih Mencari Benang Merah di Balik Kematian Jenderal dan Ilmuwan Nuklir AS William McCasland

News | Jum'at, 24 April 2026 | 12:59 WIB

Trump Sempat Mau Pencet Tombol Senjata Nuklir, Tapi Dihalangi Jenderal Caine

Trump Sempat Mau Pencet Tombol Senjata Nuklir, Tapi Dihalangi Jenderal Caine

News | Kamis, 23 April 2026 | 10:26 WIB

China Tuding AS Biang Kerok Ketegangan Nuklir Iran, Beijing Ogah Tunduk ke Trump

China Tuding AS Biang Kerok Ketegangan Nuklir Iran, Beijing Ogah Tunduk ke Trump

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:57 WIB

AS Dinilai Tak Realistis Soal Nuklir, Perdamaian dengan Iran Sulit Terwujud

AS Dinilai Tak Realistis Soal Nuklir, Perdamaian dengan Iran Sulit Terwujud

News | Selasa, 21 April 2026 | 12:12 WIB

Terkini

5 Rekomendasi HP Samsung dengan Kamera Terbaik dan Canggih

5 Rekomendasi HP Samsung dengan Kamera Terbaik dan Canggih

Tekno | Kamis, 30 April 2026 | 09:45 WIB

vivo T5 Series Meluncur, Kombinasi Kamera Sony, AI Camera, dan Gaming 90FPS, Harga Mulai Rp2 Jutaan

vivo T5 Series Meluncur, Kombinasi Kamera Sony, AI Camera, dan Gaming 90FPS, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Tekno | Kamis, 30 April 2026 | 09:31 WIB

5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!

5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!

Tekno | Kamis, 30 April 2026 | 08:40 WIB

33 Kode Redeem FF Aktif 30 April 2026, Sikat M1887 Rapper Underworld dan Gintoki Bundle

33 Kode Redeem FF Aktif 30 April 2026, Sikat M1887 Rapper Underworld dan Gintoki Bundle

Tekno | Kamis, 30 April 2026 | 07:48 WIB

Terpopuler: Pilihan HP Terbaru yang Bisa Zoom Jauh, Tecno Spark 50 Pro Siap Rilis

Terpopuler: Pilihan HP Terbaru yang Bisa Zoom Jauh, Tecno Spark 50 Pro Siap Rilis

Tekno | Kamis, 30 April 2026 | 06:50 WIB

5 Pilihan Laptop Gaming Termurah 2026, Spek Dewa Tetap Ngebut dan Ringan Dibawa

5 Pilihan Laptop Gaming Termurah 2026, Spek Dewa Tetap Ngebut dan Ringan Dibawa

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 21:12 WIB

38 Kode Redeem FF Terbaru 29 April 2026: Bocoran Collab One Piece Bikin Heboh

38 Kode Redeem FF Terbaru 29 April 2026: Bocoran Collab One Piece Bikin Heboh

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 21:05 WIB

29 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 April 2026: Skuad Impian Spanyol Menanti, Auto Win Terjamin

29 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 29 April 2026: Skuad Impian Spanyol Menanti, Auto Win Terjamin

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 20:10 WIB

Duet 5G dan AI: Kunci Akselerasi Ekonomi Digital Menuju Indonesia Emas 2045

Duet 5G dan AI: Kunci Akselerasi Ekonomi Digital Menuju Indonesia Emas 2045

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 18:31 WIB

Render Motorola Moto G87 Beredar, Diprediksi Usung Kamera 200 MP

Render Motorola Moto G87 Beredar, Diprediksi Usung Kamera 200 MP

Tekno | Rabu, 29 April 2026 | 17:30 WIB