Sukses Cangkok Jantung Babi ke Manusia, Dr Muhammad Mohiuddin: Jadi Solusi Krisis Organ

Liberty Jemadu

Rabu, 12 Januari 2022 | 06:15 WIB
Sukses Cangkok Jantung Babi ke Manusia, Dr Muhammad Mohiuddin: Jadi Solusi Krisis Organ
Dr. Muhammad Mohiuddin, pakar xenotransplantasi yang ikut memimpin operasi cangkok jantung babi ke manusia pertama di dunia. [Dok University of Maryland School of Medicine]

Suara.com - Dunia kesehatan dan sains pada pekan ini digemparkan oleh kabar gembira suksesnya operasi transplantasi atau cangkok jantung babi ke seorang pasien penyakit jantung akut di Amerika Serikat. Ini merupakan operasi transplantasi jantung babi ke manusia pertama dalam sejarah.

Dr. Muhammad Mohiuddin, pakar xenotransplantasi - transplantasi organ binatang ke manusia - yang ikut memimpin operasi itu mengatakan, jika prosedur itu berhasil, maka akan menjadi solusi krisis donor organ di muka Bumi.

"Jika ini berhasil, maka kita akan memiliki pasokan organ tidak terbatas untuk pasien-pasien (yang membutuhkan donor organ) yang kini sedang menderita," kata Muhammad seperti dilansir dari Newsweek.

Seperti diwartakan sebelumnya, Muhammad bersama rekan-rekannya dari University of Maryland School of Medicine telah mencangkok jantung babi, yang telah disunting secara genetik, kepada David Bennett, pasien berusia 57 tahun. Operasi itu digelar pada 7 Januari 2022 kemarin.

Muhammad, dalam pernyataannya di situs resmi University of Maryland School of Medicine, juga mengatakan operasi ini adalah puncak dari riset selama bertahun-tahun.

Para dokter mengatakan kini kondisi Bennett stabil dan sedang dalam masa pemulihan, meski pun masih terus diawasi secara ketat. Para dokter juga mengatakan bahwa masih terlalu dini untuk mengklaim bahwa prosedur itu berhasil.

Bennett merupakan pasien yang membutuhkan donor jantung untuk bisa bertahan hidup. Tetapi hingga operasi itu digelar, ia belum mendapatkan jantung manusia dari donor.

Operasi itu digelar setelah lembaga pengawas makanan dan obat-obatan Amerika Serikat (FDA) memberikan izin darurat. Sementara Bennett sendiri juga telah sepakat untuk menjalani operasi tersebut, meski tidak ada jaminan prosedur itu akan berhasil.

"FDA menggunakan data-data kami dan data-data dari babi yang telah direkayasa secara genetika untuk memberikan izin transplantasi pada pasien jantung yang sudah tak punya pilihan pengobatan lain," kata Muhammad seperti dilansir dari Reuters.

baca juga

"Kesuksesan ini akan memberikan informasi berharga untuk membantu komunitas medis mengembangkan metode untuk menyelamatkan nyawa pasien di masa depan," lanjut Muhammad.

Dr Muhammad Mohiuddin memimpin operasi cangkok jantung babi pada seorang pasien di Amerika Serikat pada 7 Januari 2022 lalu. [AFP/University of Maryland School of Medicine]
Dr Muhammad Mohiuddin memimpin operasi cangkok jantung babi pada seorang pasien di Amerika Serikat pada 7 Januari 2022 lalu. [AFP/University of Maryland School of Medicine]

Di AS sendiri ada sekitar 110.000 orang yang sedang menunggu donasi organ dan lebih dari 6000 pasien meninggal dunia setiap tahun karena tidak mendapatkan organ tubuh yang diperlukan.

Adapun jantung babi yang dicangkokkan pada tubuh Bennett diperoleh dari Revivicor, sebuah perusahaan kesehatan regeneratif yang bermarkas di Blacksburg, Virginia.

Beberapa saat sebelum operasi digelar, para ilmuwan mengambil jantung babi dan memindahkannya pada wadah khusus sehingga organ tersebut masih bisa berfungsi saat akan dicangkok ke tubuh Bennett.

Babi memang salah satu binatang yang memiliki potensi besar mengatasi masalah krisis organ pada manusia. Alasannya karena organ-organ tubuh babi sangat mirip dengan organ manusia. Jantung babi dewasa, misalnya, memiliki ukuran yang hampir sama dengan jantung orang dewasa.

Selain jantung, organ tubuh babi yang memiliki potensi untuk dicangkok ke manusia adalah ginjal, hati dan paru-paru.

Sebelumnya beberapa upaya untuk mencangkok organ babi ke manusia gagal karena adanya perbedaan genetika. Tetapi kini, dengan perkembangan teknologi rekayasa genetika, para ilmuwan mengklaim bisa membuat tubuh manusia menerima organ tubuh babi.

Dalam kasus Bennett, para ilmuwan memangkas tiga gen pada babi yang jantungnya akan didonasikan. Sementara enam gen manusia, yang bisa membuat sistem imun tubuh menerima organ binatang, dimasukkan ke genom babi yang menjadi donor.

Ini bukan eksperimen pertama mencangkok organ binatang ke manusia. Pada 1984, para dokter pernah mencangkok jantung babon ke bayi yang sedang sakit parah. Bayi itu berhasil bertahan hidup selama 21 hari.

Sementara pada 2020 lalu, para ilmuwan di New York mengklaim berhasil menemukan cara untuk mencangkok ginjal babi untuk sementara ke tubuh manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hukum Donor Organ Tubuh Menurut Islam: Bolehkah? Ini Kata Ulama

Hukum Donor Organ Tubuh Menurut Islam: Bolehkah? Ini Kata Ulama

Lifestyle | Minggu, 19 Oktober 2025 | 16:13 WIB

Viral di X, Bolehkah Donor Organ Tubuh usai Meninggal menurut Agama Islam?

Viral di X, Bolehkah Donor Organ Tubuh usai Meninggal menurut Agama Islam?

Lifestyle | Kamis, 06 Februari 2025 | 14:37 WIB

Profil Lawrence Faucette: Pasien Sukses Transplantasi Jantung Babi, Ini Kisahnya Dramatisnya

Profil Lawrence Faucette: Pasien Sukses Transplantasi Jantung Babi, Ini Kisahnya Dramatisnya

News | Senin, 25 September 2023 | 16:15 WIB

Negara yang Izinkan Donor Ginjal dari Jenazah atau Pasien Mati Otak

Negara yang Izinkan Donor Ginjal dari Jenazah atau Pasien Mati Otak

Health | Minggu, 23 Juli 2023 | 17:32 WIB

Di Amerika Ada Wacana Narapidana Donor Organ Tubuh, Hukuman Penjaranya Bisa Dikurangi!

Di Amerika Ada Wacana Narapidana Donor Organ Tubuh, Hukuman Penjaranya Bisa Dikurangi!

Lifestyle | Kamis, 02 Februari 2023 | 09:10 WIB

Hits Kesehatan: Dipeluk Hingga Rusuk Patah, Penyebab Jantung Bengkak Seperti Roy Kiyoshi

Hits Kesehatan: Dipeluk Hingga Rusuk Patah, Penyebab Jantung Bengkak Seperti Roy Kiyoshi

Health | Minggu, 14 Agustus 2022 | 21:23 WIB

Anne Heche Mantan Ellen DeGeneres Donasikan Organnya setelah Meninggal Akibat Mati Otak

Anne Heche Mantan Ellen DeGeneres Donasikan Organnya setelah Meninggal Akibat Mati Otak

Health | Minggu, 14 Agustus 2022 | 18:22 WIB

Meninggal Sehari Setelah Pernikahan, Viral Perempuan Donor Organ Hingga Selamatkan Tiga Nyawa

Meninggal Sehari Setelah Pernikahan, Viral Perempuan Donor Organ Hingga Selamatkan Tiga Nyawa

Health | Jum'at, 12 Agustus 2022 | 10:07 WIB

Duh, Puluhan Orang Meninggal Saat Skrining Donor Organ

Duh, Puluhan Orang Meninggal Saat Skrining Donor Organ

Lifestyle | Selasa, 09 Agustus 2022 | 10:49 WIB

Dokter Lakukan Transplantasi Jantung Babi ke Dua Pasien yang Sudah Meninggal, Buat Apa?

Dokter Lakukan Transplantasi Jantung Babi ke Dua Pasien yang Sudah Meninggal, Buat Apa?

Health | Sabtu, 16 Juli 2022 | 12:45 WIB

Terkini

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:48 WIB

Amazon Hentikan Layanan 21 Air Usai Kecelakaan Pesawat Kargo di Miami Hingga 5 Orang Tewas

Amazon Hentikan Layanan 21 Air Usai Kecelakaan Pesawat Kargo di Miami Hingga 5 Orang Tewas

News | Senin, 14 September 2026 | 11:47 WIB

Kelangkaan BBM Subsidi Meluas, Apa yang Terjadi?

Kelangkaan BBM Subsidi Meluas, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:42 WIB

Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia

Media Kroasia: Debut Gila Ivan Mamut, Baru Datang Langsung Bikin Malu Juara Liga Indonesia

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:38 WIB

Deretan Mobil Listrik Termahal di Indonesia

Deretan Mobil Listrik Termahal di Indonesia

Otomotif | Senin, 14 September 2026 | 11:36 WIB

Soal Insiden KMP Virgo Transport 8, Puan Soroti Kecelakaan Kapal yang Terus Berulang

Soal Insiden KMP Virgo Transport 8, Puan Soroti Kecelakaan Kapal yang Terus Berulang

News | Senin, 14 September 2026 | 11:32 WIB

Hindari Kecelakaan, Simpang Volvo Bakal Ditutup Setelah Jalan Pinggir Rel Pasar Minggu Selesai

Hindari Kecelakaan, Simpang Volvo Bakal Ditutup Setelah Jalan Pinggir Rel Pasar Minggu Selesai

News | Senin, 14 September 2026 | 11:31 WIB

9 Merk Kompor Gas 2 Tungku Terbaik Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

9 Merk Kompor Gas 2 Tungku Terbaik Sesuai Kebutuhan Rumah Tangga

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:31 WIB

Gianni Infantino Nantikan Duel Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Gianni Infantino Nantikan Duel Panas Timnas Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026

Bola | Senin, 14 September 2026 | 11:30 WIB

Karhutla 2026 Lepaskan Jutaan Ton Karbon, Apa Dampaknya bagi Target Iklim Indonesia?

Karhutla 2026 Lepaskan Jutaan Ton Karbon, Apa Dampaknya bagi Target Iklim Indonesia?

News | Senin, 14 September 2026 | 11:29 WIB

×