- Gojek memberangkatkan 70 Mitra Driver Legend dari Jabodetabek untuk menunaikan ibadah umrah pada 2 September 2026.
- Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kesetiaan dan dedikasi mitra yang telah bergabung sejak era call center.
- Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengapresiasi program Gojek yang mendukung peningkatan kesejahteraan para mitra driver beserta keluarganya.
Suara.com - Gojek akan memberangkatkan 70 Mitra Driver Legend untuk menunaikan ibadah umrah pada 2 September 2026.
Apresiasi ini diberikan kepada para mitra yang telah menjadi bagian dari perjalanan Gojek sejak masa awal, ketika layanan tersebut masih mengandalkan call center dan belum menggunakan aplikasi.
Sebanyak 70 mitra tersebut bergabung di Jabodetabek pada periode 2010 hingga 2014. Mereka ikut membuka jalan bagi Gojek pada awal perjalanan bisnisnya dan masih aktif sebagai Mitra Driver hingga saat ini.
Menjelang keberangkatan, Gojek menggelar doa bersama sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini turut dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Habib Ja'far Al Hadar.
Dari Call Center hingga Platform Digital
Perjalanan 70 Mitra Driver Legend menjadi bagian dari transformasi panjang Gojek. Saat pertama beroperasi, pelanggan masih memesan layanan melalui telepon sebelum Gojek berkembang menjadi platform digital seperti sekarang.
Direktur Utama atau CEO GoTo, Hans Patuwo, mengatakan Gojek tumbuh bersama para Mitra Driver yang telah berjuang sejak awal.
“Gojek tidak pernah dibangun sendirian. Sejak awal, saat layanan Gojek masih berbasis call center, para Mitra Driver Legend telah berjuang bersama kami. Mereka membuka jalan, membangun dan membesarkan Gojek hingga bisa seperti sekarang,” ujar Hans dalam keterangan resminya, Sabtu (29/8/2026).
Menurut dia, perjalanan umrah ini merupakan bentuk penghargaan atas kesetiaan dan dedikasi para mitra selama lebih dari satu dekade.
“Perjalanan ke Tanah Suci merupakan apresiasi atas kesetiaan dan dedikasi mereka selama lebih dari 10 tahun. Ke depan, melalui Program Apresiasi Mitra, kami akan membuka kesempatan umrah bagi lebih banyak Mitra Driver,” katanya.
Pemerintah Apresiasi Program Gojek
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengapresiasi langkah Gojek yang menghadirkan program untuk kesejahteraan Mitra Driver dan keluarganya.
“Pemerintah sangat mendorong peningkatan kesejahteraan Mitra Driver melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku industri,” ujar Dudy.
Ia berharap inisiatif serupa dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi para Mitra Driver.
Salah satu Mitra Driver Legend yang akan berangkat, Bambang Raminto, telah bergabung sejak 2010. Ia mengaku tidak pernah membayangkan mendapat kesempatan berangkat ke Tanah Suci, terutama setelah sebelumnya kehilangan putra sulungnya.
“Setelah kepergian anak pertama saya, saya tidak pernah membayangkan Allah memberikan hadiah berupa kesempatan berangkat ke Tanah Suci,” ujarnya.
![70 Mitra Driver Legend Gojek Berangkat Umrah. [Goto]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/29/16692-70-mitra-driver-legend-gojek-berangkat-umrah.jpg)
Program Apresiasi Mitra Diperluas
Keberangkatan umrah ini menjadi bagian dari Program Apresiasi Mitra yang terus diperluas Gojek. Program tersebut mencakup dukungan perlindungan, kesejahteraan keluarga, dan kebutuhan operasional, mulai dari BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan, Bonus Hari Raya, beasiswa pendidikan anak, perlengkapan sekolah, poin Swadaya, hingga kuota internet.
Bagi 70 Mitra Driver Legend, perjalanan umrah ini menjadi penanda perjalanan panjang yang dimulai sejak Gojek masih menerima pesanan melalui telepon.
Setelah lebih dari 15 tahun ikut membangun perjalanan Gojek, para mitra yang bertahan sejak era call center itu kini mendapat apresiasi berupa kesempatan berangkat ke Tanah Suci.