Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 7.092,467
LQ45 682,759
Srikehati 330,936
JII 470,691
USD/IDR 17.400

Realisasi Investasi Program MP3EI Terlalu Sedikit

admin | Doddy Rosadi | Suara.com

Jum'at, 07 Februari 2014 | 15:42 WIB
Realisasi Investasi Program MP3EI Terlalu Sedikit

Suara.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diminta turun tangan secara langsung mengawasi pelaksanaan Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI). Pasalnya, sejak program-program MP3EI digulirkan pada 27 Mei 2011 lalu, terlalu sedikit realisasi investasi yang dicatat oleh Komite Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (KP3EI).

“Kami mendesak Presiden untuk turun tangan mengawasi proyek-proyek MP3EI. Apalagi program itu munculnya dari Presiden,” ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Harry Azhar Azis, dalan keterangan persnya di Jakarta, Jumat (7/2).

Mengutip data KP3EI, Harry menyebutkan, realisasi proyek-proyek MP3EI yang telah di-groundbreaking hingga akhir 2013 senilai Rp 828,72 triliun. Terdiri dari 365 proyek MP3EI yang tersebar di 6 Koridor Ekonomi (KE). Masing-masing yaitu Koridor Sumatera senilai Rp 133,16 triliun, Koridor Jawa (Rp 296,34 triliun), Koridor Kalimantan (Rp 176,79 triliun), Koridor Sulawesi (Rp 62,72 triliun). Lalu Koridor Bali-NT (Rp 53,85 triliun), dan Koridor Papua-Maluku (Rp 105,86 triliun).

“Artinya, selama 2,5 tahun sejak diluncurkan capaian realisasinya hanya Rp 829 triliun. Atau sekitar Rp 331,6 triliun per tahun. Angka itu menunjukkan bahwa pemerintah, tepatnya presiden tidak perduli dengan program itu. Mungkin beliau sibuk dengan urusan partainya, sehingga lupa mengurusi negara dan program yang ia luncurkan,” ungkap Harry.

Menurut Harry, jika saja presiden mau turun tangan langsung maka dipastikan target-target MP3EI tercapai dalam waktu singkat. Apalagi, Indonesia termasuk salah satu negara dengan tingkat pertumbuhan terbaik di dunia saat ini, sehingga memberikan tingkat konfidensi yang tinggi. Sebab kepercayaan kepada negara juga terwakilkan dengan kepercayaan kepada pemimpinnya.

Konfidensi itu, lanjut Harry, tercermin dari peran pembiayaan swasta yang memberikan kontribusi terbesar sebanyak 39% atau setara dengan Rp323,32 triliun. Berikutnya kontribusi BUMN sebesar 25,7% (Rp 212,88 triliun), dan akhirnya kontribusi pemerintah sebesar 15,9%, atau senilai Rp 131,71 triliun.

Lebih jauh, data KP3EI menargetkan hingga akhir 2014, terdapat 166 proyek yang akan groundbreaking dengan nilai investasi Rp 628,91 triliun. Sehingga secara total investasi yang terkumpul sejak 27 Mei 2011 hingga akhir 2014, sekitar Rp 1.457,63 triliun.
Harry menilai, angka itu terlalu kecil jika saja presiden mau terlibat. Sebab kehadiran seorang pemimpin negara dipastikan akan mempercepat proses dan implementasi kebijakan di lapangan.

Asumsinya, jelas Harry, untuk APBN 2014 terbukti cukup meyakinkan sebesar Rp. 1840 T. maka dengan perhitungan yang sama realisasi MP3EI sejak Juni 2011 hingga akhir 2014, akan meraup investasi diatas Rp 5.000 triliun. Karena itu, tambah dia, meski pemerintahan ini akan berakhir pada Oktober 2014, namun Partai Golkar akan terus mendesak presiden SBY untuk terlibat langsung dalam pengawasan implementasi MP3EI.

Sebab hal itu merupakan tanggung jawab Partai Golkar untuk tetap mengawal pemerintahan menjalankan amanat rakyat. Memang pola alokasinya yang harus terus diperbaiki, sehingga terus memperkuat pola alokasi pembangun infrastruktur yang menjadi tema utama MP3EI. Termasuk di dalamnya interconnectivity antar regional dan pulau-pulau di Indonesia, sehingga memperkuat integritas NKRI. Agar semakin terjamin dan kesejahteraan rakyat semakin terwujud.

“Intinya, itu semua akan terwujud jika presiden mau dan rela turun tangan langsung mengawasi implementasi program MP3EI di lapangan. Tapi kalau tidak mau turun tangan langsung dan hanya sibuk beretorika, maka mustahil target-target maha proyek MP3EI bisa terwujud. Bahkan, meski KP3EI bekerja siang malam mendorong seluruh pihak, tetap tidak akan mampu mencapai targetnya. Jadi kuncinya ada di tangan pemimpin,” lanjut Harry.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jakarta Geser Jabar, Serap Investasi Rp78,7 Triliun di Triwulan I 2026

Jakarta Geser Jabar, Serap Investasi Rp78,7 Triliun di Triwulan I 2026

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 12:14 WIB

Baru 24,4 Persen, Realisasi Investasi Awal 2026 Sentuh Rp498,8 Triliun

Baru 24,4 Persen, Realisasi Investasi Awal 2026 Sentuh Rp498,8 Triliun

Bisnis | Kamis, 23 April 2026 | 11:49 WIB

Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun

Total Investasi ke RI Melesat di 2025 Capai Rp 1.931,2 Triliun

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 17:21 WIB

Aceh Sedot Investasi Rp3,58 Triliun, Investor Lokal Merajai

Aceh Sedot Investasi Rp3,58 Triliun, Investor Lokal Merajai

Bisnis | Kamis, 30 Oktober 2025 | 07:48 WIB

Rosan Pamer Realisasi Investasi Jumbo Hingga September 2025, Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja

Rosan Pamer Realisasi Investasi Jumbo Hingga September 2025, Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja

Bisnis | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 20:03 WIB

Prasasti: Realisasi Investasi Naik Bukti Ekonomi Indonesia Dipandang Positif

Prasasti: Realisasi Investasi Naik Bukti Ekonomi Indonesia Dipandang Positif

Bisnis | Sabtu, 02 Agustus 2025 | 13:01 WIB

Indonesia Telah Diguyur Investasi Rp 950 Triliun Hingga Semester I-2025

Indonesia Telah Diguyur Investasi Rp 950 Triliun Hingga Semester I-2025

Bisnis | Selasa, 22 Juli 2025 | 17:11 WIB

Potensi Investasi Rp 2.000 Triliun ke Indonesia Melayang, Karena Banyaknya Regulasi

Potensi Investasi Rp 2.000 Triliun ke Indonesia Melayang, Karena Banyaknya Regulasi

Bisnis | Kamis, 03 Juli 2025 | 13:47 WIB

Investasi Indonesia Meroket: Kuartal IV 2024 Cetak Rekor Rp452,8 Triliun!

Investasi Indonesia Meroket: Kuartal IV 2024 Cetak Rekor Rp452,8 Triliun!

Bisnis | Jum'at, 31 Januari 2025 | 11:56 WIB

BPK Temukan Kejanggalan Laporan Realisasi Investasi di Zaman Bahlil Lahadalia

BPK Temukan Kejanggalan Laporan Realisasi Investasi di Zaman Bahlil Lahadalia

Bisnis | Jum'at, 25 Oktober 2024 | 14:53 WIB

Terkini

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:48 WIB

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:45 WIB

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:24 WIB

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:07 WIB

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:03 WIB

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:52 WIB

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:20 WIB

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:08 WIB

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah

Bisnis | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:00 WIB