Array

Pengusaha Kelapa Sawit Dituding Permainkan Harga TBS

Doddy Rosadi Suara.Com
Rabu, 23 Juli 2014 | 06:48 WIB
Pengusaha Kelapa Sawit Dituding Permainkan Harga TBS
Ilustrasi: Tandan buah segar. (kaltimprov.go.id)

Suara.com - Pemilu presiden 2014 memberikan dampak negatif terhadap harga tandan buah segar (TBS). Setelah pemilu presiden 9 Juli lalu, harga tandan buah segar terus turun secara drastis. Sekjen Serikat Petani Kelapa Sawit, Mansuetus Darto mengatakan, harga TBS di Rokan Hulu, Riau turun dari Rp1.800 per kilogram menjadi Rp1.300 per kilogram.

Kata dia, harga yang turun drastis di Kabupaten Rokan Hulu adalah harga yang berlaku di petani mandiri yang beredar di tingkat tengkulak. Para petani kelapa sawit mulai mengeluhkan turunnya harga secara drastis.

“Penurunan harga TBS berkisar sampai dengan Rp100 per kilogram. Penurunan harga ini membuat para petani khawatir sawit mereka akan dijual dengan harga yang murah padahal untuk mengembangkannya saja mereka sudah mengeluarkan biaya yang sangat mahal.  Sebenarnya penurunan harga TBS ini sudah diprediksi akan terjadi pada saat pemilu,” kata Darto dalam surat elektronik yang diterima suara.com, Rabu (23/7/2014).

Mansuetus Darto menilai penurunan ini terkait dengan para pengusaha sawit yang ikut bermain dalam Pilpres 2014. Begitu banyak aliran uang dari pengusaha sawit untuk diinvestasikan kepada capres tertentu.

“Akibatnya, petani yang harus menanggung semua permainan politik para pengusaha dengan membeli TBS dari petani yang rendah. Hal ini sama dengan pilpres sebelumnya pada tahun 2009, harga pembelian TBS ke tingkat petani sangat rendah. Hal ini akan berlangsung hingga penutupan tahun 2014 atau hingga ongkos politik pengusaha sawit tersebut kembali,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perkebunan Riau, Zulher, mengungkapkan penurunan disebabkan oleh pengaruh pelemahan harga kedelai akibat potensi lonjakan signifikan pada hasil akhir kedelai Amerika. Ini memberi tekanan sentimen negatif kuat terhadap pergerakan harga CPO.

Darto berharap, harga TBS dapat tetap stabil dan diharapkan para pengusaha sawit tidak mempermainkan harga TBS agar tidak merugikan petani sawit. Peraturan penetapan harga TBS harus segera dievaluasi pada pemerintahan baru sehingga harga pembelian TBS tidak dipermainkan pengusaha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI