Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Semua Program Kerja Jokowi-JK Bisa Ditampung di RAPBN 2015

Doddy Rosadi

Senin, 01 September 2014 | 15:48 WIB
Semua Program Kerja Jokowi-JK Bisa Ditampung di RAPBN 2015
Presiden dan Wapres terpilih Jokowi-JK. [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2015 antara pemerintah dengan Badan Anggaran (Banggar) di Gedung DPR, Senin (1/9/2014) hanya berlangsung kurang dari satu jam.

Badan Anggaran DPR dan pemerintah telah sepakat untuk menampung semua program pemerintahan nantinya yang dipimpin Presiden Terpilih Periode 2014-2019 Joko Widodo (Jokowi)  dan Wakil Presiden Terpilih periode 2014-2019 Jusuf Kalla (JK).

Menteri Keuangan Chatib Basri mengatakan, pihaknya membuka diri terhadap masukan para anggota parlemen, terutama dari pemerintahan yang akan datang (Jokowi-JK) dalam mencanangkan program-program tersebut, agar dapat masuk dalam RAPBN 2015.

"Misalnya, kalau pemerintahan baru datang dan mengusulkan penyesuaian harga BBM bersubsidi bisa dijelaskan secara rinci di Panja. Kami siap memberikan perhitungan, rinciannya, apa konsekuensinya, dan sebagainya," kata Chatib di Gedung Banggar Jakarta, Senin, (1/9/2014).

Chatib mengungkapkan, RAPBN 2015 disusun sedemikian rupa di pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk memudahkan pemerintah baru mempelajari dan merencanakan anggaran guna membiayai program sesuai visi misinya.

"Saya tidak mau bicara tentang kabinet mendatang, karena mereka punya keputusan sendiri. Terpenting, program-program mereka bisa dimasukin ke RAPBN 2015, asalkan tim transisi datang dengan programnya di Panja," ungkapnya.

Dia menjelaskan, jika terjadi perubahan akibat program tersebut, maka defisit anggaran berpotensi melebar dari asumsi 2,32% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

Sementara itu, Kepala Bappenas atau Menteri PPN  Armida Alisjahbana mengungkapkan, telah menyiapkan pemetaan atau persandingan terkait bidang apa saja yang sudah tertera dalam RAPBN 2015 dengan visi misi Presiden terpilih.

"Visi misinya sesuai bidang, misalnya pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, infrastruktur dasar, energi. Jika ada perubahan nantinya,  ada yang bisa langsung diakomodir dan ada yang perlu penyesuaian lagi," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Daripada Naikkan Harga BBM, Lebih Baik Jokowi Jual Pesawat Presiden

Daripada Naikkan Harga BBM, Lebih Baik Jokowi Jual Pesawat Presiden

News | Senin, 01 September 2014 | 15:18 WIB

Alihkan Subsidi BBM untuk Bangun Rumah Murah

Alihkan Subsidi BBM untuk Bangun Rumah Murah

Bisnis | Senin, 01 September 2014 | 15:05 WIB

Jokowi-JK Tak Perlu 'Ngemis' ke SBY Naikkan BBM

Jokowi-JK Tak Perlu 'Ngemis' ke SBY Naikkan BBM

News | Minggu, 31 Agustus 2014 | 12:13 WIB

Pakar: Wacana Kenaikan BBM Melatih Masyarakat Berhemat

Pakar: Wacana Kenaikan BBM Melatih Masyarakat Berhemat

News | Jum'at, 29 Agustus 2014 | 17:48 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB