Menko Perekonomian: Insya Allah, Harga BBM Naik November

Doddy Rosadi

Jum'at, 17 Oktober 2014 | 20:36 WIB
Menko Perekonomian: Insya Allah, Harga BBM Naik November
Menko Perekonomian Chairul Tanjung (kanan). (Suara.com/Kurniawan Masud)

Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung mengatakan tim pemerintahan terpilih periode 2014-2019 memberi sinyal akan terjadi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi pada November 2014.

"Informasi yang saya terima dari pemerintahan yang berikut, Insya Allah, rencananya November, mereka akan menaikkan harga BBM," kata Chairul usai menghadiri acara Komite Ekonomi Nasional mengenai prospek Ekonomi 2015 di Jakarta, Jumat (17/10/2014) malam.

Dengan kenaikan harga BBM, menurut Chairul, konsumsi BBM diperkirakan dapat berkurang. Sehingga kuota BBM bersubsidi baik premium dan solar sebesar 46 juta kiloliter, dapat tidak terlampaui.

"Demand-nya akan berkurang," ujar dia.

Jika harga BBM dinaikkan, lanjut Chairul, pemerintah mendatang yang akan membuat program kompensasi untuk dampak ekonomi dan sosial. Pemerintah sekarang, kata dia, hanya mengalokasikan dana kompensasi sebesar Rp5 triliun dalam APBN-Perubahan 2014.

Presiden terpilih Joko Widodo yang akan dilantik 20 Oktober 2014, sebelumnya enggan memastikan waktu harga BBM dinaikkan. Jokowi juga mengaku masih mengkaji besaran kenaikan BBM, dengan beberapa opsi kenaikan harga dari naik Rp500 hingga Rp3.000.

"Baru dalam proses hitung-hitungan. Berapa kenaikan juga belum ditentukan, kapannya juga belum," ujar Jokowi, akhir September lalu.

Padahal, kalangan ekonom menyarankan Jokowi sebaiknya menaikkan harga BBM pada 2014 untuk menegaskan komitmen kepada pasar bahwa Indonesia akan benar-benar melakukan reformasi struktural.

Kepala ekonom Bank Mandiri Destry Damayanti mengatakan sentimen negatif akan timbul dari pasar finansial jika Jokowi baru menaikkan harga BBM pada 2015.

Menurut dia, dampak inflasi dan tekanan ekonomi masyarakat jika harga BBM naik November 2014, hanya bersifat sementara, namun dampak positif terhadap perekonomian akan mulai terasa pada 2015.

Misalnya, laju inflasi dan defisit neraca transaksi berjalan pada 2015 akan lebih terkendali akibat kenaikan harga BBM pada 2014.

Perinciannya, jika harga BBM dinaikkan dengan besaran Rp3.000 pada November 2014, pemerintah dapat menghemat total pengeluaran sebesar RP141 triliun secara akumulasi tahunan.

Memang, katanya, inflasi tahunan pada 2014 akan melonjak menjadi 8,47 persen, dan pertumbuhan ekonomi akan terkoreksi dari 5,3 persen menjadi 5,23 persen.

"Namun dengan sudah dinaikkannya BBM pada 2014, pada 2015 kita perkirakan inflasi dapat ditahan di 5,22 persen, rasio CAD (defisit transaksi berjalan) dibanding PDB juga akan turun," ujarnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagaimana Malaysia Bisa Tambah Kuota BBM Subsidi Demi Ringankan Beban Hidup Rakyat?

Bagaimana Malaysia Bisa Tambah Kuota BBM Subsidi Demi Ringankan Beban Hidup Rakyat?

News | Senin, 14 September 2026 | 15:00 WIB

Kelangkaan BBM Subsidi Meluas, Apa yang Terjadi?

Kelangkaan BBM Subsidi Meluas, Apa yang Terjadi?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:42 WIB

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Pertamina Patra Niaga Pastikan Kebijakan Harga BBM Berjalan Sesuai Kebijakan Pemerintah

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 07:30 WIB

Antrean BBM Subsidi Mengular di Makassar, Pertamina Tambah Selang Nozzle di SPBU

Antrean BBM Subsidi Mengular di Makassar, Pertamina Tambah Selang Nozzle di SPBU

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 18:27 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil: Ini Berat!

Harga Minyak Dunia Melonjak, Bahlil: Ini Berat!

Video | Sabtu, 12 September 2026 | 17:05 WIB

Benarkah Beli BBM Subsidi Kini Pakai STNK? Ini Jawaban Pertamina

Benarkah Beli BBM Subsidi Kini Pakai STNK? Ini Jawaban Pertamina

Otomotif | Sabtu, 05 September 2026 | 07:00 WIB

Tembus 58.271 KL per Hari, Konsumsi Solar Subsidi Naik 15,1%

Tembus 58.271 KL per Hari, Konsumsi Solar Subsidi Naik 15,1%

Foto | Sabtu, 05 September 2026 | 09:00 WIB

Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK

Bikin Heboh! Pertamina Batalkan Aturan Beli BBM Subsidi Pakai STNK

Bisnis | Jum'at, 04 September 2026 | 08:36 WIB

Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026

Bahlil Jamin Harga Pertalite Tak Naik hingga Akhir 2026

Video | Selasa, 01 September 2026 | 17:40 WIB

BBM Non Subsidi September 2026 Naik: Beban Global atau Momentum Evaluasi?

BBM Non Subsidi September 2026 Naik: Beban Global atau Momentum Evaluasi?

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:59 WIB

Terkini

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Weton yang Bisa Meredam Rabu Pon? Ada 3 Pilihan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

Sudaryono Ungkap Alasan MBG Ramai Dikritik di Sosmed: Ada Guru hingga LSM

News | Selasa, 15 September 2026 | 11:07 WIB

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Mentan Ungkap Penipuan Beras Fortifikasi, Selisih Harga hingga Rp44.000 per Kg

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:04 WIB

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Berawal dari Urus SIM hingga Nikah Siri, Hubungan Gelap Oknum Polisi di Tulungagung Kena Sidang Etik

Jatim | Selasa, 15 September 2026 | 11:02 WIB

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

The Atala: Ketika Sejarah Nusantara Sera Membawa Menembus Waktu

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 11:00 WIB

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Mengintip Cara Warisan Leluhur Bali Membuat Garam Palung Secara Tradisional

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

Aisar Khaled Dipolisikan terkait Penipuan hingga Pencucian Uang

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:58 WIB

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

Udara Singapura Tembus Rekor Terburuk Pertama Kali Sejak 7 Tahun karena Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:53 WIB

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

×