Fokus ke Media Digital, Wall Street Journal Pecat Ratusan Pegawai

Liberty Jemadu | Suara.com

Senin, 22 Juni 2015 | 14:42 WIB
Fokus ke Media Digital, Wall Street Journal Pecat Ratusan Pegawai
Ilustrasi surat kabar The Wall Street Journal (Shutterstock).

Suara.com - Media bisnis terkemuka dunia, Wall Street Journal (WSJ), akan memangkas ratusan tenaga kerja dan mengalihkan sumber dayanya ke media digital. Langkah itu diambil sebagai upaya untuk mentransformasi WSJ menjadi "organisasi media berita digital utama di dunia".

Dalam memo yang dikirim ke semua stafnya, pekan lalu, redaktur pelaksana Dow Jones dan WSJ, Gerard Baker, mengatakan bahwa demi proses reorganisasi di WSJ maka beberapa sektor akan tak lagi beroperasi, sementara perusahaan akan berinvestasi di bidang lain.

WSJ, yang dimiliki oleh Dow Jones & Co, perusahaan di bahwa News Corp, akan memangkas sejumlah staf mulai pekan lalu dan proses pemutusan hubungan kerja itu terus berlangsung selama beberapa pekan dan bulan ke depan. Tenaga kerja yang dipangkas akan berjumlah di atas 100 orang.

Di saat yang sama WSJ akan membuka lowongan di bidang-bidang tertentu, seperti grafik interaktif, konten mobile, dan jurnalisme berbasis data. Media itu juga mulai berinvestasi di sektor liputan kunci seperti ekonomi dan pasar dan sebaliknya mengurangi anggaran untuk liputan di sektor yang lebih umum.

WSJ juga akan menutup biro-bironya di Praha dan Helsinki, serta mengurangi pegawai di Eropa dan Asia. Di Amerika Serikat, WSJ akan menutup liputan di sektor bisnis kecil dan menengah. WSJ akan membentuk tim liputan ekonomi khusus yang akan fokus pada ekonomi makro di ibu kota Washington DC.

Beberapa blog di bawah WSJ akan ditutup. Tetapi blog-blog yang banyak dibaca seperti Speakeasy, MoneyBeat, Real Time Economics, India Real Time, dan China Real Time akan dipertahankan.

Dow Jones sudah pernah memangkas pegawainya dalam beberapa tahun terakhir. Lima tahun lalu perusahaan media itu punya 2.100 orang di meja redaksi - termasuk di WSJ dan Dow Jones Newswire. Kini perusahaan itu hanya punya sekitar 1.800 orang di redaksi.

Secara total Dow Jones - yang di dalamnya mencakup WSJ, Dow Jones Newswire, Barron's, MarketWatch, Factiva, Financial News, dan beberapa unit bisnis lainnya - punya sekitar 5000 pegawai.

Peralihan fokus WSJ ini dinilai sebagai tanda yang semakin nyata bahwa organisasi media tradisional sedang berlomba-lomba beralih ke panggung digital. Media digital dinilai lebih hemat biaya, karena tak lagi ada biaya cetak koran. Iklan di media cetak sendiri terus turun dari tahun ke tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Majalah dan Koran Lebih Menguntungkan daripada Media Online

Majalah dan Koran Lebih Menguntungkan daripada Media Online

News | Sabtu, 07 Februari 2015 | 07:01 WIB

The New York Times Pecat Karyawan, Fokus ke Media Digital

The New York Times Pecat Karyawan, Fokus ke Media Digital

News | Kamis, 02 Oktober 2014 | 13:11 WIB

Terkini

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Puncak Arus Balik Diperkirakan Hari Ini, Pemudik Diminta Optimalkan WFA

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:23 WIB

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Mulai Nego dengan Trump, Iran Buka Selat Hormuz Tapi Tetapkan Tarif Rp34 Miliar per Kapal

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 12:10 WIB

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

285 Ribu Pemudik Diprediksi Balik ke Jabodetabek Via Jalan Tol Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 11:03 WIB

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Kemenhub Ungkap Faktor Utama Penyebab Kecelakaan Saat Arus Balik

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:54 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Tembus Rp110.750 per Kg, Beras dan Telur Ikut Bergerak

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:44 WIB

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Tol Jakarta-Cikampek Ditutup Sementara

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:42 WIB

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

OJK Bakal Awasi Bank yang Kasih Dividen Jumbo

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 10:15 WIB

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

200 Ribu Pekerjaan Perbankan Bakal Hilang, Bank Mulai PHK Karyawan dan Tutup Cabang

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:30 WIB

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

124 Truk Bandel Langgar Aturan Mudik, Kemenhub Ancam Bekukan Izin

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:29 WIB

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Emas Antam Masih Dibanderol Rp 2.843.000/Gram Hari Ini

Bisnis | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:12 WIB