Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Jelang Akhir Tahun, Operator Yang Untung Cuma Telkom

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 30 Oktober 2015 | 17:06 WIB
Jelang Akhir Tahun, Operator Yang Untung Cuma Telkom
Logo PT Telkom. (telkom.co.id)

Suara.com - Di tengah situasi ekonomi yang dipengaruhi pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) menjadi satu-satunya operator telekomunikasi yang membukukan keuntungan hingga kuartal III 2015.

"Lewat jargon kerja, Solid, Speed, Smart, kami mampu membukukan keuntungan yang positif dan terus memimpin industri hingga kuartal III 2015," kata Direktur Utama Telkom Group Alex J Sinaga, dalam siaran pers di Jakarta, Jumat (30/10/2015).

Seperti dikutip dari Info Memo Laporan Keuangan Telkom September 2015, emiten dengan kode saham TLKM itu membukukan laba bersih sebesar Rp11,545 triliun atau naik sekitar 2,4 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp11,268 triliun.

Laba per saham (earning per share/EPS) juga naik menjadi Rp117,60 per saham di kuartal III-2015 dari Rp115,53 per saham.

Kinerja Telkom yang positif ini, berbanding terbalik dengan dua operator lainnya, PT Indosat Tbk dan PT XL Axiata Tbk yang mengalami tekanan akibat depresiasi rupiah.

Dikutip dari laporan keuangan induk usaha, Ooredoo, PT Indosat mengalami kerugian setara dengan Rp1,132 triliun pada September 2015, sedangkan pada September 2014 juga rugi setara Rp1,411 triliun.

Pada periode yang sama, XL Axiata berhasil menekan kerugian hingga 40 persen menjadi Rp506 miliar, dari sebelumnya rugi sebesar Rp838 miliar.

Secara keseluruhan dijelaskan Alex Sinaga, kenaikan laba Telkom tidak terlepas dari keberanian melakukan investasi besar untuk membangun infrastruktur.

Hingga kuartal III 2015, Telkom menyerap belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp17 triliun dimana 60 persen dialokasikan untuk mendukung bisnis seluler Telkomsel.

Perseroan meraih pendapatan sebesar Rp75,719 triliun di triwulan III-2015 naik 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp65,841 triliun.

Pasokan pendapatan terbesar berasal dari layanan seluler Rp27,45 triliun, layanan data Rp23,47 triliun, fixed line voice Rp6,52 triliun, interkoneksi Rp3,39 triliun, dan jaringan Rp3,72 trilun.

Siyal positif juga terlihat pada Earning Before Interest Tax Depreciation Amortization (EBITDA) sebesar Rp37,074 triliun atau naik 11,4 persen dibandingkan sebelumnya sebesar Rp33,295 triliun.

Dari sisi aset, per 30 September 2015 perseroan mencatatkan nilai Rp158,39 triliun, naik dari Rp141,82 triliun pada akhir tahun 2014. Sementara jumlah liabilitas tercatat Rp71,3 triliun, dan ekuitas tercatat Rp87,08 triliun per 30 September 2015. (ANTARA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penjualan Indofood Q3 2015 Capai Rp 47,56 Triliun

Penjualan Indofood Q3 2015 Capai Rp 47,56 Triliun

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 15:36 WIB

Laba Bersih Nusantara Infrastructure Capai 164,19 Miliar

Laba Bersih Nusantara Infrastructure Capai 164,19 Miliar

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2015 | 15:07 WIB

Pendapatan 1119 BUMN di Semester I 2015 Cuma 37% Dari Target

Pendapatan 1119 BUMN di Semester I 2015 Cuma 37% Dari Target

Bisnis | Senin, 26 Oktober 2015 | 15:22 WIB

Laba Turun 18 Persen, Astra Masih Untung Rp8,05 Triliun

Laba Turun 18 Persen, Astra Masih Untung Rp8,05 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 Juli 2015 | 21:22 WIB

Pemanasan Global Ubah Laba-Laba Jadi Mengerikan

Pemanasan Global Ubah Laba-Laba Jadi Mengerikan

News | Sabtu, 18 April 2015 | 16:52 WIB

Racun Laba-laba Ini Buat Lelaki Ereksi Hingga 4 Jam

Racun Laba-laba Ini Buat Lelaki Ereksi Hingga 4 Jam

Tekno | Jum'at, 13 Maret 2015 | 06:59 WIB

2014, PT Telkom Raih Laba Bersih Rp14,6 Triliun

2014, PT Telkom Raih Laba Bersih Rp14,6 Triliun

Bisnis | Senin, 09 Maret 2015 | 11:14 WIB

Terkini

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Cara Membuat QRIS All Payment untuk UMKM: Syarat, Biaya, dan Keuntungannya

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:20 WIB

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Mengapa Strategi Purbaya Kuatkan Rupiah Justru Berbahaya?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:18 WIB

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Purbaya Larang DJP Umumkan Kebijakan Pajak: Sudah Berkali-kali Meresahkan

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 13:08 WIB

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Tampil Sederhana di Wisuda Anak, Kekayaan Sultan Hassanal Bolkiah Jadi Sorotan Dunia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:40 WIB

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

IHSG Semakin Tenggelam di Sesi I ke Level 6.800, 462 Saham Anjlok

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:39 WIB

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Siapa Luky Alfirman yang Dicopot Purbaya Gegara Ceroboh Loloskan Anggaran Motor Listrik MBG?

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:30 WIB

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

QRIS Bisa Dipakai di Negara Mana Saja? Ini Daftarnya Per 2026

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:26 WIB

Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II

Purbaya Tegur Dirjen Pajak, Minta Jangan Kejar Peserta Tax Amnesty Jilid II

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:05 WIB

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Harapan Ekonomi RI 6 Bulan Kedepan Suram

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 12:01 WIB

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Ada Apa dengan Danantara? Lembaga Raksasa Prabowo Sembunyikan Laporan Penting

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 11:50 WIB