Tahun Depan Cukai Rokok Naik, Ini Rinciannya

Siswanto, Dian Kusumo Hapsari

Senin, 09 November 2015 | 18:02 WIB
Tahun Depan Cukai Rokok Naik, Ini Rinciannya
Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]

Suara.com - Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai memastikan pada awal 2016, tarif cukai untuk rokok akan naik 11, 19 persen. Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi mengatakan kenaikan tersebut sudah didasarkan pada hasil diskusi dan masukan petani tembakau.

“Rata-rata memang kenaikannya itu sebesar 11,19 persen, jadi ini juga membantah ada pernyataan-pernyataan yang mengatakan kenaikan cukai rokok itu sebesar 23 persen. Ini (angka kenaikan cukai) sudah sesuai dengan masukan dari para petani, produsen dan pabrikan jadi memang tidak menjadi masalah buat mereka,” kata Heru saat menggelar konferensi pers di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (9/11/2015).

Ia menjelaskan setiap golongan rokok akan mengalami kenaikan yang berbeda-beda. Untuk rokok jenis sigaret kretek tangan terdapat tiga golongan. Golongan 1A akan mengalami kenaikan Rp30 atau sekitar 10,34 persen. Golongan 1 B naik Rp25 atau sekitar 11,36 persen. Sedangkan untuk golongan 2B naik Rp15 atau sekitar 12 persen. Untuk golongan 3A naik Rp5 atau sekitar 5,88 persen. Untuk golongan3B tidak naik.

"Tapi kalau dilihat SKT ini kenaikannya tergolong masih sangat kecil kisaranya itu 0-12 persenlah. Kalau kenaikan yang paling besar itu ada di SPM,” katanya.

Untuk cukai rokok jenis sigaret putih mesin, untuk golongan 1 akan mengalami kenaikan Rp70 atau sekitar 16,47 persen. Sedangkan untuk golongan 2A mengalami kenaikan Rp35 atau 12,96 persen. Golongan 2B mengalami kenaikan Rp35 atau 15,91 persen.

Selain itu, untuk golongan sigaret kretek mesin golongan 1 akan mengalami kenaikan Rp65 atau 15,66 persen. Golongan 2A Rp 35 atau 11,49 persen. Sedangkan untuk golongan 2B akan mengalami kenaikan Rp35 atau sekitar 13,21 persen.

Meski mengalami kenaikan, Heru yakin konsumsi rokok tidak akan mengalami penurunan, apalagi sebentar lagi akan ada pelaksanaan pilkada serentak. Hal tersebut dapat mendongkrak konsumsi rokok.

“Nggak, nggak ada penurunan kalau saya lihat nanti. Karena sebentar lagi mau pilkada terus hujan, biasanya konsumsi rokok meningkat. Tahun lalu saja ada peningkatan 8.72 persen. Jadi kan paling asik tuh biasanya sambil kampanye sambil merokok, jadi pasti konsumsinya akan meningkat,” kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenaikan Cukai Rokok 11 Persen Tak Akan Akibatkan PHK

Kenaikan Cukai Rokok 11 Persen Tak Akan Akibatkan PHK

Bisnis | Jum'at, 06 November 2015 | 12:54 WIB

Ini Alasannya Merokok Juga Bisa Picu Diabetes

Ini Alasannya Merokok Juga Bisa Picu Diabetes

Health | Kamis, 05 November 2015 | 18:09 WIB

Inilah Tujuan Pemerintah Naikkan Cukai Rokok 11 Persen di 2016

Inilah Tujuan Pemerintah Naikkan Cukai Rokok 11 Persen di 2016

Bisnis | Kamis, 05 November 2015 | 13:24 WIB

Larangan Pembelian Rokok

Larangan Pembelian Rokok

Foto | Selasa, 03 November 2015 | 12:11 WIB

Perokok Berisiko Terkena Kanker Nasofaring

Perokok Berisiko Terkena Kanker Nasofaring

Health | Rabu, 21 Oktober 2015 | 05:12 WIB

Terkini

Bukan Cuma Bedak Matte, Ini Cara Tepat Bikin Pori-Pori Wajah Tampak Halus

Bukan Cuma Bedak Matte, Ini Cara Tepat Bikin Pori-Pori Wajah Tampak Halus

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 20:15 WIB

7 Komponen Wajib yang Harus Langsung Diganti setelah Beli Motor Bekas, Bodi Mulus Belum Tentu Aman

7 Komponen Wajib yang Harus Langsung Diganti setelah Beli Motor Bekas, Bodi Mulus Belum Tentu Aman

Otomotif | Kamis, 17 September 2026 | 20:15 WIB

Menteri Mukhtarudin Dampingi Wapres Gibran Terima Wakil PM Malaysia, MoU Pekerja Migran Dikebut

Menteri Mukhtarudin Dampingi Wapres Gibran Terima Wakil PM Malaysia, MoU Pekerja Migran Dikebut

News | Kamis, 17 September 2026 | 20:14 WIB

Peresmian LRT Pertemukan Prabowo dan Pramono, PDIP: Soal Pilpres Masih Terlalu Pagi

Peresmian LRT Pertemukan Prabowo dan Pramono, PDIP: Soal Pilpres Masih Terlalu Pagi

News | Kamis, 17 September 2026 | 20:11 WIB

Emil Audero Hampir Pasti Rebut Posisi Kiper Utama di Rayo Vallecano

Emil Audero Hampir Pasti Rebut Posisi Kiper Utama di Rayo Vallecano

Bola | Kamis, 17 September 2026 | 20:08 WIB

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Petunjuk Baru

Pencarian Jurnalis Hilang di Selat Sunda Bisa Dibuka Lagi Jika Ada Petunjuk Baru

News | Kamis, 17 September 2026 | 20:07 WIB

Lip Balm Vaseline Pink vs Putih Apa Bedanya? Ini Perbedaan dan Kegunaannya

Lip Balm Vaseline Pink vs Putih Apa Bedanya? Ini Perbedaan dan Kegunaannya

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 20:05 WIB

Review Novel Rengat: Romansa Kaum Elite yang Penuh Rumor dan Intrik

Review Novel Rengat: Romansa Kaum Elite yang Penuh Rumor dan Intrik

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 20:00 WIB

PKB Tak Keberatan Ambang Batas Parlemen 5 Persen

PKB Tak Keberatan Ambang Batas Parlemen 5 Persen

News | Kamis, 17 September 2026 | 19:59 WIB

Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan, Korupsi Perkimtan Palembang Rugikan Negara Rp1,68 Miliar

Agus Rizal Divonis 1 Tahun 4 Bulan, Korupsi Perkimtan Palembang Rugikan Negara Rp1,68 Miliar

Sumsel | Kamis, 17 September 2026 | 19:57 WIB

×