Perundingan WTO Masih Terpecah

Adhitya Himawan

Jum'at, 27 November 2015 | 08:26 WIB
Perundingan WTO Masih Terpecah
Ilustrasi WTO (World Trade Organization). (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) masih terpecah secara mendalam tentang pakta perdagangan global unggulannya menjelang konferensi penting di Nairobi. "Beberapa negara anggota WTOP menyatakan negosiasi harus dimulai dari awal", ketua Direktur Jenderal WTO Roberto Azevedeo, Kamis (26/11/2015).

Pembicaraan putaran Doha yang bertujuan meliberalisasi perdagangan global telah menghadapi rintangan tak berujung sejak prosesnya dimulai pada 2001, dan tidak ada prospek mencapai kesepakatan pada konferensi dua tahunan WTO di ibukota Kenya bulan depan.

Azevedeo mengatakan kepada wartawan bahwa salah satu pertanyaan paling penting yang dihadapi organisasi dalam beberapa minggu mendatang adalah apakah negara-negara anggota ingin melanjutkan negosiasi di bawah sistem saat ini.

Azevedeo berbicara tentang dua kubu dalam badan perdagangan global, dengan satu sisi ingin untuk terus mencoba berlanjut menuju kesepakatan melalui kerangka Doha, meskipun kurangnya bukti kemajuan.

"Anggota lain mengatakan, 'lupakan saja, di beberapa titik, kami mengambil jalan yang salah ... ini tidak akan pernah membawa kita pada keberhasilan kesimpulan dari Putaran Doha. Mari kita merekayasa ulang semuanya. Pada dasarnya, mari kita mulai dari awal'", kata Azevedeo.

Amerika Serikat dan anggota Uni Eropa dianggap dalam kelompok terakhir.

Azevedo menambahkan bahwa ia percaya 161 negara-negara anggota WTO tetap berkomitmen untuk tujuan luas menghapus tarif dan membebaskan perdagangan global.

Sebuah paket manfaat menargetkan negara-negara termiskin di dunia -- mungkin difokuskan di sektor pertanian -- kemungkinan akan disepakati pada pertemuan Nairobi, Azevedo mengatakan, mencatat bahwa tidak ada yang dijamin.

WTO telah melihat beberapa keberhasilan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk persetujuan perjanjian bersejarah pada akhir 2013 tentang perombakan prosedur kepabeanan global serta perjanjian yang dicapai pada Juli tentang pemotongan tarif untuk produk-produk teknologi informasi (TI).

Tapi, di tengah kesulitan yang terus berlanjut dalam putaran Doha, beberapa telah menunjukkan kesepakatan perdagangan regional, seperti baru-baru ini diselesaikannya Kemitraan Trans Pasifik (TPP), sebagai cara yang lebih efektif untuk liberalisasi perdagangan.

Azevedo mengatakan bahwa TPP dan kesepakatan regional lainnya "memiliki DNA WTO", dan sering konsisten dengan tujuan organisasi.

Namun dia memperingatkan bahwa negara-negara miskin dapat menutup pakta regional, yang tidak terjadi ketika WTO membimbing pembicaraan.

Ditanya bagaimana dengan skenario kasus terbaik untuk hasil di pertemuan Nairobi, Azevedo mencatat paket bermakna untuk membantu negara-negara miskin dan konsensus umum "tentang beberapa jenis jalan untuk masa depan." "Saya pikir itu sangat tidak mungkin terjadi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Jam Perdagangan Saham Diperpanjang, Tapi Nggak 24 Jam

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 18:24 WIB

Punya Hutan Jutaan Hektare, Perhutani Mulai Hitung Potensi Cuan dari Karbon

Punya Hutan Jutaan Hektare, Perhutani Mulai Hitung Potensi Cuan dari Karbon

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 12:02 WIB

Kemendag Minta Tambahan Rp1,86 Triliun, Rp1,2 Triliun untuk Pasar Rakyat

Kemendag Minta Tambahan Rp1,86 Triliun, Rp1,2 Triliun untuk Pasar Rakyat

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 18:49 WIB

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Harga Saham Naik-Turun Signifikan, BEI Gembok UDNG, SEMA, dan ALKA

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 08:52 WIB

6 Weton yang Paling Cocok untuk Usaha Kuliner dan Perdagangan Menurut Primbon Jawa

6 Weton yang Paling Cocok untuk Usaha Kuliner dan Perdagangan Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 07:05 WIB

UMKM Makin Bergantung AI, Risiko Data Seller dan Buyer Mengintai

UMKM Makin Bergantung AI, Risiko Data Seller dan Buyer Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 15:22 WIB

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Erupsi Anak Krakatau Belum Ganggu Harga Pangan, Tapi Risiko Pasokan Mengintai

Bisnis | Rabu, 09 September 2026 | 14:36 WIB

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

Modus TPPO Makin Canggih, Pemerintah Dorong Deteksi Korban Sejak Perekrutan

News | Selasa, 08 September 2026 | 21:41 WIB

Malaysia Akui Kalah Dagang dari Indonesia

Malaysia Akui Kalah Dagang dari Indonesia

Bisnis | Kamis, 03 September 2026 | 16:17 WIB

Ekspor RI Mulai Tertekan, DSI Bakal Bongkar Alur Perdagangan hingga Transaksi

Ekspor RI Mulai Tertekan, DSI Bakal Bongkar Alur Perdagangan hingga Transaksi

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 08:52 WIB

Terkini

Mimpi Rumah Kebanjiran Air Jernih? Ini 5 Arti dan Maknanya Menurut Primbon Jawa

Mimpi Rumah Kebanjiran Air Jernih? Ini 5 Arti dan Maknanya Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 19:15 WIB

Tampang Lesu Jule Saat Ditangkap Polisi Kasus Vape Narkoba: Tidak Jadi Tersangka, Pemakai

Tampang Lesu Jule Saat Ditangkap Polisi Kasus Vape Narkoba: Tidak Jadi Tersangka, Pemakai

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 19:13 WIB

Lipstik Matte Wardah untuk Bibir Kering, Ini Pilihan yang Nyaman Dipakai dan Anti Crack

Lipstik Matte Wardah untuk Bibir Kering, Ini Pilihan yang Nyaman Dipakai dan Anti Crack

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 19:05 WIB

Prabowo Ingin SD hingga Kuliah Negeri Gratis Pakai Uang Koruptor, Komisi X DPR Respons Begini

Prabowo Ingin SD hingga Kuliah Negeri Gratis Pakai Uang Koruptor, Komisi X DPR Respons Begini

News | Sabtu, 19 September 2026 | 19:05 WIB

Emil Audero Kembali Dipercaya Rayo Vallecano, Jadi Starter Lawan Osasuna di LaLiga Malam Ini

Emil Audero Kembali Dipercaya Rayo Vallecano, Jadi Starter Lawan Osasuna di LaLiga Malam Ini

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 19:00 WIB

Why You Should Read Children's Books: Pengingat untuk Orang Dewasa

Why You Should Read Children's Books: Pengingat untuk Orang Dewasa

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 19:00 WIB

HP Dipakai 3,5 Tahun, Ini yang Ditawarkan Galaxy A27 5G agar Tak Cepat Usang

HP Dipakai 3,5 Tahun, Ini yang Ditawarkan Galaxy A27 5G agar Tak Cepat Usang

Tekno | Sabtu, 19 September 2026 | 18:50 WIB

Sedang Berlangsung! Link Live Streaming Persija vs Java United di Super League Malam Ini

Sedang Berlangsung! Link Live Streaming Persija vs Java United di Super League Malam Ini

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 18:49 WIB

Polresta Solo Ungkap 537 Gram Sabu, Dua Tersangka Ikut Dibekuk

Polresta Solo Ungkap 537 Gram Sabu, Dua Tersangka Ikut Dibekuk

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 18:48 WIB

Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih

Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih

Jabar | Sabtu, 19 September 2026 | 18:42 WIB

×