Tol Laut Tidak Akan Mengancam Industri Sektor Darat

Adhitya Himawan

Kamis, 03 Desember 2015 | 19:48 WIB
Tol Laut Tidak Akan Mengancam Industri Sektor Darat
Kapal Motor KM Caraka Jaya Niaga III-32, bagian dari program tol laut. (Antara)

Suara.com -  Pakar Maritim Profesor Rokhmin Danuri menyatakan industri sektor darat tidak perlu merasa terancam dengan kebijakan pemerintah yang lebih fokus pada bidang kelautan. Program Tol Laut yang dicanangkan justru akan menguntungkan sektor darat.

"Sektor darat tidak akan dianak-tirikan, justru semakin berdaya, karena biaya logistik ditekan," kata Rokhmin Danuri di Batam Kepulauan Riau, Kamis (3/12/2015).

Tol Laut akan memotong banyak biaya distribusi barang-barang yang dihasilkan dari sektor darat, sehingga menjadi semakin berdaya.

Menurut dia, biaya distribusi logistik Indonesia adalah yang termahal di dunia, karena masih berkonsentrasi pada transportasi darat.

Ia mencontohkan, ongkos distribusi kontainer Jakarta-Padang bisa dua kali lebih mahal dari pada distribusi Jakarta-Hamburg.

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan masa Presiden Megawati itu pun tidak habis pikir mengapa orang Indonesia lebih menyukai transportasi darat yang mahal.

Apalagi, transportasi darat juga membutuhkan dana perawatan jalan yang mencapai ratusan miliar rupiah tiap tahun.

Karenanya, Rokhmin terus mendorong agar pemerintah lebih mengutamakan kelautan ketimbang darat, mengingat Indonesia dikelilingi lautan.

"Mari membangun bidang kelautan untuk meningkatkan daya saing. Indonesia menjadi poros maritim dunia," kata dia.

Menurut Rokhmin, untuk membangun Indonesia bisa dimulai dari Kepri, karena letak Kepri yang strategis di Selat Malaka dan berbatasan dengan empat Negara Jiran.

Kepri sangat diuntungkan dari letak geografisnya, karena Selat Malaka adalah selat terpadat di dunia, sehingga harus dimanfaatkan sebaik-baiknya.

"Sebanyak 45 persen dari seluruh barang komoditas seluruh dunia, dikapalkan melalui laut kita. Dengan nilai 1.500 triliun dolar AS," kata dia.

Di tempat yang sama, Penjabat Gubernur Kepri Agung Mulyana mendorong agar provinsi itu menjadi pintu logistik untuk Indonesia, karena letaknya yang strategis berada di Selat Malaka dan berbatasan dengan empat negara jiran.

Ia mengusulkan untuk menjadikan satu pulau di Kepri menjadi hub bagi alur ke luar-masuk kapal-kapal asing menuju Indonesia dan sebaliknya.

Kepri, terutama Batam sangat potensial menjadi pelabuhan transhipment, karena sebanyak 150-200 kapal internasional melayari Selat Malaka, melewati pulau-pulau di Kota kepulauan itu.

"Kepri potensial, karena baru ada satu pelabuhan hub. Itu di Singapura. Padahal bisa kita buat rest laut. Sampai ke Natuna" kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Ketergantungan Daihatsu pada Mobil Komersial Murah di Tengah Tantangan Pasar Nasional

Otomotif | Rabu, 04 November 2026 | 14:15 WIB

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Ekspansi Industri Kelapa Dikebut, Pasokan Bahan Baku Jadi Tantangan

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 09:14 WIB

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

Dari Cabut Izin hingga Kompensasi Korban, Ini 5 Tuntutan Koalisi soal Karhutla

News | Selasa, 03 November 2026 | 18:34 WIB

Investasi Industri Kreatif Ciptakan Efek Berganda bagi Perekonomian

Investasi Industri Kreatif Ciptakan Efek Berganda bagi Perekonomian

Bisnis | Selasa, 03 November 2026 | 09:23 WIB

Emiten MLBI Sumbang Nilai Ekonomi Rp 5,3 Triliun ke Industri Hospitality RI

Emiten MLBI Sumbang Nilai Ekonomi Rp 5,3 Triliun ke Industri Hospitality RI

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 07:50 WIB

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 17:54 WIB

OJK Setujui Penggabungan Empat BPR untuk Perkuat Struktur Industri Keuangan Daerah

OJK Setujui Penggabungan Empat BPR untuk Perkuat Struktur Industri Keuangan Daerah

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 09:41 WIB

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Laba SIG Meroket 363%, Industri Semen Masih Dibayangi Overcapacity

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 13:10 WIB

Industri Kecantikan Berkembang, Profesi Beauty Educator Bisa Jadi Pilihan Karier

Industri Kecantikan Berkembang, Profesi Beauty Educator Bisa Jadi Pilihan Karier

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:10 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×