Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

The Fed Akhirnya Naikkan Suku Bunga Setelah Hampir 1 Dekade

Adhitya Himawan | Suara.com

Kamis, 17 Desember 2015 | 15:14 WIB
The Fed Akhirnya Naikkan Suku Bunga Setelah Hampir 1 Dekade
The Fed

Suara.com - Kurs dolar AS memperpanjang kenaikannya di perdagangan Asia pada Kamis, setelah keputusan bersejarah Federal Reserve AS mengangkat suku bunga untuk pertama kalinya dalam hampir satu dekade.

Langkah ini mengakhiri ketidakpastian pasar berbulan-bulan dan mencerminkan meningkatnya kepercayaan bank sentral atas ekonomi terbesar di dunia itu.

Bank sentral AS menaikkan suku bunga acuan federal funds seperempat poin menjadi 0,25-0,50 persen dan secara moderat meningkatkan pandangannya tentang perekonomian.

Ketua The Fed Janet Yellen mengatakan keputusan itu "mengakui cukup kemajuan yang telah dibuat ke arah pemulihan lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan, dan mengurangi kesulitan ekonomi jutaan orang Amerika".

Suku bunga dipangkas mendekati nol pada 2008 oleh The Fed sebagai bagian dari upaya untuk menangkis kerusakan akibat krisis keuangan global, karena mencabik ekonomi AS, mengurangi lapangan pekerjaan dan mengirim pasar saham dunia menjadi terjun bebas.

Bank sentral AS sekarang memperkirakan pertumbuhan ekonomi AS meningkat jadi 2,4 persen pada tahun depan, meskipun terjadi pelambatan di sebagian besar perekonomian dunia lainnya, terutama Cina dan juga menekankan kenaikan suku bunga mendatang akan dilakukan secara "bertahap", memproyeksikan kenaikan 100 basis poin selama 2016.

Dolar telah meningkat selama berbulan-bulan didorong harapan langkah terbaru, karena suku bunga yang lebih tinggi menawarkan para investor prospek imbal hasil yang lebih baik pada aset-aset berdenominasi dolar.

Di Tokyo, greenback menguat menjadi 122,50 yen dari 122,26 yen pada Rabu di New York setelah pengumuman Fed, dan 121,86 yen pada awal perdagangan di Asia.

Euro melemah menjadi 1,0855 dolar dari 1,0911 dolar di New York dan 1,0936 dolar di Tokyo sebelum pengumuman.

Pound Inggris, Franc Swiss dan dolar Australia lebih rendah terhadap unit AS.

Mata uang negara-negara berkembang termasuk dolar Singapura, won Korea Selatan, ringgit Malaysia dan baht Thailand juga melemah dan para analis mengatakan greenback mungkin masih memiliki ruang untuk naik karena laju kenaikan suku bunga The Fed berikutnya pada tahun depan belum sepenuhnya dihargakan.

Harapan untuk langkah-langkah pelonggaran moneter lebih lanjut oleh bank sentral Jepang, Bank of Japan (BoJ), dan Bank Sentral Eropa (ECB), juga cenderung menekan euro dan yen, kata mereka.

"Dolar akan terus memperoleh dukungan, terutama terhadap mata uang komoditas, mata uang negara berkembang Asia dan euro," Mansoor Mohi-uddin, seorang analis pasar senior di Royal Bank of Scotland Group di Singapura. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Pelemahan Rupiah yang Terparah dalam Sejarah Bisa Picu Gagal Bayar dan PHK

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 18:41 WIB

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Nilai Tukar Rupiah Terus Anjlok saat BPS Umumkan Pertumbuhan Ekonomi Melejit Tinggi

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:48 WIB

IHSG DIproyeksi Kebanjiran Dana Asing, Jadi Sentimen Positif di Tengah Perang

IHSG DIproyeksi Kebanjiran Dana Asing, Jadi Sentimen Positif di Tengah Perang

Bisnis | Rabu, 22 April 2026 | 08:55 WIB

Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed

Trump Bakal Pecat Jerome Powell dari Bos The Fed

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 11:15 WIB

Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!

Trump Singgung 'Hari Pemusnahan' Iran: Ancam Ekonomi Global, Harga Minyak Terbang!

Bisnis | Senin, 06 April 2026 | 12:34 WIB

Rupiah Terus Lemas, Kurs Dolar AS di Jual Rp17.000 di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA

Rupiah Terus Lemas, Kurs Dolar AS di Jual Rp17.000 di Mandiri, BNI, BRI, dan BCA

Bisnis | Jum'at, 27 Maret 2026 | 11:32 WIB

Harga Bitcoin Makin Sulit Tembus Level USD 70.000, Ini Penyebabnya

Harga Bitcoin Makin Sulit Tembus Level USD 70.000, Ini Penyebabnya

Bisnis | Kamis, 19 Februari 2026 | 11:20 WIB

Profil Kevin Warsh, 'Orang Dekat' Donald Trump yang Jadi Calon Ketua The Fed

Profil Kevin Warsh, 'Orang Dekat' Donald Trump yang Jadi Calon Ketua The Fed

Bisnis | Minggu, 01 Februari 2026 | 10:05 WIB

Kurs Dolar AS Sudah Dijual Rp 17.000 di Bank-bank Besar

Kurs Dolar AS Sudah Dijual Rp 17.000 di Bank-bank Besar

Bisnis | Senin, 19 Januari 2026 | 12:50 WIB

Dijual Rp 17.000, Daftar Kurs Dolar di Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA

Dijual Rp 17.000, Daftar Kurs Dolar di Bank Mandiri, BRI, BNI, BCA

Bisnis | Minggu, 18 Januari 2026 | 15:18 WIB

Terkini

Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia

Alasan Server Judi Online Mulai Bergeser dari Kamboja ke Indonesia

Bisnis | Senin, 11 Mei 2026 | 07:25 WIB

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Purbaya Terima Aduan 46 Ribu Masalah Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:31 WIB

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Cerita Purbaya Ditekan Investor Asing Gegara Ragukan Kondisi Ekonomi RI

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 19:14 WIB

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Diproyeksi Masih Tertekan, Intip Ramalan Pergerakan IHSG Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:58 WIB

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Progres Pembangunan Pabrik Kimia Milik Chandra Asri Capai 66%

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:48 WIB

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Nilai Tukar Rupiah Bisa Terus Melorot ke Level Rp 17.500 di Pekan Depan

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 18:36 WIB

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

UMKM Binaan Pertamina Raup Potensi Bisnis Rp10,6 Miliar di Inabuyer 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:31 WIB

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Simulasi Pengajuan Cicilan KUR BRI Hingga Rp500 Juta untuk UMKM 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:26 WIB

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

BI Lapor Uang Primer Tumbuh Melambat 14,3% pada April 2026

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:19 WIB

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

ASDP Masih Raih Pendapatan Rp 4,96 triliun pada 2025 di Tengah Tantangan Bisnis

Bisnis | Minggu, 10 Mei 2026 | 17:14 WIB