Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.865.000
Beli Rp2.750.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Masuk MEA, Jokowi: Jangan Harap Negara Beri Subsidi Besar-besaran

Siswanto | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 04 Januari 2016 | 13:24 WIB
Masuk MEA, Jokowi: Jangan Harap Negara Beri Subsidi Besar-besaran
Presiden Joko Widodo membuka perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia 2016, Jakarta, Senin (4/1). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengingatkan tahun ini Indonesia sudah memasuki Masyarakat Ekonomi Asean, dimana akan terjadi perdagangan bebas antar negara Asean.

‎"Tahun ini masuk Masyarakat Ekonomi Asean, tidak mungkin lagi kami melakukan memproteksi, melakukan perlindungan, memberikan subsidi berlebihan, itu sudah tidak mungkin. Karena ini era kompetisi‎, era persaingan sudah ada di depan kita," kata Jokowi‎ dalam pidato Pembukaan Perdagangan bursa hari pertama tahun 2016 di Bursa Efek Indonesia, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (4/1/2016).

Jokowi menyatakan negara tidak akan lagi memberikan perlindungan dengan subsidi, sebab hal itu akan melemahkan daya saing Indonesia di era perdagangan bebas.

‎"Jangan berharap bahwa negara ini akan berikan perlindungan, memberikan subsidi yang besar-besaran yang itu justru melemahkan daya saing kita, melemahkan kompetitif kita. Sudah tidak ada lagi. Bagaimana deregulasi, paket-paket (ekonomi) yang kita lakukan agar kompetitif dan agar lebih baik, tidak ada cara yang lain," ujarnya.

Itu sebabnya, Jokowi mengajak semua kalangan, khususnya pengusaha, bekerja keras untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi Indonesia. Dia juga mengajak mereka bekerja keras mengendalikan inflasi, menurunkan angka kemiskinan, membuka lapangan pekerjaan, mengatasi ketimpangan antara yang kaya dan miskin.

‎"Ini pekerjaan kita semuanya. Maka tahun ini saya mengajak semua untuk berbondong-bondong mulai dari perusahaan ‎kecil, tengah, yang atas semuanya melakukan revaluasi aset (penurunan nilai uang dengan sengaja terhadap uang luar negeri atau emas)," katanya.

Jokowi memberikan jaminan pertumbuhan ekonomi tahun ini akan meningkat.

"Nanti keluar tax amnesty.‎ Berbondong-bondonglah semuanya, tidak usah ada yang ragu lagi nanti seperti apa. Artinya pemerintah memberikan jaminan, Presiden memberikan jaminan. Tidak usah ragu-ragu, pengusaha yang kecil, gede, tengah melakukan itu sudah kekuatan dan memberikan power untuk menaikkan pertumbuhan ekonomi kita," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi Lepas Berbagai Jenis Burung di Kebun Raya Bogor

Presiden Jokowi Lepas Berbagai Jenis Burung di Kebun Raya Bogor

News | Minggu, 03 Januari 2016 | 13:12 WIB

Tahun Ini Pemerintah akan Bangun Jalur Kereta Api di Papua

Tahun Ini Pemerintah akan Bangun Jalur Kereta Api di Papua

Bisnis | Jum'at, 01 Januari 2016 | 21:16 WIB

Terkini

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 23:04 WIB

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Konsistensi Kawal Energi Hijau Lewat MPR, Eddy Soeparno Raih KWP Award 2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 22:11 WIB

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Tok! Pemerintah Resmi Pajaki Alat Berat Lewat Permendagri 11/2026

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 20:05 WIB

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Harga Minyak Perlahan Turun, Bahlil Tegaskan B50 Tetap Jalan: Ini Survival Mode

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:52 WIB

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Harga Bahan Baku Naik Gila-gilaan, Industri Tekstil: Kami Enggak Bisa Survive!

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:47 WIB

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bahlil Klaim RI Mulai Lepas Ketergantungan Impor BBM

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:44 WIB

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Emiten DRMA Tebar Dividen Rp 70/Saham

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:37 WIB

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak 33,47 Dolar AS per Barel

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:36 WIB

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Kendaraan Listrik Tak Lagi Bebas Pajak

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:30 WIB

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Instruksi Prabowo: Menteri Bahlil Siap Eksekusi Tambang Ilegal di Kawasan Hutan dalam Waktu Dekat

Bisnis | Jum'at, 17 April 2026 | 19:00 WIB