Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Besok, Jokowi Resmikan Jalur Ganda KA Medan-Bandar Khalipah

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 01 Maret 2016 | 17:41 WIB
Besok, Jokowi Resmikan Jalur Ganda KA Medan-Bandar Khalipah
Presiden Jokowi meninjau proyek pembangunan jalur kereta api di kawasan Bandara Internasional Soekarno - Hatta, Tangerang, Banten, Senin (14/15). [Antara]

Suara.com - Pembangunan jalur ganda layang kereta api relasi Stasiun Medan - Stasiun Bandar Khalipah segera dimulai dengan peletakan batu pertamka diresmikan Presiden Joko Widodo pada, Rabu (2/3/2016).

Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Hermanto Dwiatmoko dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (1/3/2016), mengatakan pembangunan jalur ganda KA relasi Stasiun Medan - Stasiun Bandar Khalipah sepanjang sekitar delapan kilometer merupakan bagian dari pembangunan jalur ganda KA relasi Stasiun Medan - Stasiun Bandara Kualanamu sepanjang 27 kilometer.

Peletakan batu pertama tersebut akan dilakukan di Sumatera Utara, tepatnya di Km 2+800 antara Stasiun Medan - Stasiun Bandar Khalipah.

Presiden Joko Widodo akan didampingi Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, Dirjen Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko dan Plt Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi.

"Pembangunan Jalur Ganda KA yang dibangun secara elevated (layang) tersebut dilakukan dalam rangka mendukung pengoperasian KA Bandara Kualanamu yang akan menghilangkan sembilan perlintasan sebidang eksisting (sudah ada)," katanya.

Hermanto mengatakan dengan beroperasinya jalur ganda layang KA, akan menambah kapasitas lintas, mempercepat waktu tempuh serta meningkatkan keselamatan perjalanan KA dan pengguna jalan raya.

Dia menambahkan pembangunan Jalur Ganda KA relasi Stasiun Araskabu - Stasiun Bandar Khalipah sepanjang 19 kilometer telah dimulai pada 2014.

Kegiatan pembangunan tersebut meliputi pekerjaan pembangunan rel sepanjang 14 kilometer, pembangunan jembatan KA sebanyak 22 unit, serta pembangunan persinyalan elektrik di Stasiun Bandar Khalipah, Stasiun Araskabu, dan Stasiun Kualanamu sebanyak tiga unit.

Pada 2016 direncanakan pekerjaan jalan rel tersisa sepanjang lima kilometer dapat diselesaikan.

Hermanto menjelaskan pembiayaan terhadap kegiatan pembangunan yang dilakukan pada 2014-2015 tersebut dibebankan pada APBN dengan total anggaran sebesar Rp366,1 miliar yang terdiri dari pembangunan jalur ganda sebesar Rp193 miliar, pembangunan jembatan KA sebesar Rp98,7 miliar dan pembangunan persinyalan elektrik sebesar Rp74,4 miliar.

Sedangkan, lanjut dia, pembiayaan pelaksanaan pekerejaan 2016 terdiri dari penyelesaian pembangunan jembatan KA dan penyelesaian pembangunan persinyalan elektrik sebesar Rp80,5 miliar.

"Pada 2016 ini, untuk dapat memenuhi target pengoperasian jalur ganda relasi Stasiun Bandar Khalipah - Stasiun Kualanamu, Kemenhub akan mengajukan usulan penambahan anggaran," katanya.

Hermanto merinci penambahan tersebut, yakni Rp59,1 miliar melalui APBN-P 2016 untuk pembiayaan penyelesaian pekerjaan pembangunan jalur ganda KA at grade sepanjang lima kilometer dan penataan emplasemen stasiun.

Selain meresmikan ground breaking Jalur Ganda Layang KA relasi Stasiun Medan - Stasiun Bandar Khalipah, Presiden RI juga direncanakan akan melakukan peninjauan pekerjaan reaktivasi jalur KA relasi Stasiun Binjai - Stasiun Besitang sepanjang 80 kilometer.

"Kondisi saat ini, jalur KA lintas Binjai - Besitang sebagian besar masih menggunakan rel R.25 bantalan kayu peninggalan Belanda," katanya.

Hermanto menambahkan lintas tersebut sudah tidak aktif sejak Agustus 2013 dikarenakan kondisi konstruksi jalan rel dan bangunan lain (jembatan, stasiun dan fasilitas operasi) yang sudah tidak laik operasi.

"Direncanakan jalur KA ini akan siap untuk dioperasikan pada Tahun 2017," katanya.

Kegiatan konstruksi yang telah dilaksanakan hingga akhir tahun 2015, meliputi pembangunan badan jalan KA sepanjang 69,5 kilometer, pemasangan rel R.54 sepanjang 55 kilometer , pembuatan box culvert sebanyak 25 buah dan pemasangan pintu perlintasan di dua lokasi.

Semantara itu, sumber pendanaan pelaksanaan pekerjaan reaktivasi jalan KA tersebut berasal dari APBN Tahun Anggaran 2015 sebesar Rp454 miliar. Pendanaan yang dianggarkan pada 2016 sebesar Rp20 miliar.

"Dikarenakan masih banyak pelaksanaan pekerjaan reaktivasi dan untuk memenuhi target pengoperasian relasi Stasiun Binjai - Stasiun Besitang pada tahun 2017, maka Direktorat Jenderal Perkeretaapian telah mengusulkan untuk penambahan anggaran kegiatan yang bersumber dari APBN-P 2016 sebesar Rp105 miliar dan Usulan RKA Tahun 2017 Rp599 miliar," katanya.

Hermanto berharap dengan dilaksanakan pembangunan jalur ganda layang KA relasi Stasiun Medan - Stasiun Bandar Khalipah, jalur ganda KA at grade relasi Stasiun Bandar Khalipah - Stasiun Kualanamu serta reaktivasi jalan KA relasi stasiun Binjai - Besitang nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat akan jasa transportasi massal berbasis kereta api di Sumatera Utara.

Selain itu, dengan peningkatan pelayanan perkeretaapian akan memberi kemudahan bagi mobilitas masyarakat dengan tersedianya transportasi kereta api yang terintegrasi dengan Bandara Kualanamu serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banyak Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga, Pemprov DKI Jakarta Siap Support KAI

Banyak Perlintasan Sebidang Tanpa Penjaga, Pemprov DKI Jakarta Siap Support KAI

News | Minggu, 03 Mei 2026 | 09:21 WIB

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun

Bisnis | Kamis, 30 April 2026 | 23:27 WIB

April 2026, Prabowo Targetkan Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 PSEL

April 2026, Prabowo Targetkan Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 PSEL

News | Kamis, 09 April 2026 | 12:50 WIB

Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender

Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender

News | Senin, 02 Februari 2026 | 21:45 WIB

Hilirisasi Rp600 Triliun Dimulai! Pemerintah Groundbreaking 6 Proyek Raksasa Januari Ini

Hilirisasi Rp600 Triliun Dimulai! Pemerintah Groundbreaking 6 Proyek Raksasa Januari Ini

Bisnis | Rabu, 07 Januari 2026 | 14:26 WIB

Menhub Pastikan Bandara dan Pelabuhan Aceh Aman, Tapi Jalur Kereta Api Rusak Parah Disapu Air

Menhub Pastikan Bandara dan Pelabuhan Aceh Aman, Tapi Jalur Kereta Api Rusak Parah Disapu Air

News | Selasa, 30 Desember 2025 | 15:52 WIB

Mobil Ringsek, Ini 7 Fakta Kecelakaan KA Bandara Tabrak Minibus di Perlintasan Sebidang Kalideres

Mobil Ringsek, Ini 7 Fakta Kecelakaan KA Bandara Tabrak Minibus di Perlintasan Sebidang Kalideres

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 20:51 WIB

Buntut Kereta Bandara Tabrak Avanza di Kalideres, Terjadi Penumpukan di Stasiun Rawa Buaya

Buntut Kereta Bandara Tabrak Avanza di Kalideres, Terjadi Penumpukan di Stasiun Rawa Buaya

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 11:19 WIB

Tabrakan di Kalideres: Avanza Dihantam Kereta Bandara, Penumpang Luka Parah

Tabrakan di Kalideres: Avanza Dihantam Kereta Bandara, Penumpang Luka Parah

News | Jum'at, 19 Desember 2025 | 11:17 WIB

Kasus Korupsi Jalur Kereta Api Surabaya, KPK Periksa Haji Mamad soal Dugaan Fee Pejabat

Kasus Korupsi Jalur Kereta Api Surabaya, KPK Periksa Haji Mamad soal Dugaan Fee Pejabat

News | Selasa, 28 Oktober 2025 | 17:30 WIB

Terkini

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bukan Dihapus, Ini Alasan 13 SPBU di Jabodetabek Tak Lagi Jual Pertalite

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 10:49 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian 9 Mei 2026: Antam Turun, UBS dan Galeri24 Stabil

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:20 WIB

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB