Harga Minyak Turun Karena Harapan Pembekuan Produksi Meredup

Ririn Indriani

Selasa, 15 Maret 2016 | 07:46 WIB
Harga Minyak Turun Karena Harapan Pembekuan Produksi Meredup
Ilustrasi kilang minyak. (Shutterstock)

Suara.com - Harga minyak berakhir lebih rendah pada Senin (Selasa pagi WIB), dipicu keraguan baru bahwa OPEC akan mengupayakan rencana pembekuan produksi di tengah kelebihan pasokan global, karena Iran mengindikasikan tidak siap untuk berkomitmen dalam waktu dekat.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman April, merosot 1,32 dolar AS (3,4 persen) menjadi menetap di 37,18 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Di London, minyak mentah Brent North Sea untuk pengiriman Mei, patokan Eropa untuk minyak, berakhir pada 39,53 dolar AS per barel, turun 86 sen (2,1 persen) dari penutupan Jumat.

Penurunan di pasar pada Senin, menyusul "rebound" pada Jumat, mencerminkan "kekhawatiran tentang apakah OPEC akan menggelar pertemuan gabungan," kata Phil Flynn dari Price Futures Group.

Menteri Energi Rusia Alexander Novak mengatakan pada Senin bahwa pertemuan OPEC dan produsen minyak non-OPEC untuk membahas kesepakatan pembekuan tingkat produksi, kemungkinan akan berlangsung pada April bukannya bulan ini, seperti perkiraan awal.

Rusia dan tiga produsen OPEC -- Arab Saudi, Venezuela dan Qatar -- mengatakan pada Februari bahwa mereka siap untuk membekukan produksi pada tingkat Januari jika negara-negara penghasil minyak lainnya bergabung dengan inisiatif mereka.

Tetapi Iran dikabarkan pada akhir pekan mengumumkan bahwa ia hanya akan bergabung dengan potensi pembatasan produksi setelah produksinya mencapai tingkat pra-sanksi 4,0 juta barel per hari (bph).

"Posisi Iran adalah bahwa negaranya perlu untuk mengambil tingkat produksi pra-sanksi dalam kerangka kuota OPEC," kata Novak. "Negara ini bisa bergabung membekukan nanti." Menurut laporan bulanan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) yang dirilis pada Senin, Iran memproduksi 3,1 juta barel minyak mentah per hari pada Februari, naik dari 2,9 juta pada Januari.

Secara keseluruhan produksi oleh kartel 13 negara itu turun 175.000 barel per hari pada Februari menjadi rata-rata 32,28 juta barel per hari, terutama karena penurunan tajam di Irak dan karena karena tingkat produksi lebih rendah di Nigeria dan Uni Emirat Arab, kata laporan itu. (Antara/AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernyataan IEA Buat Harga Minyak Dunia Berbalik Naik

Pernyataan IEA Buat Harga Minyak Dunia Berbalik Naik

Bisnis | Sabtu, 12 Maret 2016 | 05:17 WIB

Harga Saham di Wall Street Naik Berkat Kenaikan Harga Minyak

Harga Saham di Wall Street Naik Berkat Kenaikan Harga Minyak

Bisnis | Kamis, 10 Maret 2016 | 08:29 WIB

Harga Minyak Dunia Melonjak karena Produksi Dibatasi

Harga Minyak Dunia Melonjak karena Produksi Dibatasi

Bisnis | Selasa, 08 Maret 2016 | 05:17 WIB

Harga BBM di Indonesia dan Malaysia Turun Mulai Hari Ini

Harga BBM di Indonesia dan Malaysia Turun Mulai Hari Ini

Bisnis | Selasa, 01 Maret 2016 | 09:57 WIB

Terkini

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Perawatan Ibu Hamil Tak Cuma Soal Fisik, Kesehatan Mental Juga Perlu Dijaga

Health | Sabtu, 26 September 2026 | 04:03 WIB

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

6 Perbedaan Night Cream dan Sleeping Mask, Apakah Harus Dipakai Dua-duanya?

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 23:39 WIB

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Day Trading Bukan Sekadar Kejar Cuan, Risiko Justru Jadi Kunci

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 23:30 WIB

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Dituduh Huni 'Rumah Khusus' di Lapas Cibinong, Pengacara Ferdy Sambo Buka Suara

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 23:14 WIB

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi

Banten | Jum'at, 25 September 2026 | 22:55 WIB

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 22:35 WIB

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

Ferdy Sambo Buka Suara soal Sel Mewah di Lapas Cibinong

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:33 WIB

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Finex Perluas Pembayaran Lokal, QRIS Jadi Andalan Trader

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 22:30 WIB

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bukan Cuma Alat Bayar, BRIZZI Keychain Pestapora 2026 Wajib Masuk Wishlist Koleksi!

Bri | Jum'at, 25 September 2026 | 22:27 WIB

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

Pakar Hukum Desak Pembebasan Bersyarat Mas Bechi Dicabut

News | Jum'at, 25 September 2026 | 22:25 WIB

×