Ini Risiko Ekonomi Inggris Jika Tinggalkan Uni Eropa

Adhitya Himawan

Kamis, 28 April 2016 | 09:20 WIB
Ini Risiko Ekonomi Inggris Jika Tinggalkan Uni Eropa
Sekretaris Jenderal Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) Angel Gurria. [Shutterstock]

Suara.com - Inggris jauh lebih kuat sebagai bagian dari Eropa, dan Eropa jauh lebih kuat dengan Inggris sebagai kekuatan pendorong. "Tidak ada keuntungan bagi Inggris dalam "Brexit", Sekretaris Jenderal Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) Angel Gurria mengatakan, Rabu (27/4/2016).

Brexit atau British Exit merupakan istilah yang merujuk pada isu Inggris keluar dari Uni Eropa. Isu ini menjadi isu yang penting di kawasan Eropa.

Angel merilis laporan OECD berjudul "To Brexit Or Not To Brexit: A Taxing Decision", yang menemukan warga Inggris akan membayar "pajak Brexit" yang berat selama bertahun-tahun jika Inggris meninggalkan Uni Eropa (EU).

Gurria mengatakan bahwa biaya-biaya itu hanya dapat dihindari dan keuntungan akan bisa direbut oleh negara-negara lainnya di Eropa. Ia mencontohkan bahwa sejak Inggris bergabung dengan Uni Eropa pada 1973, PDB per kapita telah dua kali lipat, mengatakan "Ini bukan hanya lebih tinggi dibandingkan dengan negara-negara anggota Uni Eropa utama lainnya, tetapi juga lebih bedar dari di negara-negara berbahasa Inggris yang bukan anggota Uni Eropa."

Dia menekankan dampak jangka pendek dan dampak jangka panjang dari Brexit, termasuk penjualan aset-aset, kenaikan tajam premi risiko, penurunan kepercayaan, arus masuk investasi berkurang, sehingga menahan pertumbuhan.

Sekretaris Jenderal mengatakan: "Kurang investasi, penurunan arus barang dan orang, kredit mahal dan paparan yang lebih rendah terhadap ide-ide dan keterampilan lintas batas akhirnya akan merusak produktivitas dan kapasitas ekonomi jangka panjang perekonomian Inggris." "Meninggalkan Eropa akan mengenakan pajak Brexit pada generasi yang akan datang. Ketimbang pendanaan pelayanan publik, pajak ini akan menjadi kerugian besar, tanpa manfaat ekonomi," katanya.

Sebuah keputusan oleh Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa akan menyebabkan guncangan negatif yang parah terhadap perekonomian dan melemahkan pertumbuhan PDB selama bertahun-tahun.

Pada 2020, PDB Inggris akan lebih dari tiga persen lebih kecil daripada jika tidak (dengan keanggotaan Uni Eropa lanjutan), setara dengan biaya per rumah tangga 2.200 pound (sekitar 3.190 dolar AS) (harga saat ini), menurut studi terbaru OECD.

Pada 2030, dalam sebuah skenario sentral PDB Inggris akan lebih dari lima persen lebih rendah daripada jika tidak tetap di Uni Eropa -- dengan biaya Brexit setara 3.200 pound per rumah tangga (harga saat ini), studi ini menambahkan.

Analisis OECD menggemakan laporan HM Treasury, yang memperkirakan bahwa PDB Inggris akan menjadi enam persen lebih rendah pada 2030 dan ini bisa meninggalkan biaya per rumah tangga lebih buruk 4.300 pound.

Analisis terbaru ini menyatakan ketidakpastian referendum Uni Eropa telah mempengaruhi ekonomi Inggris. Kantor Statistik Nasional mengumumkan pada Rabu angka pertumbuhan PDB kuartalan mencapai tingkat terendah sejak 2012.

Inggris akan mengadakan referendum pada 23 Juni untuk memutuskan apakah ia akan tetap di Uni Eropa atau keluar dari Uni Eropa. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

Media Inggris Sorot Antam di Tambang Emas Nabire: Alam Terus-Terusan Dikeruk

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 08:29 WIB

Dilema Guru Bahasa Inggris: Ketika Bahasa Ibu Tersisih di Era Gen Z

Dilema Guru Bahasa Inggris: Ketika Bahasa Ibu Tersisih di Era Gen Z

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 12:15 WIB

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Biang Kerok Keterpurukan Manchester United: Pemain Merasa Suhu Padahal Cupu

Bola | Senin, 26 Oktober 2026 | 17:04 WIB

350 Hari Streak, Masih Kaku Ngobrol Bahasa Inggris? Coba 5 Cara Ini

350 Hari Streak, Masih Kaku Ngobrol Bahasa Inggris? Coba 5 Cara Ini

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 18:20 WIB

Dari Wisata Alam ke Beasiswa, Ini Cara Desa di Maros Membantu 300 Anak Bersekolah

Dari Wisata Alam ke Beasiswa, Ini Cara Desa di Maros Membantu 300 Anak Bersekolah

Lifestyle | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:56 WIB

Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris

Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Tren Bahasa Gen Z: Campur Aduk, Makin Asyik, atau Malah Bikin Pusing?

Your Say | Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:45 WIB

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Profil Sally Rooney, Penulis yang Bukunya Dilarang di Inggris Karena Pro Palestina

Lifestyle | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:24 WIB

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Punya Paspor Indonesia dan Berdarah Karawang, Diego Ananda Pitt Dipanggil Timnas Inggris

Bola | Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:20 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×