BKPM: Investor dari Utah AS Bersiap Masuk Indonesia

Adhitya Himawan

Minggu, 29 Mei 2016 | 07:09 WIB
BKPM: Investor dari Utah AS Bersiap Masuk Indonesia
Kepala BKPM Franky Sibarani berdiri berhadapan dengan Presiden Jokowi dan Raja Belgia Phillipe di Brussels, Kamis (22/4/2016). [Sekretariat Kepresidenan]

Perusahaan Utah AS menyampaikan kesiapannya untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Minat investasi tersebut disampaikan dalam pertemuan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Franky Sibarani dengan Letnan Gubernur Utah Spencer J. Cox yang merupakan Kepala Pemerintah Negara Bagian Utah. Dalam pertemuan tersebut, Letnan Gubernur Utah mengemukakan bahwa negara bagian Utah merupakan negara bagian yang memiliki middle income tertinggi dan memiliki peluang untuk menanamkan modalnya di Indonesia. Perusahaan-perusahaan internasional yang berasal dari Utah di antaranya jaringan hotel Marriott, perusahaan software Adobe, serta perusahaan platform marketplace E-Bay.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani mengemukakan bahwa Letnan Gubernur Cox mengapresiasi reformasi kebijakan investasi yang sudah dilakukan pemerintah Indonesia  dan berharap hubungan ekonomi antara Utah dan Indonesia dapat lebih erat terutama setelah reformasi tersebut. “Letnan Gubernur menyampaikan bahwa saat ini Utah memiliki program ekonomi yang salah satunya adalah mendorong para pengusaha Utah untuk dapat berinvestasi di negara-negara lain dan berharap para pengusaha tersebut dapat melihat Indonesia sebagai lokasi yang potensial untuk perluasan bisnis,” ujarnya dalam keterangan resmi kepada media, Jum’at (27/5/2016).

Menurut Franky, dari keterangan yang disampaikan oleh Letnan Gubernur Utah tersebut,  para pengusaha Utah di level middle sampai high income tersebut sangat terbuka untuk berbisnis di level internasional yang ditandai dengan banyaknya perusahaan-perusahaan besar asal Utah. Middle income tertinggi tersebut, kata Franky, dikarenakan salah satunya adalah karena penduduk kaya di Utah yang selalu membantu penduduk dengan pendapatan rendah untuk dapat berbisnis atau memperbaki tarad hidupnya. “Hasilnya penduduk low income tersebut perlahan meningkat menjadi penduduk middle income yang kemudian terus menambah jumlah middle income people di Utah,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BKPM juga mengapresiasi positif komitmen perusahaan perhotelan di Utah yang ingin melakukan ekspansi di 10 destinasi pariwisata di Indonesia. “Ini sangat positif terhadap upaya pemerintah untuk mengembangkan pariwisata nasional. Serta sejalan dengan sektor prioritas yang telah ditetapkan oleh BKPM,” imbuh Franky.

Letnan Gubernur Utah Spencer J. Cox juga menyinggung mengenai Utah adalah state terbaik untuk berbisnis karena biaya berbisnis di Utah cukup rendah. “Jika San Fransisco memiliki Silicon Valley, Utah memiliki Silicon Slopes yang merupakan istilah karena Utah juga sudah mulai menjadi markas perusahaan IT seperti Adobe dan E-bay. Slopes berasal dari ski resort yang sangat terkenal di Utah dan ramai dikunjungi wisatawan lokal hingga internasional di awal tahun,” ungkapnya.

Dalam pertemuan di kota Salt Lake City tersebut, Kepala BKPM didampingi oleh Deputi in charge AS BKPM Azhar Lubis, pejabat kantor perwakilan IIPC Elsa Noviliyanti serta perwakilan dari KJRI Los Angeles yang membawahi wilayah Utah. Sementara Letnan Gubernur Spencer J. Cox didampingi oleh perwakilan dari Governor's Office of Economic Development serta Department of Diplomacy and Protocol.

Amerika Serikat tergolong negara prioritas pemasaran investasi, Dari data yang dimiliki oleh BKPM pada tahun 2015, nilai realisasi investasi AS mencapai 893 juta Dolar AS terdiri dari 261 proyek dengan didominasi oleh sektor-sektor pertambangan. Dari sisi komitmen, tercatat masuknya komitmen U4,8 miliar Dolar AS terdiri dari 76 proyek.

Untuk diketahui, BKPM pada tahun 2016 menargetkan capaian realisasi investasi bisa tumbuh 14,4 persen dari target tahun 2015 atau mencapai Rp594,8 triliun. Realisasi ini dikontribusi dari PMA sebesar Rp386,4 triliun atau naik 12,6 persen dari target PMA tahun lalu, serta dari PMDN sebesar Rp208,4 triliun naik 18,4 persen dari target PMDN tahun lalu.  Untuk mencapai target tersebut, BKPM pada  menetapkan 10 negara prioritas termasuk di antaranya Amerika Serikat, Australia, Singapura, Jepang, Korea Selatan, Taiwan, RRT, Timur Tengah, Malaysia, dan Inggris.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi

Prabowo Bertemu Menlu Singapura, DPR Ingatkan soal Karhutla hingga Investasi

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 14:13 WIB

Mulai Melunak, Menperin Berharap Investasi Singapura Tetap Mengalir ke Indonesia

Mulai Melunak, Menperin Berharap Investasi Singapura Tetap Mengalir ke Indonesia

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Hilirisasi Mineral Terus Jadi Strategi Dongkrak Kinerja Ekonomi

Hilirisasi Mineral Terus Jadi Strategi Dongkrak Kinerja Ekonomi

Bisnis | Selasa, 20 Oktober 2026 | 11:52 WIB

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

Ketidakmampuan Pemerintah Tangani Karhutla Makin Ancam Arus Investasi Asing

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Kemenko Hilirisasi Dibentuk, Rosan di Bawah Komando Bahlil?

Kemenko Hilirisasi Dibentuk, Rosan di Bawah Komando Bahlil?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:30 WIB

Usai Muncul Kemenko Hilirisasi Pimpinan Bahlil, Apakah BKPM Dibubarkan?

Usai Muncul Kemenko Hilirisasi Pimpinan Bahlil, Apakah BKPM Dibubarkan?

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 15:04 WIB

Investor Tak Perlu Ribet, Urus KITAS Pekerja Asing Cukup di BKPM

Investor Tak Perlu Ribet, Urus KITAS Pekerja Asing Cukup di BKPM

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 14:46 WIB

Bahlil Lahadalia 'Super' Menteri: Rangkap 3 Jabatan, DPR Beri Catatan Soal Tata Kelola Energi!

Bahlil Lahadalia 'Super' Menteri: Rangkap 3 Jabatan, DPR Beri Catatan Soal Tata Kelola Energi!

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:24 WIB

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

BKPM Kalah Lawan Greenpeace di PTUN, Putusan KIP soal IUP Raja Ampat Dikuatkan

News | Senin, 14 September 2026 | 16:57 WIB

Bikin Pengusaha Bingung, Purbaya Minta BKPM Siapkan Aturan Pemanfaatan Hutan Produksi di Aceh

Bikin Pengusaha Bingung, Purbaya Minta BKPM Siapkan Aturan Pemanfaatan Hutan Produksi di Aceh

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 15:16 WIB

Terkini

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

Singgung Pasal Makar Sadap Prabowo, Mahfud: Produk Final Sampai ke Solo untuk Ganggu Pemerintah

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Auto-Kenyal! 5 Rekomendasi Plumping Cream untuk Skin Barrier Sehat

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:50 WIB

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

Sindir Raksasa Sawit, Koalisi Sipil Siap Gelar Aksi di Dekat Pertemuan RSPO Terkait Bencana Karhutla

News | Rabu, 04 November 2026 | 07:45 WIB

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

OJK Mendadak Turun Tangan Atasi Masalah MNC Bank, Ada Apa?

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 07:32 WIB

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Jenderal Listyo Tersangka Kasus Penyadapan, Siapa Pengganti Kepala Staf Presiden?

Riau | Rabu, 04 November 2026 | 07:28 WIB

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest  di Solo Tetap Digelar

Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar

Surakarta | Rabu, 04 November 2026 | 07:26 WIB

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Bisakah Mencairkan Saldo JHT BPJS Ketenagakerjaan saat Masih Aktif Bekerja?

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:23 WIB

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Ketika Buzzer Lebih Sibuk Membela Pemerintah daripada Memahami Gizi

Your Say | Rabu, 04 November 2026 | 07:20 WIB

5 Maskara yang Bikin Bulu Mata Terlihat Panjang, Tidak Perlu Eyelash Extension

5 Maskara yang Bikin Bulu Mata Terlihat Panjang, Tidak Perlu Eyelash Extension

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 07:15 WIB

Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan

Kasus ISPA Batam Melonjak Akibat Kabut Asap, Anak dan Lansia Paling Rentan

Batam | Rabu, 04 November 2026 | 07:10 WIB

×