Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.665.000
IHSG 6.094,941
LQ45 616,399
Srikehati 311,257
JII 380,793
USD/IDR 17.668

Gara-gara Bosan, Uang Anda Bisa Habis? Ini Solusinya

Madinah | Suara.com

Rabu, 15 Juni 2016 | 10:01 WIB
Gara-gara Bosan, Uang Anda Bisa Habis? Ini Solusinya
Ilustrasi belanja. [freedigitalphotos/renjith krishnan]

Suara.com - Ketika bosan melanda, biasanya yang paling besar godaannya adalah belanja. Belanja tidak melulu harus pembelian barang di toko. Jajan di warung, minum di café, mengunjungi tempat wisata mahal pun pada umumnya adalah belanja juga. Dan kebosanan anda dapat menjadi faktor pendorong bagi seseorang kehilangan uangnya karena belanja.

Mungkin anda termasuk ke dalam kelompok orang yang menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan dan belanja di mall setelah lelah bekerja. Atau anda termasuk orang sibuk mencari dan membeli barang di toko online. Dua kegiatan konsumtif di atas mungkin anda lakukan untuk membunuh kebosanan. Tanpa terasa, bosan anda hilang dan begitu juga uang anda.

Sebagai alternatifnya, jika anda cukup jeli ada banyak hiburan lain atau aktivitas lain yang tidak memerlukan uang banyak untuk membunuh kebosanan. Dengan demikian anda dapat mengurangi kegiatan konsumtif yang menjadikan anda berbelanja barang yang tidak begitu diperlukan. Beberapa cara di bawah ini bisa menjadi masukan untuk anda dalam meminimalisir potensi-potensi aktivitas pembunuh bosan yang menguras uang:

 Rencanakan dan Pelajari Kegiatan Anda

Adanya kebosanan disusul dengan keinginan untuk mengisi waktu tersebut dengan kegiatan konsumtif adalah dorongan terbesar. Jika anda merencanakan matang tempat tujuan pergi setelah bekerja atau di akhir pekan dengan mempertimbangkan berapa pengeluaran yang harus dialokasikan, anda bisa terbebas dari belenggu ini. Pilih rutinitas sederhana yang tidak terlalu menguras banyak uang, atau lebih baik anda melakukan aktivitas produktif lain.

 Ada banyak pilihan kegiatan baik dan produktif yang dapat anda lakukan setiap harinya, terlebih di waktu yang luang. Kursus yang menambah keterampilan anda, pergi ke tempat gym untuk menambah kebugaran, membaca buku, menulis blog, belajar memasak, mengobrol bersama teman sambal menonton seri atau film di televisi, mendengarkan dan memainkan musik, bermain game di ponsel, komputer, atau konsol game yang tersedia di rumah, dan lainnya. Kegiatan tersebut bukan berarti tidak memerlukan biaya, tetapi biayanya tidak terlalu terbuang seperti anda belanja. Di samping itu, anda bisa mendapatkan manfaat lainnya. Seperti kursus misalnya, anda mungkin harus membayar sesi kursus tersebut, namun sebagai gantinya anda mendapatkan keterampilan baru atau mengasah keterampilan yang sudah dimiliki.

Jangan Gelap Mata

Jika anda memang orang yang keranjingan belanja. Berlakukan aturan ini: anda melihat barang yang ingin dibeli sekarang, renungkan sehari atau dua hari sebelum membelinya. Hal demikian memberi ruang pikiran dan hati untuk menimbang-nimbang perlu tidaknya anda membeli barang tersebut.

 Kalaupun ada tawaran menarik yang berakhir hari ini, took selalu memiliki tawaran menarik untuk menjaring pembelinya. Jangan putus harapan juga jangan gelap mata jika anda tidak mau menyesal di kemudian. Hal demikian juga bisa melatih kesabaran, konsentrasi, dan pengambilan keputusan. Membiarkan anda gelap mata berbelanja, berarti membiarkan anda menjadi seseorang yang enggan mengevaluasi diri dan menimbang-nimbang mana yang menguntungkan atau merugikan buat diri sendiri.

Jika Perlu, Cari Alasan yang Masuk Akal Sebelum Belanja

 Terkadang anda belanja bukan karena bosan. Bisa jadi memang anda perlu untuk membelanjakan uang tersebut. Jika merasa malu dengan pakaian yang ada saat ini, lantas anda selalu membeli pakaian tiap minggu. Maka yang perlu diperbaiki bukanlah pakaiannya, tetapi pola pikir dan cara pandang terhadap diri anda sendiri. Mahal tidak selalu berarti bagus, dan menjadi diri sendiri merupakan kebijaksanaan yang baik.

Cari kembali juga alasan yang baik dan masuk akal jika anda harus berbelanja. Karena jika berbelanja hanya berdasarkan pada keinginan saja, anda bisa jadi sudah dipengaruhi hawa nafsu dan kerakusan. Akibatnya, anda sendiri yang nanti akan kaget ketika uang akan terkuras. Dengan sendirinya, jika anda melatih diri sendiri untuk berpikiran rasional dan realistis, anda akan menemukan alasan yang tepat dibalik tindakan yang dilakukan kelak. Jangan hanya karena bosan lantas anda harus menjadi tidak bijak dalam mengelola keuangan.

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara-cara Mengurangi Utang

Cara-cara Mengurangi Utang

Bisnis | Senin, 13 Juni 2016 | 07:16 WIB

Pahami Hal-Hal Penting Tentang Kredit Sepeda Motor

Pahami Hal-Hal Penting Tentang Kredit Sepeda Motor

Bisnis | Jum'at, 10 Juni 2016 | 13:22 WIB

Hindari Utang untuk Ketiga Hal Ini

Hindari Utang untuk Ketiga Hal Ini

Bisnis | Kamis, 09 Juni 2016 | 12:40 WIB

7 Inspirasi Tempat Mencari Ide Usaha

7 Inspirasi Tempat Mencari Ide Usaha

Bisnis | Rabu, 08 Juni 2016 | 13:19 WIB

Terkini

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

Rekomendasi Saham Saat IHSG Anjlok Parah dan Ketidakpastian Politik

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:47 WIB

Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Realisasi KUR Mandiri Tembus Rp14,54 Triliun hingga April 2026

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:33 WIB

Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Perang Timur Tengah Picu Gejolak Ekonomi Global, Bos BI Waspadai Arus Modal Keluar

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:22 WIB

Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor

Moodys: Kontrol Ekspor Tambang oleh SDI Bikin Indonesia Ditinggal Investor

Bisnis | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:11 WIB

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Operasi CANTVR Dihentikan, Diduga Tawarkan Investasi Ilegal

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:33 WIB

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Produk Ekspor Indonesia Bisa Laku di Karena Rupiah Melemah, Tapi Ada Syaratnya

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:22 WIB

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Rupiah yang Memble Jadi Tantangan Industri Logistik, Ini Strategi SiCepat Ekspres

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 23:14 WIB

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Panasonic GOBEL Hadirkan ART with HEART: Pamerkan 70 Karya Seniman Difabel dan Senior

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:18 WIB

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Danantara Minta Pengusaha Tenang, Kontrak Ekspor Tak Diutak-atik

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

IHSG Rontok Gegara Danantara Sumberdaya? Ini Jawaban Pandu Sjahrir

Bisnis | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:07 WIB