Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.599.000
Beli Rp2.495.000
IHSG 5.744,556
LQ45 565,493
Srikehati 279,472
JII 338,217
USD/IDR 17.989

Harga Emas Naik Selama Enam Hari Berturut-turut

Tomi Tresnady

Kamis, 16 Juni 2016 | 07:01 WIB
Harga Emas Naik Selama Enam Hari Berturut-turut
Ilustrasi emas batangan. (Shutterstock).

Suara.com - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir sedikit lebih tinggi pada Rabu (Kamis pagi WIB), karena para pedagang menunggu pengumuman hasil pertemuan bank sentral AS.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Agustus naik 0,20 dolar AS atau 0,02 persen, menjadi menetap di 1.288,30 dolar AS per ounce.

Federal Reserve AS mengadakan konferensi pers Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) setelah penutupan pasar pada Rabu. Pedagang percaya bahwa Fed akan menunda kenaikan suku bunga Juni.

Risalah pertemuan Fed sebelumnya, menyebabkan pedagang percaya bahwa Fed akan menaikkan suku dari 0,50 persen menjadi 0,75 persen selama pertemuan FOMC Juni.

Menurut alat Fedwatch CME Group, probabilitas tersirat saat ini untuk kenaikan suku bunga dari 0,50 persen menjadi 0,75 persen adalah sebesar 2,0 persen untuk pertemuan pada Juni.

Setelah pasar ditutup, Federal Reserve AS mengumumkan pada Rabu bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga federal fund tidak berubah, dan emas berjangka terus maju dalam perdagangan elektroniknya.

Dolar AS juga memberikan dukungan terhadap logam mulia karena indeks dolar AS jatuh pada Rabu. Indeks adalah ukuran dari dolar terhadap sekeranjang mata uang utama.

Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan jatuh karena emas yang diukur dengan dolar menjadi lebih mahal bagi investor.

Para investor sedang menunggu rilis tentang indeks harga konsumen, klaim pengangguran, dan Survei Prospek Bisnis Fed Philadelphia pada Kamis, dan data perumahan baru pada Jumat.

Perak untuk pengiriman Juli naik 7,90 sen, atau 0,45 persen, menjadi ditutup pada 17,503 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli, naik 2,90 dolar AS atau 0,30 persen, menjadi ditutup pada 974,80 dolar AS per ounce. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Harga Emas Naik di Tengah Ketakutan Brexit

Harga Emas Naik di Tengah Ketakutan Brexit

Bisnis | Rabu, 15 Juni 2016 | 08:22 WIB

Polisi Kejar Perampok Toko Emas di Padang

Polisi Kejar Perampok Toko Emas di Padang

News | Senin, 06 Juni 2016 | 06:41 WIB

Resto Ini Sajikan Chicken Nugget Berlapis Emas

Resto Ini Sajikan Chicken Nugget Berlapis Emas

Lifestyle | Kamis, 02 Juni 2016 | 08:32 WIB

Harga Emas Terus Menurun

Harga Emas Terus Menurun

Bisnis | Kamis, 26 Mei 2016 | 06:28 WIB

Emas Turun Setelah FED Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga

Emas Turun Setelah FED Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga

Bisnis | Jum'at, 20 Mei 2016 | 06:02 WIB

Saham Indonesia Semakin Lesu

Saham Indonesia Semakin Lesu

Bisnis | Rabu, 18 Mei 2016 | 07:14 WIB

Rupiah Anjlok ke Level Terendah Dalam Enam Pekan Terakhir

Rupiah Anjlok ke Level Terendah Dalam Enam Pekan Terakhir

Bisnis | Senin, 16 Mei 2016 | 02:49 WIB

Hasnaeni Siap Ikuti "Fit and Proper Test" Penjaringan Cagub DKI

Hasnaeni Siap Ikuti "Fit and Proper Test" Penjaringan Cagub DKI

News | Rabu, 11 Mei 2016 | 10:38 WIB

Alasan Hasnaeni Ingin Dipasangkan dengan Birokrat atau TNI/Polri

Alasan Hasnaeni Ingin Dipasangkan dengan Birokrat atau TNI/Polri

News | Senin, 25 April 2016 | 22:08 WIB

Rumah Hasnaeni Kebanjiran, Ahok Mau Beli Kawasan Kemang

Rumah Hasnaeni Kebanjiran, Ahok Mau Beli Kawasan Kemang

News | Kamis, 21 April 2016 | 13:24 WIB

Terkini

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Tak Hanya Sawit dan Kopi, Tembakau Dinilai Layak Jadi Komoditas Prioritas Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 19:03 WIB

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Cegah Mati Lampu, PLN Modif PLTU Bisa Pakai Batu Bara Kelas Rendah

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Lahan Bekas Tambang Batu Bara Disulap Jadi PLTS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:44 WIB

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Novel Bamukmin Diisukan Jadi Komisaris, Website PT Hotel Indonesia Natour Hilang

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:26 WIB

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

PLN Bakal Sulap 802 Km Tol Jasa Marga Jadi Ladang Energi Surya

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 17:38 WIB

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:39 WIB

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:31 WIB

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:25 WIB

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:21 WIB

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS

Bisnis | Jum'at, 03 Juli 2026 | 16:19 WIB

×