Pemerintah Pusat Masih Kaji Pembangunan KA Penumpang di Kaltim

Adhitya Himawan

Minggu, 26 Juni 2016 | 15:09 WIB
Pemerintah Pusat Masih Kaji Pembangunan KA Penumpang di Kaltim
Pembangunan jalur rel Kereta Api Trans Sulawesi. [Antara]

Pemerintah pusat masih membahas secara matang rencana pembangunan jalur kereta api khusus penumpang di Provinsi Kalimantan Timur.

"Untuk membangun transportasi massal yang murah dan berjangka panjang, perencanaannya tidak bisa terburu-buru, makanya hingga kini kami dan pusat sering melakukan koordinasi," kata Plt Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kaltim Hafiz Lahiya di Samarinda, Minggu (26/6/2016).

Ia mengaku, pihaknya dengan Kementerian Perhubungan sudah dua kali menggelar Focus Group Discution (FGD) khusus membahas rencana pembanguna jalur rel kereta api penumpang di wilayah selatan dan utara Kaltim.

Dua kali FGD itu digelar di Jakarta untuk menentukan trase jalur kereta api, terutama untuk trase Kabupaten Tanjung di Kalimatan Selatan, menuju Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajaman Paser Utara di Provinsi Kaltim.

Untuk rute arah Kaltim mulai dari trase Tanjung - Paser - Balikpapan diperkirakan memiliki jalur sepanjang 233,7 kilometer (km). Sementara potensi angkutan penumpang diperkirakan mencapai 456.100 orang per tahun.

Kemudian perkiraan angkutan barang untuk rute tersebut mencapai 24.787.900 ton per tahun, sedangkan perkiraan kebutuhan pembiayaannya mencapai Rp31,09 miliar.

Sedangkan untuk jalur Balikpapan - Samarinda yang sepanjang 89,2 km diperkirakan menelan biaya sebesar Rp7,86 miliar, potensi penumpang sebanyak 508.903 orang per tahun, dan potensi barang mencapai 25.223.855 ton per tahun.

"Pembangunan jaringan kereta api untuk menghubungkan semua kawasan di Kalimantan merupakan program pusat, sehingga pendanaannya juga dari APBN. Kami di daerah hanya memfasilitasi dan mendukung pelaksanaannya," ucap Hafiz.

Perencanaan trase rel kereta api dilakukan beberapa tahap yang dimulai 2015, yakni tahap per kawasan mulai dari perbatasan Kalsel-Kaltim, hingga Kaltim-Kaltara sampai pada akhirnya pada 2020 ditargetkan terhubung.

Tahap pertama yang dikerjakan adalah trase dari Kabupaten Tanjung di Kalsel untuk menghubungkan Tana Grogot, Kabuaten Paser di Kalimantan Timur sepanjang 150 km.

Pada 2017 hingga 2018 dilakukan pembebasan lahan agar bisa dilakukan pekerjaan lanjutan, yakni pemasangan konstruksi mulai 2018 hingga 2020 dengan dana dari APBN melalui pola multiyears contract atau kontrak tahun jamak.

Untuk pembangunan konstruksi dan sarana di jalur Tanah Grogot - Balikpapan diperkirakan lebih cepat, yakni dilakukan pada 2017 dan 2018. Untuk konstruksi dari dana APBN dengan pola kontrak tahun jamak 2018 hingga 2020.

"Sedangkan untuk pembangunan sarana, dananya dari Kementerian Perhubungan dan BUMN atau BUMD, setelah itu dilanjutkan ke jalur Balikpapan - Samarinda," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Jalur Kereta Api di Kalimantan Timur Segera Dibangun

Dua Jalur Kereta Api di Kalimantan Timur Segera Dibangun

Bisnis | Minggu, 26 Juni 2016 | 14:48 WIB

Jenazah Kepala Sekolah SD di Penajam Ditemukan Hanyut di Laut

Jenazah Kepala Sekolah SD di Penajam Ditemukan Hanyut di Laut

News | Rabu, 20 April 2016 | 07:03 WIB

PT KAI Butuh 1.144 Pegawai untuk Jaringan KA Trans Sulawesi

PT KAI Butuh 1.144 Pegawai untuk Jaringan KA Trans Sulawesi

Bisnis | Kamis, 24 Maret 2016 | 12:48 WIB

Presiden Serahkan Bantuan Sosial di Balikpapan

Presiden Serahkan Bantuan Sosial di Balikpapan

News | Kamis, 24 Maret 2016 | 12:41 WIB

Jalur Kereta Trans Sumatera Dibangun Merata

Jalur Kereta Trans Sumatera Dibangun Merata

Bisnis | Rabu, 02 Maret 2016 | 19:21 WIB

Rel Kereta Penghubung Aceh, Sumut, Riau Mencapai 1.500 Km

Rel Kereta Penghubung Aceh, Sumut, Riau Mencapai 1.500 Km

Bisnis | Rabu, 02 Maret 2016 | 15:50 WIB

Pembangunan Kereta Api Kalimantan Terganjal Kurangnya Konsultan

Pembangunan Kereta Api Kalimantan Terganjal Kurangnya Konsultan

Bisnis | Rabu, 10 Februari 2016 | 18:29 WIB

Jonan: Pembangunan  KA Trans Sumatera Ditargetkan Rampung 2019

Jonan: Pembangunan KA Trans Sumatera Ditargetkan Rampung 2019

Bisnis | Jum'at, 05 Februari 2016 | 04:11 WIB

Proyek Kereta Trans Sumatera Masih Terganjal Pembebasan Lahan

Proyek Kereta Trans Sumatera Masih Terganjal Pembebasan Lahan

Bisnis | Sabtu, 30 Januari 2016 | 00:43 WIB

Terkini

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 12:03 WIB

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

7 Cara Hemat Listrik dengan Kulkas 2 Pintu, Tagihan Terkendali Meski Dipakai Setiap Hari

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering

Riau | Senin, 14 September 2026 | 11:58 WIB

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

7 Pembersih Udara Terbaik untuk Alergi Debu, Efektif Saring Partikel Mikro Pakai HEPA Filter

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:56 WIB

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Masa Lalu Biksu Mesum di Thailand Dibongkar Polisi: Pernah Menikah dan Jadi Dukun

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 11:54 WIB

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Apakah Parfum Melati Viva Bagus dan Tahan Lama? Cek Harga dan Ulasan Penggunanya

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Apakah Serum PDRN DNA Salmon Bisa Membantu Meratakan Tekstur Bekas Jerawat Bopeng?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 11:52 WIB

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Mengapa Pemerintah Izinkan PLN Lakukan Pengeboran Gunung Ungaran di Tengah Surplus Listrik?

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 11:48 WIB

×