Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.790.000
Beli Rp2.670.000
IHSG 6.206,349
LQ45 631,211
Srikehati 317,836
JII 386,032
USD/IDR 17.738

BKPM: Produsen Makanan Ringan Asal Jepang Siap Ekspansi ke RI

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 12 Juli 2016 | 10:31 WIB
BKPM: Produsen Makanan Ringan Asal Jepang Siap Ekspansi ke RI
Kepala BKPM Franky Sibarani. [bantenprov.go.id]

Salah satu perusahaan yang bergerak di bidang industri makanan ringan asal Jepang siap untuk ekspansi bisnis dengan investasi mencapai 30 juta Dolar Amerika Serikat (AS) atau setara dengan Rp405 miliar dengan kurs APBN Rp 13.500. Melihat perkembangan bisnis di Indonesia, perusahaan juga berminat untuk membangun pergudangan yang nantinya akan sebagai penyimpanan barang dan food logistic. Perusahaan tertarik untuk membangun bisnisnya di wilayah Jabodetabek dan telah memiliki beberapa kandidat local partner.

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Franky Sibarani menyatakan bahwa perkembangan bisnis di Indonesia saat ini dinilai baik dan berkembang pesat oleh para investor. Selain itu, adanya middle income society menjadi peluang bagi para investor untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

“Gencarnya pembangunan dan berkembangnya middle income society menjadi peluang bagi para investor untuk berbisnis di Indonesia. Seperti perusahaan ini, mereka sudah memiliki cabang di Shanghai, Cina, kemudian memilih Indonesia sebagai lokasi cabang mereka selanjutnya,” ujar Franky dalam keterangan resmi kepada pers, Selasa (12/7/2016).

Franky menambahkan, perusahaan ini terbilang salah satu yang terbesar di industri makanan Jepang dengan hasil produksi berupa yogurt, es krim, jus, susu, dan roti. “Ini salah satu yang terbesar di Jepang. Mereka sangat berminat untuk investasi di Indonesia dan sudah mengetahui adanya revisi Daftar Negatif Investasi melalui Peraturan Presiden Nomor 44 Tahun 2016,” lanjutnya.

Pejabat Promosi Investasi kantor perwakilan BKPM (IIPC) Tokyo Saribua Siahaan menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi setiap minat investor Jepang yang ingin berinvestasi dan mengembangkan usahanya di Indonesia. Selain itu, IIPC Tokyo juga telah menyampaikan pada investor terkait PTSP Online dan kemudahan perizinan investasi di Indonesia. “Kantor kami di Tokyo siap memfasilitasi setiap minat investor Jepang yang mau berinvestasi di Indonesia. Adanya sistem online dan kemudahan perizinan investasi saat ini menjadi faktor penarik bagi investor,” ujarnya.

Dari data BKPM periode triwulan pertama tahun 2016, realisasi investasi dari Jepang mencapai 1,58 miliar Dolar AS terdiri dari 427 proyek dan menyerap tenaga kerja sebesar 28.377 orang. Posisi Jepang berada di bawah Singapura yang menduduki peringkat teratas. Setelah Jepang, beberapa negara lainnya adalah Hong Kong (RRT), Republik Rakyat Cina (RRC), dan Belanda.

Sedangkan dari sisi pertumbuhan komitmen investasi, Jepang masuk dalam 10 negara prioritas pemasaran yang pada tahun 2015 naik 40 persen di atas pertumbuhan komitmen investasi Penanaman Modal Asing (PMA) yang hanya 29 persen. Posisi Jepang berada di peringkat ketiga dengan pertumbuhan 95 persen mencapai 8,1 miliar Dolar AS.

Tren positif juga terjadi di angka realisasi investasi Jepang di Indonesia pada tahun 2015 mengalami peningkatan sebesar 6 persen dibandingkan periode 2014. Realisasi investasi Jepang tercatat sebesar 2,87 miliar Dolar AS, dengan total proyek 2.030 proyek serta menyerap 115.400 tenaga kerja. Kontribusi utama investasi Jepang masih didominasi oleh sektor manufaktur, khususnya sektor otomotif, elektronika dan permesinan, serta sektor kimia dan farmasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Pertama Pascalebaran, PTSP Pusat BKPM Terbitkan 248 Izin

Hari Pertama Pascalebaran, PTSP Pusat BKPM Terbitkan 248 Izin

Bisnis | Selasa, 12 Juli 2016 | 06:35 WIB

BKPM: Produsen Alat Kapal Inggris Siap Investasi di Indonesia

BKPM: Produsen Alat Kapal Inggris Siap Investasi di Indonesia

Bisnis | Senin, 11 Juli 2016 | 14:35 WIB

BKPM: Investor Australia Mulai Rambah Sektor Restoran

BKPM: Investor Australia Mulai Rambah Sektor Restoran

Bisnis | Senin, 11 Juli 2016 | 12:40 WIB

BKPM Sebut Pengusaha Sepatu Korsel Segera Bangun Pabrik di Jepara

BKPM Sebut Pengusaha Sepatu Korsel Segera Bangun Pabrik di Jepara

Bisnis | Minggu, 10 Juli 2016 | 13:44 WIB

BKPM: Perusahaan AS Kepincut Investasi Energi Baru di Indonesia

BKPM: Perusahaan AS Kepincut Investasi Energi Baru di Indonesia

Bisnis | Selasa, 05 Juli 2016 | 11:03 WIB

Kepala BKPM: Diaspora New York Jadi Duta Investasi

Kepala BKPM: Diaspora New York Jadi Duta Investasi

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 15:18 WIB

BKPM: Investor AS akan Kembangkan Produksi Lokomotif di Indonesia

BKPM: Investor AS akan Kembangkan Produksi Lokomotif di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 01 Juli 2016 | 13:12 WIB

Genjot Investasi Diaspora Indonesia, BKPM Kunjungi New York

Genjot Investasi Diaspora Indonesia, BKPM Kunjungi New York

Bisnis | Kamis, 30 Juni 2016 | 12:02 WIB

BKPM: Nilai Remitansi Diaspora Indonesia Capai 8 Miliar Dolar AS

BKPM: Nilai Remitansi Diaspora Indonesia Capai 8 Miliar Dolar AS

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 16:38 WIB

BKPM: Investor AS Siap Danai Perusahaan Startup di Indonesia

BKPM: Investor AS Siap Danai Perusahaan Startup di Indonesia

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 11:45 WIB

Terkini

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Ini Cara Miliki Rumah Lelang BTN, Harga Bisa 40% di Bawah Pasar

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:05 WIB

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

ESDM Bersiap Implementasi B50 pada 1 Juni, Jamin Tak Ganggu Stabilitas Industri Sawit

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 19:04 WIB

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

ESDM Segel Perusahaan Pengolahan BBM di Banten, Gali Unsur Pidana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:57 WIB

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Ekonomi Digital RI Diproyeksi Tembus Rp 5.500 Triliun, Tapi UMKM Masih Kurang Dana

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:51 WIB

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Saham Konglomerasi Jadi Incaran Investor Asing Lakukan Aksi Jual Rp 1,88 Triliun Hari Ini

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:31 WIB

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Buruh Indomaret Tuntut Upah Lembur Dibayar Penuh, Begini Respon Menaker

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:22 WIB

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Emiten MDLA Mulai Ekspansi, Cari Cuan Bisnis Healthcare di Kamboja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 18:01 WIB

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Kuota Program Magang Nasional Ditambah Jadi 150.000, Fresh Graduated Punya Kesempatan Kerja

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:52 WIB

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Penulis Buku Dapat Insentif Pajak, Purbaya: Mencerdaskan Kehidupan Bangsa

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:48 WIB

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026

Purbaya Mendadak Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Batal Berlaku Juni 2026

Bisnis | Selasa, 26 Mei 2026 | 17:27 WIB