Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.875.000
Beli Rp2.760.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...
USD/IDR 17.184

Program 100-0-100 Didorong Masuk Bahasan Habitat III

Adhitya Himawan | Suara.com

Selasa, 19 Juli 2016 | 15:45 WIB
Program 100-0-100 Didorong Masuk Bahasan Habitat III
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. [Dok. Ditjen Bina Marga]

Target program 100-0-100 yang diprakarsai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat didorong masuk dalam pembahasan Konferensi PBB tentang Perumahan dan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan III atau Habitat III yang digelar di Quito, Ekuador, 17-20 Oktober.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (19/7/2016), mengatakan Indonesia sebagai tuan rumah pertemuan persiapan (Preparatory Meeting/PrepCom3) untuk Habitat III punya kesempatan mendorong target 100-0-100 masuk menjadi agenda baru perkotaan dunia.

"Indonesia punya agenda pembangunan perkotaan 100-0-100 dan kita punya kepentingan untuk bisa memasukan program tersebut dalam draf PrepCom3 yang nantinya dibahas dalam Habitat III," katanya.

Basuki menuturkan, program 100-0-100 yaitu 100 persen sanitasi layak, 0 persen permukiman kumuh dan 100 persen air minum layak pada 2019 merupakan program yang digulirkan pemerintah untuk memberi solusi masalah perkotaan yang kebanyakan susah mengakses air bersih, sanitasi tidak layak dan permukiman kumuh.

Indonesia sebagai negara berpenduduk keempat terbanyak dunia dinilai memiliki banyak tantangan karena sekitar 53,3 persen penduduknya tinggal di perkotaan.

Selain itu, sebagai negara kepulauan, Indonesia juga dinilai memiliki tantangan tersendiri terkait pembangunan infrastruktur dan penyediaan kebutuhan masyarakat.

"Isu-isu perkotaan di Indonesia ini akan menjadi agenda yang disuarakan pada kesepatan agenda baru perkotaan termasuk juga target 100-0-100 agar mempermudah komunikasi internasional nantinya," katanya.

Meski program tersebut didorong untuk masuk bahasan internasional, hingga saat ini, pencapaian target 100-0-100 di dalam negeri masih belum signifikan. Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR Andreas Suhono mengatakan hingga saat ini capaian target naik dua persen per tahunnya.

"Untuk 2016 juga ada peningkatan sekitar dua persen di mana air minum layak mencapai 72 persen, permukiman kumuh berkurang 1,5 persen dan sanitasi layak baru mencapai 60 persen," katanya. Konferensi PPB tentang Perumahan dan Pembangunan Perkotaan Berkelanjutan yang dikenal sebagai Habitat merupakan ajang pertemuan 20 tahun sekali yang digelar sejak 1976 di Vancouver, Kanada. Konferensi kedua pada 1996, Habitat II digelar di Istanbul, Turki. Ada pun Habitat III yang akan digelar di Quito, Ekuador, Oktober mendatang diawali dengan PrepCom1 di New York, AS (17-18 September 2014), dan PrepCom2 di Nairobi, Kenya (14-16 April 2015) dan PrepCom3 di Surabaya, Indonesia (25-27 Juli 2016). Perhelatan itu merupakan agenda internasional yang fokus pada isu pembangunan perkotaan dan permukiman berkelanjutan yang nantinya akan dapat diterapkan di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Presiden Jokowi akan Buka Konferensi PBB Terkait Perumahan

Presiden Jokowi akan Buka Konferensi PBB Terkait Perumahan

Bisnis | Selasa, 19 Juli 2016 | 15:05 WIB

Pembahasan Dana Investasi Real Estate

Pembahasan Dana Investasi Real Estate

Foto | Senin, 18 Juli 2016 | 16:53 WIB

Gubernur BI Prediksi Investasi DIRE akan Marak di 2017

Gubernur BI Prediksi Investasi DIRE akan Marak di 2017

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 15:38 WIB

Jokowi Sindir Banyak Developer Bangun Properti di Luar Negeri

Jokowi Sindir Banyak Developer Bangun Properti di Luar Negeri

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 14:51 WIB

Darmin Optimis DIRE Percepat Pembangunan Properti di Indonesia

Darmin Optimis DIRE Percepat Pembangunan Properti di Indonesia

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 13:00 WIB

Jokowi Beri Pengarahan Kepala Daerah Terkait DIRE

Jokowi Beri Pengarahan Kepala Daerah Terkait DIRE

Bisnis | Senin, 18 Juli 2016 | 12:56 WIB

REI Sumatera Utara Optimis Bisa Bangun 12 Ribu Unit Rumah Subsidi

REI Sumatera Utara Optimis Bisa Bangun 12 Ribu Unit Rumah Subsidi

Bisnis | Sabtu, 02 Juli 2016 | 20:08 WIB

Pembangunan 13 Ribu Rumah di Papua Ditargetkan Kelar 2018

Pembangunan 13 Ribu Rumah di Papua Ditargetkan Kelar 2018

Bisnis | Rabu, 29 Juni 2016 | 17:25 WIB

Pembangunan Rumah Khusus di Papua Telan Rp400 Miliar

Pembangunan Rumah Khusus di Papua Telan Rp400 Miliar

Bisnis | Selasa, 28 Juni 2016 | 13:51 WIB

REI: Sektor Properti Mempengaruhi 174 Industri Lain

REI: Sektor Properti Mempengaruhi 174 Industri Lain

Bisnis | Rabu, 22 Juni 2016 | 13:37 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Harga BBM Naik, Ini Warga RI yang 'Halal' Beli Bensin Subsidi

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 18:35 WIB

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Permudah Akses Keuangan Pedagang, BTN Ekspansi Bisnis ke Ekosistem Koperasi Pasar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:49 WIB

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Lawan Imunitas Algoritma, Prof Harris: Masa Rokok Bisa Digugat, Kode Digital Tidak?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 16:43 WIB

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Ambisi Swasembada Gula 2028 Terganjal Mesin Tua dan Kiamat Lahan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:53 WIB

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bos-bos BCA Kompak Serok Saham Sendiri Saat Harga Diskon, Apa Dampaknya?

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:34 WIB

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Orang Kaya Ngeluh LPG 12 Kg Naik, Bahlil: Sorry Yee!

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:22 WIB

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Selat Hormuz Dibuka Lagi, Tapi Dua Kapal Milik Pertamina Masih Tersandera

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 15:06 WIB

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Dobrak Sekat Perbankan dan Telko, BTN-Indosat Berduet Percepat Inklusi Keuangan

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:57 WIB

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Harga Plastik Naik, Bapanas Waspadai Dampaknya ke Harga Beras dan Gula

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 14:31 WIB

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Selat Hormuz Dibuka, PIS Siapkan Rute Darurat agar 2 Kapal Pertamina Kembali Berlayar

Bisnis | Sabtu, 18 April 2026 | 13:21 WIB