Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

BNN Minta OJK Pantau Transaksi Penjualan Narkoba

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Jum'at, 19 Agustus 2016 | 12:36 WIB
BNN Minta OJK Pantau Transaksi Penjualan Narkoba
MoU Kampanye Gerakan Bersih Narkoba Oleh OJK di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016). (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Kepala Badan Narkotika Nasional Budi Waseso meminta kepada Otoritas Jasa Keuangan untuk memperketat pengawasan di sektor jasa keuangan untuk mempersempit gerak para bandar narkoba.

Pasalnya, sektor jasa keuangan sangat berkaitan erat dengan adanya transaksi yang dilakukan bandar narkoba yang sangat bergantung pada sektor jasa keuangan.

"Karena semua transkasi para bandar ini masih sangat mengandalkan jasa keuangan untuk melancarkan bisnisnya. Jadi kami berharap OJK meningkatkan pengawasan di seluruh sektor jasa keuangan untuk mempersempit herak para bandar ini," kata Buwas saat memberikan kata sambutannya dalam MoU Kampanye Gerakan Bersih Narkoba Oleh OJK di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (19/8/2016).

Ia pun meminta kepada OJK untuk bertindak tegas jika dilapangan menemukan pergerakan yang mencurigakan dari salah satu rekening nasabah untuk segera melaporkan ke BNN.

"Jadi semua perbankan harus dipanta kalau perlu langsung membekukan rekening nasabah yang diduga ada transaksi narkoba berdasarkan perintah BNN," tegasnya.

Buwas mengaku, dengan cara ini, maka OJK akan sangat membantu pemerintah melakukan tindakan nyata memberantas penyebaran narkotika di Indonesia.

"Kalau selama ini kan elemen lembaga atau masyarakat hanya sekedar slogan, tidak ada tindak lanjutnya memang sulit kalau seperti itu. Tapi kalau ada tindakan nyata status darurat narkoba itu bisa hilang," kata Buwas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

OJK-BNN Dukung Gerakan Bersih Narkoba di Jasa Keuangan

OJK-BNN Dukung Gerakan Bersih Narkoba di Jasa Keuangan

Bisnis | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 12:00 WIB

Suami-Istri Edarkan Sabu Demi Rp10 Juta Sebulan

Suami-Istri Edarkan Sabu Demi Rp10 Juta Sebulan

News | Jum'at, 19 Agustus 2016 | 11:09 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran 6,6 Kg Sabu dari Sindikat WNI Malaysia

Polisi Gagalkan Peredaran 6,6 Kg Sabu dari Sindikat WNI Malaysia

News | Selasa, 16 Agustus 2016 | 15:51 WIB

Polri: Sepanjang 2016, Kasus Narkotika Meningkat 47 Persen

Polri: Sepanjang 2016, Kasus Narkotika Meningkat 47 Persen

News | Senin, 15 Agustus 2016 | 14:19 WIB

Berjaringan Internasional Solusi Lacak Sindikat Narkoba Kakap

Berjaringan Internasional Solusi Lacak Sindikat Narkoba Kakap

News | Minggu, 14 Agustus 2016 | 19:51 WIB

Yenti Ganarsih: Bandar Narkoba Harus Dijerat UU TPPU

Yenti Ganarsih: Bandar Narkoba Harus Dijerat UU TPPU

News | Minggu, 14 Agustus 2016 | 19:20 WIB

Cara Filipina Berantas Narkoba Perlu Ditiru Indonesia

Cara Filipina Berantas Narkoba Perlu Ditiru Indonesia

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 23:54 WIB

OJK Catat 1.900 Pengaduan Nasabah Terkait Perbankan

OJK Catat 1.900 Pengaduan Nasabah Terkait Perbankan

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 14:46 WIB

LAPS Terima 47 Laporan Sengketa Jasa Keuangan

LAPS Terima 47 Laporan Sengketa Jasa Keuangan

Bisnis | Kamis, 11 Agustus 2016 | 12:53 WIB

Tukang Kredit Jual Sabu di Surabaya

Tukang Kredit Jual Sabu di Surabaya

News | Kamis, 11 Agustus 2016 | 05:32 WIB

Terkini

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Pertamina dan POSCO International Jajaki Kerja Sama Pengembangan Teknologi Rendah Karbon

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 21:40 WIB

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Update Harga BBM SPBU Shell, BP dan Vivo saat Minyak Dunia Lewati USD 100 per Barel

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 20:05 WIB

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Indonesia-Korsel Teken 10 MoU Senilai Rp 173 Triliun, Kerja Sama AI hingga Energi Bersih

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:38 WIB

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

IHSG Terus-terusan Anjlok, OJK Salahkan Sentimen Negatif Global

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Penyebab Rupiah Melemah Tembus Rp17.002 per Dolar AS Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:58 WIB

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Profil PT PP Presisi Tbk (PPRE): Anak Usaha BUMN, Siapa Saja Pemegang Sahamnya?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:44 WIB

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

RI Masuk 3 Besar Dunia Peminat Aset Kripto Riil, OSL Rilis 'Tabungan' Emas Digital

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 17:41 WIB

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Pasar Semen Domestik Lesu, SMGR Putar Otak Jualan ke Luar Negeri

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:46 WIB

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Dilema Selat Hormuz: DEN Minta Warga Tenang, Stok BBM Nasional Masih Terjaga

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:39 WIB

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Impor Mobil Pikap Tembus Rp 975,5 Miliar di Januari-Februari 2026, Buat Kopdes Merah Putih?

Bisnis | Kamis, 02 April 2026 | 16:20 WIB