Menteri Airlangga Promosikan Kawasan Industri ke Investor AS

Adhitya Himawan

Sabtu, 17 September 2016 | 14:12 WIB
Menteri Airlangga Promosikan Kawasan Industri ke Investor AS
Kawasan Industri Pulogadung di Jakarta Timur, Senin (18/7/2016). [Suara.com/Adhitya Himawan]

Peluang berinvestasi di Indonesia semakin menguntungkan dengan didukung jumlah pendudukkelas menengah yang terus meningkat dan memiliki potensi pasar sebesar USD1,8 Triliun, bonus demografis, serta didukung adanya sumber daya alamyang terjamin. Selain itu,ditunjang pula oleh iklim politik yang stabil dalam sepuluh tahun terakhir. Faktor-faktor tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan oleh Amerika Serikat untuk meningkatkan investasinya di Indonesia.

“Kami harapkan investasi Amerika Serikat di Indonesia, dari komitmen investasi di 73 proyek industri yang totalnya masih di bawah 100 juta Dolar Amerika Serikat (AS), dapat meningkat,” papar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam dialog US-Indonesia Investment Summit yang diselenggarakan AmCham Indonesia di Jakarta, Jumat (16/9/2016). 

Komitmen investasi tersebut, dijelaskan Menperin, meliputi sektor industri makanan dan minuman, industri logam, permesinan dan elektronika, kimia dan industri farmasi. Sementara itu, peluang lain yang potensial bagi investor Amerika Serikat terdapat di sektor hilirisasi industri berbasis sumber daya mineral, industri gasifikasi batubara dan industri petrokimia, industri agro, industri galangan kapal serta industri komponen otomotif dan kedirgantaraan.

Menperin mengharapkan dukungan dari pelaku industri Amerika Serikat dalam meningkatkan nilai tambah pada industri Indonesia melalui hilirisasi industriuntuk mengurangi ketergantungan industri domestik terhadap bahan baku impor, bahan pendukung dan barang modal.

Selain itu, Menperin juga mempromosikan empat kawasan industri yang sangat prospektif untuk investor yang saat ini sedang dibangun, yakni kawasan industri Dumai, kawasan industri JIIPE Gresik, kawasan industri Kendal serta kawasan indstri Kaltim.  Keempatnya memiliki lokasi yang strategis, didukung fasilitas infrastruktur yang memadai serta memiliki sumber daya alam dan energi yang dibutuhkan oleh industri.

Dalam sesi diskusi yang juga menghadirkan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Trikasih Lembong, dengan moderator Managing Director AmCham Indonesia Lin Neumann tersebut, Airlangga mengharapkan investasi Amerika Serikat di Indonesia dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi kedua negara dalam meningkatkan nilai tambah industri manufaktur dan, bila memungkinkan, meningkatkan kontribusi signifikan industri dalam negeri pada jaringan produk global. “Investasi Amerika Serikat di sektor industri berperan penting dalam peningkatan kapabilitas teknologi di Indonesia, sehingga Indonesia dapat berpartisipasi dalam global value chain,” ujarnya.

Dalam lima tahun terakhir, Indonesia memperoleh surplus perdagangan dengan Amerika Serikat sebesar 8,6 Miliar Dolar AS. Pada 2015, ekspor Indonesia ke Amerika Serikat sebesar USD16,2 Miliar, sedangkan impor mencapai USD7,6 MIliar. Pada triwulan II 2016, penanaman modal asing (PMA) di sektor industri mencapai 3,85 Miliar Dolar AS, atau meningkat 58,3 persen dibanding periode yang sama tahun 2015 (2,43 Miliar Dolar AS). Di semester I 2016, indusri manufaktur berkontribusi hingga 9,32 Miliar Dolar AS, atau 66,2 persen dari total investasi asing sebesar 14,07 Miliar Dolar AS.

Amerika Serikat merupakan tujuan ekspor utama produk Indonsia, selain Jepang, Tiongkok dan Singapura. Namun, Indonesia masih berada di posisi keenam negara asal impor bagi Amerika Serikat, di bawah Cina, Singapura, Jepang, Thailand dan Malaysia.Diharapkan, posisi Indonesia dapat menguat sebagai salah satu partner strategis di kawasan Asia.

Untuk menciptakan iklim usaha yang kondusif, pemerintah Indonesia memberikan insentif bagi investor, di antaranya tax holiday, tax allowance, dan pembebasan bea masuk untuk impor mesin dan bahan baku tertentu.

Kerjasama Pengembangan IKM

Airlangga menjelaskan, saat ini pemerintah Indonesia mendorong pertumbuhan IKM melalui dua cara. Pertama, memberikan bantuan dan dukungan akses pembiayaan. Dukungan yang diberikan termasuk bantuan peningkatan kapasitas IKM sehingga mampu menghasilkan produk yang memenuhi standar kualitas industri dan SNI. Kedua, melalui pemanfaatan teknologi informasi untuk pengembangan IKM.

Untuk strategi kedua, saat ini Kemenperin bekerja sama dengan JETRO Jepang dalam penyusunan database IKM. Pemerintah jugatengah membangun platform yang menghubungkan pelaku IKM dengan e-commerce untuk meningkatkan kapabilitas IKM di pasar. “Dalam kunjungan ke Cina kemarin, kami berbicara dengan Alibaba dan Huawei tentang peluang kerjasama di bidang tersebut,” Menperin mejelaskan.

Selain itu, Kemenperin mendukung kebutuhan logistik untuk ekspor IKM serta memfasilitasi perusahaan startup domestik. Menperin mengatakan, pemerintah juga mendukung pembuatan arsitektur untuk platform asal luar negeri, termasuk dari Amerika Serikat, yang mendukung pengembangan IKM.

Senada dengan Menperin, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyampaikan peluang kerjasama kepada perusahaan besar asal Amerika Serikat untuk mendukung pengembangan usaha kecil dan menengah di Indonesia. “Hasilnya akan win-win bagi perusahaan maupun IKM,” ujar Enggar.

Kepala BKPM Thomas Trikasih Lembong menyatakan bahwa hambatan bagi IKM sebelumnya adalah adanya regulasi-regulasi yang menyulitkan. Sehingga, di situlah letak pentingnya kebijakan deregulasi dan paket ekonomi. Strategi mengembangkan IKM adalah dengan menjadikannya bagian dari ekonomi formal. Dukungan yang diperlukan IKM, ujar Tom, antara lain dalam bentuk pelatihan, fasilitasi akses pasar, serta promosi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menperin Yakin Indonesia Bisa Jadi Negara Industri Maju

Menperin Yakin Indonesia Bisa Jadi Negara Industri Maju

Bisnis | Sabtu, 17 September 2016 | 14:02 WIB

Menperin: Industri Baja Serap 350 Ribu Tenaga Kerja

Menperin: Industri Baja Serap 350 Ribu Tenaga Kerja

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 13:42 WIB

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan 20 Ribu Pengusaha Kecil Baru

Pemerintah Targetkan Pertumbuhan 20 Ribu Pengusaha Kecil Baru

Bisnis | Jum'at, 16 September 2016 | 13:34 WIB

Pemerintah akan Bangun Kawasan Kaki Jembatan Sisi Madura

Pemerintah akan Bangun Kawasan Kaki Jembatan Sisi Madura

Bisnis | Rabu, 14 September 2016 | 11:06 WIB

Kemenperin Bidik Pertumbuhan Industri Agro 7,7 Persen

Kemenperin Bidik Pertumbuhan Industri Agro 7,7 Persen

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 10:50 WIB

Industri Gasifikasi Batubara Jepang Diajak Investasi di Indonesia

Industri Gasifikasi Batubara Jepang Diajak Investasi di Indonesia

Bisnis | Senin, 12 September 2016 | 09:43 WIB

Industri Serat Optik Pertama di ASEAN Beroperasi di Karawang

Industri Serat Optik Pertama di ASEAN Beroperasi di Karawang

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 14:54 WIB

Kemenperin Sinkronisasi Roadmap Industri Hulu-Hilir

Kemenperin Sinkronisasi Roadmap Industri Hulu-Hilir

Bisnis | Jum'at, 09 September 2016 | 14:48 WIB

Airlangga Minta Kawasan Industri Dapat Harga Gas yang Kompetitif

Airlangga Minta Kawasan Industri Dapat Harga Gas yang Kompetitif

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 14:53 WIB

Panasonic Targetkan Bisnis Pompa Air Capai 15 Miliar Yen di 2020

Panasonic Targetkan Bisnis Pompa Air Capai 15 Miliar Yen di 2020

Bisnis | Kamis, 08 September 2016 | 14:37 WIB

Terkini

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

×