Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.665.000
Beli Rp2.535.000
IHSG 6.101,333
LQ45 598,429
Srikehati 292,525
JII 363,372
USD/IDR 17.863

IPW Prediksi Investasi Properti Lebih Dari Rp70 Triliun

Adhitya Himawan

Minggu, 09 Oktober 2016 | 02:28 WIB
IPW Prediksi Investasi Properti Lebih Dari Rp70 Triliun
Komplek perumahan sederhana di Curug, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (11/9/2016).

Tax amnesty di Indonesia terbilang sukses bahkan paling sukses di dunia. Periode pertama amnesti pajak telah berakhir pada 30 September 2016 mencapai Rp3.625 triliun berdasarkan surat pernyataan harta (SPH). Harta tersebut terdiri atas deklarasi dalam negeri senilai Rp 2.536 triliun, deklarasi luar negeri senilai Rp952 triliun, dan repatriasi Rp137 triliun.

Apakah dampak luar biasa tax amnesty ini akan menyentuh sektor properti? Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch sebelumnya pernah memperkirakan bahwa sebesar Rp70 triliun dana repatriasi ini akan masuk ke properti. Menurut beliau dengan asumsi sampai akhir masa tax amnesty 1 April 2017 diperkirakan dana masuk sebesar Rp150 triliun.

"Melihat perkembangan saat ini maka tidak mustahil nilai itu akan tercapai bahkan melebihi perkiraan sebelumnya. Angka Rp70 triliun atau sebesar 47 persen dari perkiraan dana repatriasi pun dirasakan tidak terlalu muluk, bahkan dimungkinkan sampai 60 persen-nya akan masuk ke sektor properti," kata Ali dalam keterangan tertulis, Jumat (7/10/2016).

Momen ini sangat luar biasa karena bertepatan dengan siklus properti yang sudah mulai bergerak naik. Dari hasil analisis yang dilakukan Indonesia Property Watch, saat ini tren penjualan properti telah bergerak tipis atau tumbuh 3,2 persen berdasarkan unit terjual. Meskipun masih kecil namun ini lebih merupakan sinyal positif bahwa properti sudah mulai bergerak naik. Dengan adanya tambahan 'bahan bakar' dari dana repatriasi ini maka pergerakan properti akan luar biasa dan akan mulai terasa sekali di triwulan II tahun 2017. "Belum lagi bila dihubungkan dengan beberapa stimulus yang 'kebetulan' berbarengan," ujar Ali.

Dana repatriasi yang diparkirkan pada instrumen perbankan dapat masuk ke sektor properti melalui beberapa jalur, antara lain pembelian saham properti di bursa saham, penyertaan modal kepada para pengembang, atau pembelian langsung properti. Dengan dikeluarkannya PMK 122 tahun 2016 yang dengan jelas memperbolehkan pembelian langsung ke sektor properti berupa tanah dan atau bangunan. Pembelian langsung properti ini dipercaya menjadi salah satu bentuk investasi yang paling solid dan aman yang seharusnya paling banyak di pilih para investor. Dengan dana yang masuk ke sektor properti sebesar Rp 70 triliun berarti akan terjadi peningkatan 1,5 kali lipat kapitalisasi pasar properti efektif di tahun 2017 dengan rata-rata kapitalisasi pasar properti nasional sekitar Rp 150 triliun per tahun. Ini belum termasuk dana-dana diluar repatriasi yang telah dideklarasikan.

“Masuknya aliran dana ke sektor properti tentunya tidak harus selalu dari dana repatriasi, bahkan para obyek pajak yang telah mendeklarasikan hartanya pun tetap memiliki uang yang selalu siap untuk segera diinvestasikan properti khususnya akan menyasar di segmen menengah atas,” lanjut Ali.

Di tengah eforia aliran dana repatriasi ke sektor properti Ali mengingatkan bahwa dimungkinkan harga properti menengah atas akan meningkat, dan pemerintah harus mempunyai langkah antisipatif karena diperkirakan harga-harga tanah di beberapa wilayah akan ikut terdongrak naik. "Jangan sampai tanah-tanah untuk penyediaan rumah rakyat menjadi semakin terbatas," tutup Ali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dana Tax Amnesty di Maybank Indonesia Masih Sedikit

Dana Tax Amnesty di Maybank Indonesia Masih Sedikit

Bisnis | Rabu, 05 Oktober 2016 | 14:00 WIB

Luhut Ingin Sektor ESDM Tampung Dana Tax Amnesty

Luhut Ingin Sektor ESDM Tampung Dana Tax Amnesty

Bisnis | Selasa, 04 Oktober 2016 | 14:53 WIB

Sampai Kemarin, Dana Tax Amnesty Bank Mandiri Rp14,5 Triliun

Sampai Kemarin, Dana Tax Amnesty Bank Mandiri Rp14,5 Triliun

Bisnis | Sabtu, 01 Oktober 2016 | 12:48 WIB

Proyk LRT di Cawang Diprediksi Dongkrak Investasi Properti

Proyk LRT di Cawang Diprediksi Dongkrak Investasi Properti

Bisnis | Kamis, 29 September 2016 | 22:30 WIB

Jelang Deadline Periode I, Capaian Tax Amnesty Melonjak

Jelang Deadline Periode I, Capaian Tax Amnesty Melonjak

Bisnis | Rabu, 28 September 2016 | 06:07 WIB

Wow, Harta WNI yang Ada Di Singapura Mencapai Rp336 Triliun

Wow, Harta WNI yang Ada Di Singapura Mencapai Rp336 Triliun

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 22:38 WIB

Tampung Dana Tax Amnesty, Bank OCBC Bikin Produk Trustee

Tampung Dana Tax Amnesty, Bank OCBC Bikin Produk Trustee

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 21:35 WIB

Tebusan Tax Amnesty Per 25 September Capai Rp42,2 Triliun

Tebusan Tax Amnesty Per 25 September Capai Rp42,2 Triliun

Bisnis | Senin, 26 September 2016 | 00:02 WIB

Dana Tax Amnesty Bank Mandiri Capai Rp7,37 Triliun

Dana Tax Amnesty Bank Mandiri Capai Rp7,37 Triliun

Bisnis | Minggu, 25 September 2016 | 21:17 WIB

Manulife Tegaskan Belum Ada Dana Repatriasi yang Masuk

Manulife Tegaskan Belum Ada Dana Repatriasi yang Masuk

Bisnis | Rabu, 21 September 2016 | 15:02 WIB

Terkini

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Daftar Saham yang Meroket di Tengah Koreksi IHSG Sesi I

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:32 WIB

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Gas Mahal Picu PHK 55 Ribu Buruh, ESDM: Industri yang Mana Dulu!

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:08 WIB

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:37 WIB

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:36 WIB

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:15 WIB

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 12:02 WIB

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:47 WIB

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong  Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:36 WIB

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29 WIB

Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?

Bisnis | Rabu, 24 Juni 2026 | 11:11 WIB