Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.570.000
Beli Rp2.450.000
IHSG 5.695,116
LQ45 556,746
Srikehati 275,044
JII 335,012
USD/IDR 0

Investasi Masuk ke Poso Capai Rp6,5 Triliiun

Adhitya Himawan

Sabtu, 05 November 2016 | 15:05 WIB
Investasi Masuk ke Poso Capai Rp6,5 Triliiun
Pantai di Poso, Sulawesi Tengah. [Shutterstock]

Berbeda dengan Jakarta yang dilanda ketegangan sektarian, bekas daerah konflik Kabupaten Poso jutsru tengah berpesta dan bergembira dengan agenda tahunan Festival Tektonik Danau Poso. Sebanyak 15ribu warga Muslim, Kristen, Hindu, dan Budha hanyut dalam kemeriaan dan kegembiraan pesta dan Festival Danau Poso (FDP) yang diramaikan bekas vokalis Dewa-19 Once dan kawan-kawan selama sepekan ini di Kota Tentena, Kabupaten Poso.

“Kepada Indonesia dan dunia, kami katakan bahwa berkelahi tidak ada gunanya. Lebih dari 15 tahun lalu kami berkelahi dan tidak ada gunanya sama sekali, selain kehancuran. Anda mau itu, silakan, kami tidak mau lagi. Kapok kita,” ujar tokoh muda Poso Rizal Calvary Marimbo dalam keterangannya, Sabtu (5/11/2016). Rizal mengatakan, konflik sektarian tidak ada manfaatnya sama sekali. Sebab itu, jangan sampai perpolitikan nasional malah mengulang kebodohan yang pernah terjadi di Poso. “Dulu kebodohan kami secara kolektif, berkelahi. Sekarang kami sudah pintar,” ujar dia.

Senada dengan itu, Tokoh Masyarakat Poso Hendrik “Acheo” Lyanto mengatakan, masyarakat Poso sudah dewasa dalam hal hidup dalam keragaman. Sebab itu, masyarakat Poso dapat menjadi contoh nyata hidup dalam keragaman saat ini. “Hal itu terlihat dari semua lapisan agama, suku, dan profesi bahu membahu menyukseskan pesta Danau Poso terakbar sepanjang sejarah festitval ini digelar 2-5 Oktober ini,” ujar Hendrik.

Hal yang sama diutarakan oleh Tokoh Muda Muslim Uztad Darwis Waru. Darwis mengatakan, soal kerukunan umat beragama di Poso sudah selesai. Sebab itu, Poso jauh lebih siap dibandingkan daerah lain untuk melaju membangun ketertinggalan. “Saya kira Poso siap membangun sektor unggulanya pariwisata. Ketegangan antar kelompok itu sudah jadi masa lalu kami. Masa depan kami adalah kemajuan dan mendatangkan lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara ke sini, agar masyarakat lebih sejahtera dari pariwisata,” ujar tokoh Ansor yang pernah aktif berjuang dalam perdamaian Poso ini.

Hendrik mengatakan, FDP kali ini merupakan yang terakbar dan termeriah sejak pertama kali digelar pada tahun 1980-an. Sebanyak puluhan artis nasional, Menpora Imam Nahrowi, dan Runner-up Putri Indonesia 2015 Gresya Amanda memeriahkan acara ini. Selain diisi oleh artis-artis Ibu Kota, kegiatan lain akan digelar seperti pergelaran massal tarian tradisional setempat Moende, pemilihan putri Danau Poso, kuliner, serta pameran produk unggulan juga akan meramaikan acara tersebut. Ada juga lomba lari marathon mengelilingi danau poso sejauh 42 km yang diikuti oleh para pelari dari tingkat nasional hingga internasional. Malam penutupan diisi oleh acara penetapan putri Danau Poso, pesta kembang api dan pelepasan lampion untuk memecahkan rekor MURI.

Sejak acara FDP digelar, lebih dari 30ribu orang telah berkunjung ke Kota Wisata Tentena. Kunjungan tersebut membuat perekonomian rakyat di sekitar Danai Poso berdenyut. “Sebab itu, kita optimis Poso akan melaju lebih kencang ke depan, sebab isu-isu sektarian sudah sirna dan keamanan sudah sungguh sangat baik dan lebih aman daripada daerah lain,” ujar Acheo.

Sedangkan Darwis mengatakan, orang Poso merupakan masyarakat yang ramah terhadap wisatawan dan orang asing. Sebab itu, keramah-tamahan ini harus terus membudaya sampai ke desa-desa di sekitar Danau Poso. “Suka membantu dan ramah tamah itu budaya kita. Mari kita jaga dan pelihara sifat kita yang selalu terbuka. Biarpun alamnya indah kalau tidak ramah, lama-lama wisatawan tidak mau datang lagi,” pungkas dia.

Berinvestasi

Selain memajukan pariwisata, Poso juga diproyeksikan menjadi tujuan investasi nasional. Investasi yang masuk ke Poso telah mencapai Rp6,5 triliun. Sebagian besar investasi tersebut bergerak disektor energi baru terbarukan dari sebanyak sembilan perusahaan yang berinvestasi ke Poso.”Kita berharap dibawah kepemimpinan Bupati Darmin Sigilipu saat ini, Poso akan menjadi primadona investasi nasional, sebab kita punya listrik, punya komoditas, punya lahan yang luas, punya keindahan alam, punya laut yang luas, punya danau, punya kayu, sawah, punya gunung, semua kita punya,” ujar Rizal.

Rizal mengatakan, tercatat, sejak 2005 PT Poso Energy telah berinvestasi sebesar Rp2,94 triliun. Perusahaan yang sama juga tengah berinvestasi lagi sebesar Rp2,95 triliun. Selain itu, PT Killo Trans Energi menanamkam modalnya sebesar hampir Rp1 triliun dan PT Arkora juga hampir Rp 1 triliun untuk menggarap energi listrik, disusul PT Arjuna dengan investasi sebesar Rp234 miliar. Dari Grup Astra, PT Sawit Jaya Abadi (SJA) II membuka perkebungan sawit seluas 8000 ha senilai Rp355 miliar. Kemudian Poso City Mall berinvestasi sebessar Rp70 miliar. “Kita berharap investasi ini terus berkembang dan menyejahterakan masyarakat Poso ke depan,” ujar dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misbakhun Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Investasi Aman

Misbakhun Ajak Masyarakat Lebih Cerdas Memilih Investasi Aman

Bisnis | Sabtu, 05 November 2016 | 07:29 WIB

Indonesia Ajak Rusia Investasi di 20 SKPT Pulau-pulau Terluar

Indonesia Ajak Rusia Investasi di 20 SKPT Pulau-pulau Terluar

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 15:07 WIB

Begini Modus Kejahatan UN Swissindo Menurut OJK

Begini Modus Kejahatan UN Swissindo Menurut OJK

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 14:30 WIB

OJK Anggap Aktivitas Dream for Freeedom Bersifat Ilegal

OJK Anggap Aktivitas Dream for Freeedom Bersifat Ilegal

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 14:17 WIB

OJK Bongkar Kasus Investasi Ilegal PT Cakrabuana Sukses Indonesia

OJK Bongkar Kasus Investasi Ilegal PT Cakrabuana Sukses Indonesia

Bisnis | Selasa, 01 November 2016 | 14:07 WIB

IPW Sinyalir Pasar Perumahan Mulai Tumbuh Positif

IPW Sinyalir Pasar Perumahan Mulai Tumbuh Positif

Bisnis | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 06:48 WIB

Arus Investasi di Indonesia Q3 2016 Sebesar Rp155,3 Triliun

Arus Investasi di Indonesia Q3 2016 Sebesar Rp155,3 Triliun

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 13:23 WIB

Investasi Infrastruktur RI di Malaysia Ada 98 Proyek

Investasi Infrastruktur RI di Malaysia Ada 98 Proyek

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2016 | 06:41 WIB

Indonesia Masuk Top 10 Reformers Kemudahan Berusaha

Indonesia Masuk Top 10 Reformers Kemudahan Berusaha

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 13:57 WIB

Survei EODB 2017 Sebut RI Teratas di Daftar Top Reformers

Survei EODB 2017 Sebut RI Teratas di Daftar Top Reformers

Bisnis | Kamis, 27 Oktober 2016 | 09:56 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Harga Minyak Dunia Anjlok Usai Iran dan AS Capai Kemajuan Negosiasi, Brent Turun ke 70 Dolar AS

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 09:08 WIB

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Itung-itungan Driver Ojol, Kenapa Pendapatannya Turun Setelah Potongan 8% Berlaku

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:49 WIB

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Cara Menakar Nilai Wajar Mata Uang, Analis Ungkap Kunci Baca Arah Rupiah hingga Dolar

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:45 WIB

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Survei: 78,6% Konsumen Nilai Haknya Diabaikan dalam Aturan Rokok Terbaru

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:40 WIB

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

BBCA Diramal Belum Bisa Tembus Rp6.000 Hari Ini

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

UMKM Indonesia Berpeluang Jadi Motor Baru Ekspor, Ini Syaratnya

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 08:10 WIB

Transformasi IT, BSI Bidik Masuk Top 5 Bank Syariah Global

Transformasi IT, BSI Bidik Masuk Top 5 Bank Syariah Global

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:35 WIB

Prudential Soroti Risiko Korupsi yang Mengintai Sektor Keuangan

Prudential Soroti Risiko Korupsi yang Mengintai Sektor Keuangan

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:25 WIB

Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34 Persen, Bank Indonesia Pastikan Masih Terkendali

Inflasi Juni 2026 Naik Jadi 3,34 Persen, Bank Indonesia Pastikan Masih Terkendali

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 07:22 WIB

Terungkap! Ini Alasan Penumpang Tetap Setia Naik Kereta Meski Tarif Naik

Terungkap! Ini Alasan Penumpang Tetap Setia Naik Kereta Meski Tarif Naik

Bisnis | Kamis, 02 Juli 2026 | 06:54 WIB

×