Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.767.000
Beli Rp2.632.000
IHSG 6.599,240
LQ45 651,086
Srikehati 320,576
JII 428,616
USD/IDR 17.661

APTI Kritik NRT Menghancurkan Industri Rokok Kretek Nasional

Adhitya Himawan | Suara.com

Minggu, 15 Januari 2017 | 14:25 WIB
APTI Kritik NRT Menghancurkan Industri Rokok Kretek Nasional
Ilustrasi rokok kretek. [Shutterstock]

Ketua Departemen Antar Lembaga Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Yudha Sudarmaji menilai terapi pengganti nikotin (Nicotine Replacement Theraphy/NRT) sebagai penghancuran Industri kretek nasional yang dilakukan oleh Industri Farmasi Nikotin. Pasalnya, didalam industri kretek nasional ada penyuplai bahan baku, yaitu petani tembakau.

"Dalam industri kretek nasional ada banyak aspek keunggulan dibanding NRT, utamanya dari sisi Pendapatan Negara, tenaga kerja, sosial dan budaya," kata Yudha di Jakarta, Jumat (13/1/2017).

Menurutnya, pendapatan Negara dari sektor industri kretek nasional kian meningkat tiap tahunnya. Data tahun 2015, penerimaan cukai dan pajak mencapai Rp173,9 triliun. Sementara dari sektor tenaga kerja yang terlibat langsung di sektor tembakau tercatat 6,3 juta. Dari sisi budaya, kretek merupakan warisan nenek moyang yang hanya ada di Indonesia. Kretek sebagai Heritage. Yudha pun mempertanyakan kontribusi bisnis NTT bagi penerimaan negara.

"Apakah NRT ada kontribusi bagi pemasukan Negara? Justru menyedot karena kebanyakan produk tersebut adalah import," katanya.

Yudha menegaskan, penghancuran Industri kretek nasional sama saja menghancurkan hajat hidup orang banyak. Mengingat saat ini petani tembakau sedang berjuang agar mendapat perlindungan terutama dari sisi regulasi, yaitu menuntut adanya regulasi yang berpihak kepada petani tembakau, terutama serbuan tembakau import.

Menurut Yudha, setiap usaha dan bisnis amat memerlukan kepastian hukum di mana pun usaha tersebut dijalankan. Kepastian itu, sambung dia, dibutuhkan agar pengusaha memperoleh ketenangan menjalankan usaha dan dapat memproyeksikan usahanya pada masa depan.

"Termasuk ancaman industri nikotin farmasi yang ingin menghancurkan industri kretek nasional dan menghilangkan usaha di bidang pertembakauan, yang nota bene selama ini telah menjadi mata pencaharian petani tembakau," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Belanja Iklan Rokok Kretek Terbesar Ketiga di Televisi

Belanja Iklan Rokok Kretek Terbesar Ketiga di Televisi

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 12:58 WIB

Pemerintah Jamin Kenaikan Pajak Rokok Tak Ganggu Inflasi

Pemerintah Jamin Kenaikan Pajak Rokok Tak Ganggu Inflasi

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 19:02 WIB

Petani Tembakau Minta Gubernur Ganjar Tolak Impor Tembakau

Petani Tembakau Minta Gubernur Ganjar Tolak Impor Tembakau

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 09:01 WIB

Pajak Produk Tembakau Tahun 2015 Capai Rp173,9 Triliun

Pajak Produk Tembakau Tahun 2015 Capai Rp173,9 Triliun

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 08:58 WIB

Alamak, Rokok Bisa Bikin Penis Memendek?

Alamak, Rokok Bisa Bikin Penis Memendek?

Health | Kamis, 05 Januari 2017 | 21:00 WIB

Penerimaan Negara dari Rokok Kretek Capai Rp150 Triliun

Penerimaan Negara dari Rokok Kretek Capai Rp150 Triliun

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 19:57 WIB

Misbakhun Optimis RUU Pertembakauan Lindungi Semua Stakeholders

Misbakhun Optimis RUU Pertembakauan Lindungi Semua Stakeholders

Bisnis | Sabtu, 17 Desember 2016 | 19:51 WIB

MA Perintahkan Menperin Cabut Peta Jalan Produksi Rokok

MA Perintahkan Menperin Cabut Peta Jalan Produksi Rokok

Bisnis | Selasa, 13 Desember 2016 | 15:13 WIB

Berhenti Merokok Bisa Turunkan Risiko Kanker Paru

Berhenti Merokok Bisa Turunkan Risiko Kanker Paru

Health | Kamis, 17 November 2016 | 08:48 WIB

Perokok Berisiko 20 Kali Lipat Mengidap Kanker Paru

Perokok Berisiko 20 Kali Lipat Mengidap Kanker Paru

Health | Rabu, 16 November 2016 | 19:51 WIB

Terkini

Rupiah Melemah, Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Angka Rp2,7 Juta per Gram

Rupiah Melemah, Harga Emas Antam Hari Ini Stabil di Angka Rp2,7 Juta per Gram

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:36 WIB

Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'

Rupiah Turun ke Rp17.685, Dampaknya Bisa Bikin Kantong Warga Makin 'Kering'

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:27 WIB

IHSG Merosot Lagi di Awal Perdagangan, DSSA dan TPIA Terus Anjlok

IHSG Merosot Lagi di Awal Perdagangan, DSSA dan TPIA Terus Anjlok

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:20 WIB

Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram

Harga Emas Antam Meroket, Hari Ini Dipatok Rp 2.789.000 per Gram

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:06 WIB

Pertamina Operasikan Kapal Raksasa Pengangkut BBM, Bisa Angkut 160 Ribu KL

Pertamina Operasikan Kapal Raksasa Pengangkut BBM, Bisa Angkut 160 Ribu KL

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:01 WIB

Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Harga Minyak Dunia Jatuh Usai Trump Buka Ruang Negosiasi dengan Iran

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:57 WIB

IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

IHSG Bisa Rebound Hari Ini, Saham BUMI dan PTRO Masuk Rekomendasi

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:53 WIB

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Rupiah Terpuruk, DPR Desak Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:18 WIB

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Industri Herbal RI Mulai Hilirisasi, Tak Mau Lagi Jual Bahan Mentah

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:06 WIB

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Jualan Digital, Begini Strategi UMKM Biar Makin Cuan

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 08:03 WIB