Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.551.000
Beli Rp2.425.000
IHSG 6.409,654
LQ45 640,294
Srikehati 312,025
JII 387,404
USD/IDR 17.885

BKPM: 200 CEO Antusias Hadiri Indonesia Dialogue di Davos

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 19 Januari 2017 | 21:09 WIB
BKPM: 200 CEO Antusias Hadiri Indonesia Dialogue di Davos
“Indonesia Dialogue” di Hotel Morosani Schweizerhof, Davos, Swiss. [Dok BKPM]

Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan menyelenggarakan kegiatan “Indonesia Dialogue” di Hotel Morosani Schweizerhof, Davos, Swiss pada Rabu (18/1/2017). Kegiatan yang merupakan bagian dari Indonesia Night tersebut dihadiri oleh 200 peserta yang terdiri dari CEO dan pimpinan perusahaan maupun pejabat tinggi Pemerintahan lain. Di antaranya hadir Menteri Perdagangan dan Industri Malaysia kemudian Menteri Kerjasama Internasional Mesir.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangkaian kegiatan Annual Meeting World Economic Forum (WEF) 2017 yang tahun ini mengangkat tema “Responsive and Responsible Leadership”. Untuk menyelaraskan tema tersebut, Indonesia berinisiatif untuk mengangkat tema “The Business Implication of Jokowi’s Mindset Revolution”. Indonesia Night terdiri dari dua kegiatan utama yaitu  diskusi panel Indonesia Dialogue dan kegiatan networking Indonesia Night.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, dengan panelis antara lain Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, Anthony Fernandes (CEO Air Asia), Kartika Wirjoatmodjo (CEO Bank Mandiri) dan John Riady (Executive Director Lippo Group). Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Thomas Lembong didaulat menjadi moderator dalam forum tersebut.

 

Dalam sambutannya Menteri Perdagangan membuka Indonesia Dialogue dengan menyampaikan visi besar dalam revolusi mental Pemerintahan Jowowi melalui beberapa hal antara lain pentingnya Indonesia yang berdaya saing melalui integrasi dengan perekonomian global (Global Value Chain). “Ini dilakukan melalui paket-paket kebijakan ekonomi seperti perbaikan sektor infrastruktur, penyederhanaan perijinan usaha, pengurangan biaya usaha sehingga menciptakan iklim usaha yang lebih menarik dan diharapkan setidaknya dapat mencapai target peringkat 40 dalam peringkat kemudahan usaha dari Bank Dunia,” ujar Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita dalam sambutannya.

Sementara Menteri Perindustrian selaku panelis pertama menyampaikan gagasan revolusi mental Pemerintahan Jokowi yang salah satunya mengedepankan pendidikan sebagai salah satu perhatian utama termasuk di dalamnya pendidikan vokasi dan pelatihan tenaga kerja dalam rangka mendukung Industrialisasi 4.0 di Indonesia dengan target 1 juta tenaga kerja terlatih pada tahun 2019. “Untuk mencapai visi tersebut, dibutuhkan kolaborasi yang baik antara Pemerintah dengan dunia usaha, baik dari dalam dan luar negeri,” kata Airlangga.

Anthony Fernandes, CEO Air Asia Group menambahkan tentang pentingnya kepemimpinan untuk bisnis di masa yang akan datang. “Presiden Jokowi dianggap memiliki pendekatan yang berbeda dan dapat memahami kebutuhan dunia usaha secara tepat, sehingga dukungan yang diberikan dapat memberikan ruang bagi dunia usaha untuk lebih berkembang,” jelas Tony Fernandez.

Sedangkan Direktur Utama Bank Mandiri Kartika Wirjoatmodjo menggarisbawahi dukungan Pemerintahan Jokowi bagi keterlibatan dunia usaha, termasuk di dalamnya sektor perbankan dalam pembangunan. Sebagai contoh adalah partisipasi dunia usaha bersama Pemerintah dalam pembangunan proyek-proyek infrastruktur seperti jalan tol, pembangkit listrik, bandara dan pelabuhan. “Sektor kelistrikan diprediksi menjadi sektor utama yang banyak dibutuhkan Indonesia. Ini menciptakan peluang yang baik bagi dunia usaha dan perbankan. Selain itu, Pemerintah dinilai memiliki perhatian bagi penanggulangan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan,” imbuh Tiko sapaan akrabnya.

Pembicara terakhir John Riady, Executive Director Lippo Group, membandingkan terpilihnya Pemerintahan Presiden Jokowi dan apa yang terjadi di Amerika Serikat dimana Pemerintahan saat ini terpilih karena masyarakat Indonesia pada umumnya menginginkan perubahan yang fundamental pada berbagai aspek. “Hal ini menciptakan tantangan bagi Pemerintahan Jokowi dan peluang tersendiri untuk perbaikan kondisi perekonomian, terutama dengan adanya dukungan dari sebagian anggota kabinet pemerintahannya yang berlatar belakang dunia usaha,” ungkap John.

baca juga

Dalam sesi tanya jawab, beberapa pengusaha yang telah mengembangkan bisnisnya di Indonesia sejak lama menyatakan apresiasinya pada Pemerintah dan meminta dukungan bagi pengembangan bisnis selanjutnya yang diyakini memiliki peluang besar di Indonesia. Sektor Public-Private Partnership (PPP) di sektor infrastruktur termasuk infrastruktur sosial seperti pendidikan dan kesehatan menjadi salah satu peluang tersebut. Selain itu, integrasi ASEAN ke depannya menjadi tantangan dan peluang bagi Pemerintah dan dunia usaha baik dalam dan luar negeri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kepala BKPM Bahas Implikasi Bisnis Dari Revolusi Mental Jokowi

Kepala BKPM Bahas Implikasi Bisnis Dari Revolusi Mental Jokowi

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 20:40 WIB

KPPU: Persaingan Sehat Tingkatkan Iklim Investasi di Indonesia

KPPU: Persaingan Sehat Tingkatkan Iklim Investasi di Indonesia

Bisnis | Senin, 16 Januari 2017 | 19:26 WIB

BKPM Akui Investor Jepang Makin Gencar ke Properti Indonesia

BKPM Akui Investor Jepang Makin Gencar ke Properti Indonesia

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 13:22 WIB

BKPM: Penggunaan TKA di Awal Proses Konstruksi Investasi

BKPM: Penggunaan TKA di Awal Proses Konstruksi Investasi

Bisnis | Kamis, 12 Januari 2017 | 12:07 WIB

Yahoo Siap Ditinggal Bosnya

Yahoo Siap Ditinggal Bosnya

Tekno | Rabu, 11 Januari 2017 | 10:39 WIB

Luhut Bantah Bebas Visa Membuat TKA Ilegal dari Cina Marak

Luhut Bantah Bebas Visa Membuat TKA Ilegal dari Cina Marak

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 07:44 WIB

BKPM: Investasi 2016 Diperkirakan Serap 1,25 Juta Tenaga Kerja

BKPM: Investasi 2016 Diperkirakan Serap 1,25 Juta Tenaga Kerja

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 06:48 WIB

BKPM Jamin Masuknya Investasi Asing Ciptakan Lapangan Kerja

BKPM Jamin Masuknya Investasi Asing Ciptakan Lapangan Kerja

Bisnis | Rabu, 04 Januari 2017 | 23:25 WIB

BKPM Akan Jembatani Pusat dan Daerah untuk Dongkrak Investasi

BKPM Akan Jembatani Pusat dan Daerah untuk Dongkrak Investasi

Bisnis | Jum'at, 30 Desember 2016 | 23:59 WIB

BKPM Klaim Indonesia Sebenarnya Kekurangan Tenaga Kerja Asing

BKPM Klaim Indonesia Sebenarnya Kekurangan Tenaga Kerja Asing

Bisnis | Kamis, 29 Desember 2016 | 18:40 WIB

Terkini

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

Detik-Detik Mencekam di Sydney! Airbus A320 Nyaris Tabrakan dengan Boeing 777

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:05 WIB

Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta

Dukung Green Movement, PMII dan Nusa Jaya Perluas Ruang Hijau di Tengah Kota Jakarta

Jakarta | Minggu, 09 Agustus 2026 | 19:00 WIB

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Menyamar Jadi Polisi, Pria Ini Curi Susu di 6 Minimarket Palembang, Gunakan KTA Polri Palsu

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:51 WIB

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Novel Kisah Pi: Perjuangan Bertahan Hidup Bersama Harimau di Tengah Laut

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:45 WIB

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup

Your Say | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:34 WIB

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1

Bola | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor

Bogor | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 18:24 WIB

×