Kemenko Maritim Investigasi Tumpahan Minyak di Pantai Batam

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 31 Januari 2017 | 13:17 WIB
Kemenko Maritim Investigasi Tumpahan Minyak di Pantai Batam
Kunjungan kerja Deputi Kedaulatan Arif Havas Oegroseno ke BMKG. [Dok Kemenko Maritim]

Dua kapal berbendera Singapura Wan Hai 301 dan kapal kontainer berbendera Gibaltar APL Denver mengalami tabrakan di Pelabuhan Pasir Gudang Johor Malaysia pada tanggal 3 Januari 2017. Kecelakaan tersebut menyebabkan 300 ton minyak tumpah dan menyebar hingga ke bagian barat Pulau Ubin dan Nenas di Singapura serta Pantai Nongsa di Batam.

Untuk mengatasi hal ini, Deputi Koordinasi Bidang Kedaulatan Maritim Kemenko Kemaritiman Arif Havas Oegroseno mengatakan pemerintah RI telah mengirimkan tim untuk melakukan investigasi di Pantai Nongsa minggu lalu. “Kemenko Kemaritiman juga sudah berkoordinasi dengan Dirjen Perhubungan Laut, Kesatuan Penjaga Laut dan Pantai (KPLP), Kemenlu, dan BMKG untuk melakukan analisis tentang oil tracknya,” ujarnya usai melakukan kunjungan kerja ke kantor BMKG, Senin (30/1/2017).

Secara khusus Deputi Havas mengatakan tujuan kunjungannya ke kantor Badan Meteorologi dan Geofisika (BMKG) adalah untuk melihat data pemodelan arus laut sehingga dapat diketahui pola dan pergerakan tumpahan minyak di perairan. “Ternyata mereka punya alat yang sangat sophisticated yang bisa melakukan back tracking polusi minyak,” bebernya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala BMKG Andi Eka Sakya, membenarkan pernyataan Deputi Havas. “Alat yang kita punya dapat melacak peredaran tumpahan minyak hingga selang sebulan dari kejadian berdasarkan arah arus laut,” jelasnya.

Terpenting, data yang diperoleh dari BMKG tersebut rencananya akan digunakan untuk menentukan posisi pemerintah RI kepada pemilik kapal. “Besok kita akan bicara dengan pemilik kapal di Batam lalu kita akan lakukan operasi pembersihan polutan dengan dana yang ada di International Maritime Organization (IMO) Straits of Malacca and Singapore Trust Fund,” ujar deputi yang pernah menjadi Dubes RI di Belgia itu. Dana itu, lanjutnya, merupakan dana patungan yang dikumpulkan oleh Jepang, negara pengguna Selat Karimata, termasuk RI, Singapura dan Malaysia khusus untuk menangani navigasi dan perlindungan lingkungan di Selat Malaka.

Lebih jauh, berbicara mengenai prospek kerjasama dengan BMKG kedepan, Deputi Havas ingin data pemodelan dari BMKG dimasukkan kedalam standar prosedur investigasi pencemaran laut oleh tumpahan minyak. Namun, lanjutnya, kemampuan deteksi alat BMKG tersebut masih terbatas.

“Mereka (BMKG, Red) tidak punya akses terhadap visual di permukaan laut terutama apabila ada tumpahan minyak karena belum ada satelit yang mendukung hal itu,” kata pria berkacamata tersebut. Oleh karena itu, dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan kontak dengan Dubes Jepang untuk bekerja sama dalam peningkatan kemampuan BMKG. Pasalnya, satelit yang sebelumnya telah dimiliki oleh Indonesia kegunaannya sangat spesifik, yakni untuk keperluan komunikasi dan pertanian

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Gencar Bangun Sentra Ekonomi di Indonesia Timur

Pemerintah Gencar Bangun Sentra Ekonomi di Indonesia Timur

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 13:05 WIB

Luhut Paksa Freeport Tunduk Aturan Divestasi 51 Persen Saham

Luhut Paksa Freeport Tunduk Aturan Divestasi 51 Persen Saham

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 12:41 WIB

Menko Luhut Serukan Indonesia Siap Hadapi Proteksionisme Trump

Menko Luhut Serukan Indonesia Siap Hadapi Proteksionisme Trump

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 12:11 WIB

Luhut Berharap Pembebasan Lahan Danau Toba Segera Tuntas

Luhut Berharap Pembebasan Lahan Danau Toba Segera Tuntas

Bisnis | Selasa, 31 Januari 2017 | 11:31 WIB

Luhut Akui Jepang Berminat Jadi Operator Pelabuhan Patiman

Luhut Akui Jepang Berminat Jadi Operator Pelabuhan Patiman

Bisnis | Selasa, 24 Januari 2017 | 14:17 WIB

PGN Alirkan Gas Bumi ke 4.000 Rumah Tangga di Batam

PGN Alirkan Gas Bumi ke 4.000 Rumah Tangga di Batam

Bisnis | Jum'at, 13 Januari 2017 | 07:09 WIB

Luhut Bantah Bebas Visa Membuat TKA Ilegal dari Cina Marak

Luhut Bantah Bebas Visa Membuat TKA Ilegal dari Cina Marak

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 07:44 WIB

Pemerintah akan Finalisasi Pembangunan Pelabuhan Patimban

Pemerintah akan Finalisasi Pembangunan Pelabuhan Patimban

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 07:35 WIB

Luhut Bantah Pemerintah Cabut Subsidi Listrik Bagi Rakyat Miskin

Luhut Bantah Pemerintah Cabut Subsidi Listrik Bagi Rakyat Miskin

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 07:26 WIB

Luhut Minta Freeport Tunduk Revisi Aturan PP Usaha Minerba

Luhut Minta Freeport Tunduk Revisi Aturan PP Usaha Minerba

Bisnis | Selasa, 10 Januari 2017 | 07:14 WIB

Terkini

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Cari Hotel untuk Liburan? Ini Empat Pilihan dengan Pengalaman yang Berbeda

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:47 WIB

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Toyota Indonesia Akan Luncurkan Mobil Baru Tahun Ini

Otomotif | Rabu, 23 September 2026 | 22:44 WIB

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

Bawaslu Akui Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pendidikan Gibran pada Pilpres 2024

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:27 WIB

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Dari Goma hingga Menchi Katsu, Cita Rasa Jepang Makin Akrab dengan Selera Indonesia

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 22:26 WIB

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Siswa SD Tewas Tersedak Kelengkeng MBG, Kenapa Juknis Buah Belum Spesifik?

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

5 Tapol Diintimidasi Jelang Upaya Praperadilan, Setapol Minta Komnas HAM Turun Tangan

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:12 WIB

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

Erdogan di Sidang Umum PBB: Gaza Adalah Kuburan Terbesar bagi Anak-anak, Israel Negara Teroris

News | Rabu, 23 September 2026 | 22:00 WIB

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Wushu Indonesia Tambah 3 Perunggu di Asian Games 2026, Target Final Gagal Tercapai

Sport | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Eliano Reijnders: Persib Sudah Move On dari Kekalahan Persija, Kami Bangkit

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 21:59 WIB

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

Soal MBG, Sosiolog Nilai Rakyat Sengaja Diadu di Isu Marjinal agar Akar Masalah Tak Tersentuh

News | Rabu, 23 September 2026 | 21:52 WIB

×