Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.785.000
Beli Rp2.645.000
IHSG 6.723,320
LQ45 657,880
Srikehati 323,518
JII 437,887
USD/IDR 17.460

Garuda Maintenance Facility AeroAsia Rambah Pasar Asia Timur

Adhitya Himawan | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 14 Maret 2017 | 14:59 WIB
Garuda Maintenance Facility AeroAsia Rambah Pasar Asia Timur
Manajemen PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia. [Dok GMF]

PT Garuda Maintenance Facility AeroAsia, anak perusahaan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang bergerak di bidang perawatan pesawat (Maintenance, Repair & Overhaul / MRO)  mengikuti ajang konferensi dan pameran “MRO East Asia 2017” di Seoul, Korea Selatan, 8-9 April 2017. Keikutsertaan GMF sebagai satu-satunya perusahaan MRO Indonesia ini dilakukan dalam rangka memasuki pasar perawatan pesawat di Asia Timur khususnya Korea Selatan. 

Dalam acara yang diikuti oleh kurang lebih 200 peserta konferensi yang berasal dari berbagai Airline, MRO, dan pelaku industri Aviasi dari berbagai negara ini, GMF melakukan penjajakan kerjasama dengan beberapa airline Korea Selatan seperti Korean Air, Asiana Airline, Jeju Air, dan Air Busan. GMF pun telah berhasil dipercaya oleh Eastar Jet, maskapai LCC asal Korea Selatan untuk merawat dua pesawatnarrow body nya dan berhasil diselesaikan tepat waktu di awal 2017 ini. Kepercayaan Eastar Jet ini dibuktikan dengan niat mereka mengirimkan pesawatnya kembali ke GMF.  Dalam acara internasional ini, Jeju Air dan Korean Air pun telah berkomitmen untuk mengirimkan pesawatnya ke GMF di tahun ini.

SVP Marketing & Business Development GMF, Leonardus Andriyanto mengatakan bahwa keikutsertaan GMF dalam ajang ini merupakan salah satu usaha GMF meraih pasar perawatan pesawat diluar Garuda Indonesia Group. Tahun ini GMF menargetkan pendapatan usaha diluar Garuda Indonesia Group tersebut sebesar 34 persen dari total pendapatan usahanya. "Tahun ini kami cukup agresif dalam meraih pasar perawatan pesawat di luar negeri. Area Asia Timur khususnya Korea Selatan sangat potensial bagi kami," katanya di Jakarta, Kamis (9/3/2017).

 

Leonardus menambahkan, Korea Selatan yang memiliki pasar perawatan pesawat terbesar ketiga di dunia saat ini belum memiliki Pusat Perawatan Pesawat tersendiri. Saat ini, maskapai Korea Selatan melakukan perawatan pesawatnya tidak hanya pada satu MRO sehingga mereka mengirimkan pesawatnya untuk dirawat di pusat perawatan pesawat luar negeri.

Kebutuhan perawatan pesawat bagi maskapai-maskapai Korea berkembang sangat pesat  mendorong pemerintah Korea Selatan untuk merencanakan pembangunan pusat perawatan pesawat sendiri dengan mengajak kerja sama dengan berbagai MRO luar Korea. "Potensi besar ini menjadi tantangan bagi GMF, bukan hanya untuk meraih pasar perawatan pesawat juga untuk bisa mengembangkan bisnis di Korea Selatan kedepannya," tambahnya.

Ajang networking ini membuka kesempatan bagi pelaku bisnis aviasi khususnya perawatan pesawat untuk melakukan pertemuan bisnis dengan calon pelanggan dan partner. Selain berpartisipasi dalam pameran dan pertemuan bisnis, GMF juga memberikan materi dalam konferensi yang bertajuk “Business Efficiency Strategies & Best Practice”. Jemsly Hutabarat, EPM Business Efficiency GMF yang menjadi pembicara mewakili manajemen GMF dalam presentasinya di hadapan para peserta berbagi pengetahuan seputar strategi dan praktek efisiensi bisnis dalam industri MRO yang sudah diterapkan di GMF sejak 2 tahun lalu sehingga saat ini revenue dan profit GMF  terus bergerak secara positif dalam 2 tahun terakhir.

Keikutsertaan GMF dalam ajang internasional merupakan bukti nyata bahwa GMF siap meraih visinya di tahun 2020 sebagai salah satu dari 10 besar MRO di dunia. Diharapkan, ekspansi pasar ke area yang potensial seiring dengan pertumbuhan airline di kawasan tersebut, salah satunya Asia Timur ditahun 2017, dapat membantu mencapai target revenue GMF sebesar 454 Juta US Dollar. Apalagi, di tahun 2017 ini GMF juga telah mendapat predikat dari FAA sebagai lembaga otorisasi penerbangan Amerika sebagai MRO dengan "Very High Level" quality. Hal ini membuat GMF semakin percaya diri melangkah menjadi perusahaan kelas dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komunikasi di Luar Negeri Kini Jadi Lebih Mudah

Komunikasi di Luar Negeri Kini Jadi Lebih Mudah

Press Release | Minggu, 12 Maret 2017 | 13:45 WIB

Di Garuda Travel Fair, BNI Target Transaksi Rp225 Miliar

Di Garuda Travel Fair, BNI Target Transaksi Rp225 Miliar

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 15:33 WIB

Dukung 10 Destinasi Prioritas, Garuda Gelar Travel Fair

Dukung 10 Destinasi Prioritas, Garuda Gelar Travel Fair

Lifestyle | Jum'at, 10 Maret 2017 | 11:54 WIB

Garuda Targetkan Penjualan di GATF 2017 Capai Rp225 Miliar

Garuda Targetkan Penjualan di GATF 2017 Capai Rp225 Miliar

Bisnis | Jum'at, 10 Maret 2017 | 10:33 WIB

Pelni Sigap Lunasi Hutang ke Negara  Rp46,16 Miliar

Pelni Sigap Lunasi Hutang ke Negara Rp46,16 Miliar

Bisnis | Kamis, 09 Maret 2017 | 14:23 WIB

Garuda Targetkan Peroleh 650 Ribu Penumpang di Tahun 2017

Garuda Targetkan Peroleh 650 Ribu Penumpang di Tahun 2017

Bisnis | Rabu, 08 Maret 2017 | 09:05 WIB

Mulai 17 Maret, Tiket Kereta Api Lebaran 2017 Sudah Bisa Dibeli

Mulai 17 Maret, Tiket Kereta Api Lebaran 2017 Sudah Bisa Dibeli

News | Rabu, 08 Maret 2017 | 07:15 WIB

Tak Lunasi Kerugian Negara, Pelni Terancam Masuk Daftar Hitam

Tak Lunasi Kerugian Negara, Pelni Terancam Masuk Daftar Hitam

Bisnis | Senin, 06 Maret 2017 | 09:45 WIB

5 BUMN Kerjasama MRO BUMN Indonesia Service Hub

5 BUMN Kerjasama MRO BUMN Indonesia Service Hub

Bisnis | Senin, 06 Maret 2017 | 08:41 WIB

KPK Periksa Dua Saksi Kasus Mesin Pesawat

KPK Periksa Dua Saksi Kasus Mesin Pesawat

News | Jum'at, 03 Maret 2017 | 13:01 WIB

Terkini

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Pakar Prediksi Harga BBM Nonsubsidi dan Bahan Baku Impor Naik!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 15:25 WIB

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:55 WIB

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Permintaan Emas Batangan di Indonesia Melonjak 47%, Warga Ogah Lirik Saham?

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 14:16 WIB

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Kesabaran Trump ke Iran Habis, Harga Minyak Naik Lagi

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:48 WIB

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

IPC TPK Area Panjang Datangkan Crane Raksasa Post Panamax dari China

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 12:39 WIB

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bagi-bagi Jabatan! Trump Tunjuk Sahabat Dekat Untuk Jadi Bos The Fed

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:32 WIB

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Perkuat Investasi Teknologi, Presiden Prabowo Saksi Penandatanganan MoU Danantara dan Hisense

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 09:30 WIB

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Airlangga Bawa Pulang Komitmen Bisnis Rp7 Triliun dari Belarus

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:55 WIB

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Harga Emas Hari Ini di Pegadaian Turun, Antam, UBS, dan Galeri24 Kompak Melemah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:36 WIB

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Hilirisasi Nikel Dinilai Ganjil: Modal Asing Diduga Dimanja, Pengusaha Lokal Berdarah-darah

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2026 | 08:28 WIB