Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.670.000
Beli Rp2.530.000
IHSG 6.177,139
LQ45 609,402
Srikehati 299,172
JII 368,427
USD/IDR 17.821

Ini Skenario Kementerian PUPR Saat Bangun Tol Jakarta-Cikampek II

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Kamis, 03 Agustus 2017 | 09:02 WIB
Ini Skenario Kementerian PUPR Saat Bangun Tol Jakarta-Cikampek II
Pembangunan Jalan Tol Jakarta -Cikampek II mengakibatkan kemacetan. [Dok Kementerian PUPR]

Untuk mengatasi kemacetan yang terjadi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek khususnya ruas Cikunir hingga Karawang Barat akibat pembangunan Jalan Tol Jakarta -Cikampek II (Elevated), pembangunan Light Rail Transit (LRT) dan Kereta Cepat Jakarta-Bandung yang dikerjakan bersamaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kepolisian RI dan PT Jasa Marga selaku operator, tengah menyiapkan sejumlah skenario rekayasa lalu lintas. Salah satu skenario yang ditawarkan oleh Kementerian PUPR adalah dengan menyiapkan jalan nasional sebagai jalan alternatif pengalihan arus lalu lintas jika terjadi kemacetan parah selama masa konstruksi.

Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto mengatakan untuk mengoptimalkan penggunaan jalan nasional sebagai alternatif, Kementerian PUPR berkoordinasi dengan Kemenhub dan Korlantas Kepolisian untuk melakukan rekayasa lalu lintas berupa pengurangan jumlah lokasi putar balik (U-turn) dan penempatan petugas di setiap perempatan jalan.

“Pada jalan alternatif juga akan dilakukan dukungan peningkatan sistem lalu lintas antara lain dengan menambah tanda penunjuk jalan, perbaikan perkerasan jalan dan bahu jalan,” ujar Arie usai Rapat Koordinasi Penanganan Kemacetan di Tol Jakarta-Cikampek di kantor Kementerian PUPR, Jakarta, Rabu (2/8/2017).

Hadir pula pada pertemuan tersebut Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan Bambang Prihartono, Direktur Operasi II PT Jasa Marga Subakti Syukur, Direktur Jalan Bebas Hambatan, Perkotaan dan Fasilitas Jalan Daerah Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Soebagiono, Direktur Preservasi Jalan Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR Hedy Rahadian, dan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Atyanto Busono.

Dikatakan Arie, pertemuan tersebut bertujuan untuk menampung masukan dari semua stakeholder terkait termasuk dari pihak Industri yang terkena imbas pembangunan untuk penanganan kemacetan di Jalan Tol Cikampek. Ia mengungkapkan dalam waktu dekat akan dibentuk Satuan Tugas (Satgas) gabungan  yang akan diberi kewenangan penuh untuk pengaturan lalu lintas sepanjang lokasi pembangunan di Tol Cikampek, termasuk mengatur pihak Kontraktor dalam pemasangan pagar batas wilayah kerja.

“Untuk menghindari kemacetan yang panjang, pihak kontraktor diminta untuk memasang pagar pembatas hanya pada area yang memang sedang benar-benar dikerjakan, dan setelah selesai di satu area, maka pagar pembatas tersebut harus segera dibuka,” kata Arie.

Ia menyebutkan, skenario lainnya yang direncanakan dari hasil pertemuan tersebut adalah pengaturan waktu (windows time) mobilisasi peralatan berat dan kendaraan besar seperti truk pengangkut barang. Dengan adanya pengaturan jendela waktu tersebut diharapkan kendaraan-kendaraan besar tidak mengganggu mobilisasi kendaraan kecil pada jam sibuk. “Dampak paling buruk jika ada kendaraan besar seperti truk yang rusak di tengah jalan pada jam sibuk yang akan menambah parah kemacetan,” kata Arie.

Sebagai alternatif angkutan barang industri, ia menyarankan kepada pelaku industri untuk mengoptimalkan angkutan kereta untuk distribusi barang selama masa konstruksi Tol Jakarta -Cikampek II (Elevated). “Untuk meningkatkan volume angkutan barang menuju Pelabuhan Tanjung Priok dapat mengoptimalkan penggunaan fasilitas Kereta Api Logistik Pelabuhan Tanjung Priok-Cikarang Dryport,” ujar Arie.

Jalur-jalur Alternatif Disiapkan

baca juga

Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) XI Atyanto Busono mengungkapkan, sejumlah jalan alternatif yang ditawarkan Kementerian PUPR diantaranya adalah melalui JORR (Cakung) – Jl. Raya Bekasi – Jl. sultan Agung – Jl. Jenderal Sudirman – Jl. Juanda – Jl. Diponegoro – Jl. Teuku Umar – Jl. Imam Bonjol – Jl. Martadinata – Jl. Raya lemah Abang – Jl. Rengas Bandung – Jl. Pangkal Perjuangan – Jl. Jend. A. Yani (Kerawang) untuk dilalui kendaraan besar.

Sementara disediakan tiga jalan alternatif untuk kendaraan kecil, yaitu rute JORR (Kalimalang) – Jl. Kh. Noer Ali – Jl. Mayor Madmuin Hasibuan – Jl. Chairil Anwar -  Jalan Raya Inspeksi Kali Malang – Jl. Pasir Jati (Kerawang) sebagai alternatif pertama, rute JORR Jati asih – Jalan Raya Cikunir – Jalan Galaxy 1 – Taman GaLaxy Raya – Jl. Kh. Noer Ali sebagai alternatif kedua dan rute Jagorawi  (Cibubur) – Jl.Alt. Cibubur – Jl. Raya jonggol Cileungsi – Jl. Tunggulis – Jl. Raya Cilengsi – Jl. Raya Cibarusah – Jl.Inspeksi Kalimalang sebagai alternatif ketiga.

Sementara Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub Bambang Prihartono menyatakan pihaknya telah melakukan uji coba jalur khusus Bis (High Occupancy Vehicle Lane) pada Gerbang Tol Bekasi Barat hingga Cawang sebagai upaya mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang melalui Jalan Tol Cikampek. Ia meminta kepada pengelola kawasan perindustrian menyiapkan bus untuk kegiatan High Occupancy Vehichle (HOV).

“Kami juga meminta masukan kepada pengelola kawasan industri mengenai rencana pembatasan jam operasi truk pengangkut barang. Selain itu kami juga berencana memberlakukan sistem ganjil genap pada ruas tersebut,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kementerian PUPR akan Kembangkan Kawasan Jembatan Suramadu

Kementerian PUPR akan Kembangkan Kawasan Jembatan Suramadu

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2017 | 08:55 WIB

Tol Trans Jawa akan Tersambung Hingga Surabaya di Akhir 2018

Tol Trans Jawa akan Tersambung Hingga Surabaya di Akhir 2018

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2017 | 08:48 WIB

Lewat PISEW, Kementerian PUPR Atasi Ketimpangan Infrastruktur

Lewat PISEW, Kementerian PUPR Atasi Ketimpangan Infrastruktur

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2017 | 06:56 WIB

Bendungan Teritip Ditargetkan Beroperasi Pada Tahun Ini

Bendungan Teritip Ditargetkan Beroperasi Pada Tahun Ini

Bisnis | Kamis, 03 Agustus 2017 | 06:49 WIB

Kemen PUPR Kembangkan Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Aspal

Kemen PUPR Kembangkan Pemanfaatan Limbah Plastik untuk Aspal

Press Release | Rabu, 02 Agustus 2017 | 00:01 WIB

PKS Perbolehkan Dana Haji Untuk Infrastruktur Dengan Syarat...

PKS Perbolehkan Dana Haji Untuk Infrastruktur Dengan Syarat...

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 17:05 WIB

Kementerian PUPR Bertanggungjawab Bangun Jalan dan Jembatan

Kementerian PUPR Bertanggungjawab Bangun Jalan dan Jembatan

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 15:21 WIB

Kementerian PUPR Tingkatkan Terus Layanan Irigasi Perdesaan

Kementerian PUPR Tingkatkan Terus Layanan Irigasi Perdesaan

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 15:15 WIB

Fadli Zon Minta Dana Haji Untuk Bangun Hotel di Arab Saudi

Fadli Zon Minta Dana Haji Untuk Bangun Hotel di Arab Saudi

Bisnis | Senin, 31 Juli 2017 | 14:23 WIB

Aspal Limbah Plastik Bisa Diterapkan di Seluruh Indonesia

Aspal Limbah Plastik Bisa Diterapkan di Seluruh Indonesia

Bisnis | Sabtu, 29 Juli 2017 | 20:49 WIB

Terkini

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Pekan Kreatif Nusantara 2026, LPDB Koperasi Ajak Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Koperasi

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 06:28 WIB

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bukan Cuma Cegah Abrasi, Inilah Manfaat Mangrove Bagi Keberlanjutan Ekonomi Pesisir

Bisnis | Sabtu, 20 Juni 2026 | 05:55 WIB

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Amar Bank Tebar Dividen Rp110 Miliar

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:14 WIB

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Makan Biaya Rp553 Miliar, Bandara International Minangkabau Dipercantik Nuansa Minang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 21:07 WIB

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

UMKM RI Diajari Smart Factory oleh Korea Selatan, Produksi Siap Berbasis AI

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:53 WIB

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Tak Cuma Pegadaian, Kini Masyarakat Punya Pilihan Baru untuk Gadai Barang

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:47 WIB

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Gapembi Klarifikasi Sikap soal SE MBG, Soroti Tata Kelola Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 20:23 WIB

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Sempat Tolak IMF dan World Bank, Purbaya Kini Cari Utang Rp 17,8 T ke China lewat Panda Bond

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:42 WIB

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Pekerja PIPS Tolak Permenaker 7/2026, Khawatir Upah Mandek hingga Ancam Keandalan Listrik

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 18:37 WIB

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Hadapi Industri yang Makin Kompleks, SIG Andalkan Kualitas SDM

Bisnis | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:53 WIB