Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.828.000
Beli Rp2.700.000
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Kementerian ATR Optimis 5 Juta Bidang Tanah akan Tersertifikasi

Adhitya Himawan | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 31 Oktober 2017 | 14:50 WIB
Kementerian ATR Optimis 5 Juta Bidang Tanah akan Tersertifikasi
Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil. [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional optimis target sertifikasi lima juta bidang tanah tahun 2017 tercapai. Sebab, hingga akhir Oktober 2017, tanah yang sudah disertifikasi mencapai 4.56.544 bidang tanah, dengan luas bidangnya mencapai 1.564.286 hektar.

"Dalam tiga tahun ini, kita telah mensertifkatkan tanah empat juta lebih dalam tiga tahun. Itu sejak pemerintahan Pak Jokowi-JK. Untuk tahun ini, kita baru bisa evaluasi akhir tahun. Target kami lima juta, berapa yang kita capai nanti kita akan lihat, tapi teman-teman cukup optimis, bisa kita tercapai target lima juta itu," kata Menteri ATR/BPN Sofyan A.Djalil di gedung Kementerian ATR/BPN, Jalan Sisingamangaraja, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (31/10/2017).

Sofyan mengatakan apabila tahun 2017 target benar-benar tercapai, maka tahun 2018 Kementerian ATR/BPN akan menargetkan pencapaian yang baru. Dia mengatakan pada tahun 2018 nanti ditergetkan sertifikat tanah mencapai tujuh juta bidang.

"Reforma agraria kan saya bilang ada dua komponen, sertifikasi aset dan distribusi. Yang sertifikasi aset tahun ini target kita lima juta, tahun 2018 7 juta, tahun depannya lagi sembila juta," kata Sofyan.

Mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional tersebut mengatakan hingga tahun 2017 baru 46 juta hektar luas bidang tanah yang sudah disertifikasi. Karena itu, Sofyan berharap hingga akhir tahun 2017 sekitar 51 juta hektar luas bidang tanah yang bisa disertifikasi.

"Perlu diketahui hingga saat ini baru 46 juta bidang, akhir tahun kita harapkan jadi 51 juta dari 136 juta hektar. Insyallah tahun 2025, seluruh tanah di Indonesia sudah terdaftar," kata Sofyan.

Lebih lanjut Sofyan mengatakan untuk mencapai target yang ada Kementerian ATR/BPN akan bekerjasama dengan pihak ketiga yang dinilai punya kompetensi. Sebab, hal yang paling berat selama ini adalah terkaot pengukurannya.

"Yang pertama adalah, kan pekerjaan yang paling berat mengukur. Karena mungkin sekitar 70 persen pekerjaan mengukur dan mengumpulkan data yuridis. Mengukur ini bisa dikerjakan oleh pegawai negeri, bisa juga dikerjakan oleh pihak ketiga. Nah, pihak ketiga ini, tahun ini (2017) ada 1,3 juta dari 5 juta kita kontrakan kepada pihak ketiga. Itu yang dikerjakan oleh juru ukur yang berlisensi tadi," kata Sofyan.

Sofyan mengatakan tujuan dilakukannya sertifikasi tanah ini adalah agar dapat mengurangi sengketa tanah yang terjadi. Selain itu tujuan lainnya adalah agar proses perencanaan tata ruang juga dapat berjalan dengan lancar.

"Kalau tanah misalnya sudah terdaftar dengan baik, semua tanah sudah ada blok-bloknya, letaknya, ada persilnya, diketahui hak miliknya, diketahui berapa luasnya, maka perencanaan semakin sangat mudah, termasuk perencanaan kota, jalan tol, kereta api, dan lain-lain. Ini juga sangat penting," kata Sofyan.

Sofyan mengatakan dengan penerbitan sertifikat, nantinya akan menghasilkan hak agunan bagi masyarakat. Dan hal itu menurut Sofyan sangat membantu masyarakat mendapatkan akses ke perbankan.

"Hak Agunan dalam rangka tadi Financial inclusion, semakin banyak sertifikat yang beredar di masyarakat semakin muda masyarakat mendapatkan akses ke perbankan, maka kita harapkan nanti hak agunan itu referensi berapa banyak masyarakat menggunakan sertifikat sebagai garansi," kata Sofyan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebijakan Satu Peta, Jurus Atasi Masalah Lahan Infrastruktur

Kebijakan Satu Peta, Jurus Atasi Masalah Lahan Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 27 Oktober 2017 | 17:37 WIB

Jokowi Bagi-bagi Lahan Perhutanan Sosial ke Kelompok Marginal

Jokowi Bagi-bagi Lahan Perhutanan Sosial ke Kelompok Marginal

Bisnis | Rabu, 25 Oktober 2017 | 15:51 WIB

KPA Kritik Jokowi Jangan Cuma Bagi-bagi Sertifikat Tanah

KPA Kritik Jokowi Jangan Cuma Bagi-bagi Sertifikat Tanah

Bisnis | Sabtu, 21 Oktober 2017 | 07:03 WIB

Ini Ancaman Jokowi Pada Menteri ATR Soal Sertifikat Tanah

Ini Ancaman Jokowi Pada Menteri ATR Soal Sertifikat Tanah

Bisnis | Rabu, 18 Oktober 2017 | 10:27 WIB

Jokowi Minta Warga Tak Jaminkan Sertifikat untuk Beli Mobil

Jokowi Minta Warga Tak Jaminkan Sertifikat untuk Beli Mobil

News | Minggu, 08 Oktober 2017 | 23:00 WIB

OTT Tim Saber Cirebon Tangkap Dua Orang Pelaku Pungli

OTT Tim Saber Cirebon Tangkap Dua Orang Pelaku Pungli

News | Rabu, 04 Oktober 2017 | 22:18 WIB

Jokowi Targetkan Semua Tanah Di Bali Sudah Bersertifikat di 2019

Jokowi Targetkan Semua Tanah Di Bali Sudah Bersertifikat di 2019

Bisnis | Selasa, 26 September 2017 | 17:39 WIB

Jokowi Perintahkan Menteri Agraria Keluarkan Lima Juta Sertifikat

Jokowi Perintahkan Menteri Agraria Keluarkan Lima Juta Sertifikat

Bisnis | Selasa, 26 September 2017 | 06:34 WIB

Presiden Jokowi Serahkan 7.125 Sertifikat Tanah di Cimahi

Presiden Jokowi Serahkan 7.125 Sertifikat Tanah di Cimahi

Bisnis | Senin, 11 September 2017 | 22:25 WIB

Jokowi Serahkan 3.500 Sertifikat Tanah Pada Rakyat Bali

Jokowi Serahkan 3.500 Sertifikat Tanah Pada Rakyat Bali

Bisnis | Jum'at, 08 September 2017 | 21:41 WIB

Terkini

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Duduk Lesu dan Baju Lusuh saat Tragedi KRL Bekasi, Harta Kekayaan Dirut KAI Bobby Rasyidin Disorot

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:35 WIB

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Airlangga Soroti Sepinya IPO Pasar Saham RI di Q1 2026, Ini Penyebabnya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:30 WIB

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Kemendag Siapkan Karpet Merah Regulasi KBLI 2025, Busan: Agar Dunia Usaha Makin Adaptif!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:23 WIB

Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah

Rel KRL dan Kereta Jarak Jauh di Bekasi Harus Dipisah

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:13 WIB

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

UEA Keluar OPEC, Siap Gelontorkan Pasokan Minyak ke Pasar Dunia Tanpa Kuota!

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:08 WIB

Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen

Bukukan Pendapatan Rp2,3 triliun, AVIA Catat Pertumbuhan 16,8 Persen

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:03 WIB

Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik

Tak Cuma Motor Listrik, Menperin Buka Opsi Adanya Subsidi Mobil Listrik

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 12:02 WIB

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Menperin Bocorkan Nasib Subsidi Motor Listrik Rp 5 Juta dari Menkeu Purbaya

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:52 WIB

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bukalapak Lapor: Kuartal I 2026 Rugi Rp425 Miliar dan PHK 5 Karyawan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:35 WIB

Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan

Profil Ildong Pharmaceutical, Perusahaan Obat Raksasa Asal Korea Selatan

Bisnis | Rabu, 29 April 2026 | 11:31 WIB