Biaya Pindahkan Ibu Kota RI ke Luar Jawa Lebih Dari Rp1 Triliun

Adhitya Himawan

Kamis, 04 Januari 2018 | 13:38 WIB
Biaya Pindahkan Ibu Kota RI ke Luar Jawa Lebih Dari Rp1 Triliun
Menteri Bappenas Bambang Brodjonegoro [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, biaya pemindahan ibu kota negara ke luar Pulau Jawa diperkirakan mencapai lebih dari Rp1 triliun.

"Anggarannya sudah kita buat perkiraan, pokoknya ada angkanya. Yang pasti lebih dari Rp1 triliun," ujar Bambang saat ditemui di Kantor Bappenas, Jakarta, Kamis (4/1/2017).

Bambang menuturkan, untuk pembiayaan pemindahan ibu kota, Bappenas akan mengembangkan skema pembiayaan melibatkan pihak swasta sehingga tidak hanya bergantung pada APBN.

"Kita dalam diskusi penyiapan kajian kita juga sudah berinteraksi dengan pengusaha untuk melihat sejauh mana minat mereka jika dilibatkan kerja sama pemerintah swasta," kata Bambang.

Bappenas telah menyerahkan kajian awal terkait rencana pemindahan ibu kota kepada Presiden Joko Widodo pada Rabu (3/1) lalu.

"Ya hasil kajian awal kemarin sudah dilaporkan kepada Presiden, ya, arahannya kita akan bahas lebih detail lagi," ujar Bambang.

Ia mengatakan, kajian tahap awal tersebut masih berfokus pada pemilihan lokasi ibu kota yang mengerucut pada tiga kandidat yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

Menurutnya, ketiga kandidat lokasi tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing sebagaimana yang dijabarkan pada kajian tersebut.

"Indikatornya mengenai luas lahan yang tersedia, yang sudah bebas artinya tidak perlu ganti rugi. Kemudian dimensi kebencanaan seberapa tinggi risiko bencananya. Yang ketiga ketersediaan infrastruktur, ya, infra di sekitar wilayah tersebut. Meskipun kita membangun kota baru tapi akan lebih efisien natinya kalau kota baru tersebut berapa jarak yang tidak terlalu jauh dari infrastruktur yang dibutuhkan," kata Bambang.

baca juga

Setelah menyerahkan kajian awal pemindahan ibukota, Bappenas sendiri kini siap menunggu arahan selanjutnya dari Presiden sembari melakukan kajian lebih detil.

"Nanti itu Bapak Presiden yang memutuskan apa yang dilakukan berikutnya. Kalau kami tetap melakukan kajian mulai lebih detail termasuk bagaimana kondisi tanah, bagaimana akses untuk pembangunannya dan segala macam," ujar Bambang.

Selain itu, ia menyebut komitmen pemerintah dan dukungan politik juga sangat penting agar rencana pemindahan ibukota dapat terealisasi lebih cepat.

"Macam-macam, ada satu negara butuh sampai 10 tahun, ada yang 5 tahun, ada yang 2-3 tahun. Jadi, ya, tergantung bagaimana kecepatan dan komitmen dalam konteks tersebut," kata Bambang.

Pemindahan ibu kota diperlukan mengingat Indonesia perlu menciptakan pusat perekonomian baru yang selama ini terpusat di Jakarta khususnya, dan Pulau Jawa pada umumnya.

Salah satu daerah yang menjadi kandidat kuat pemindahan ibu kota negara yang sempat mencuat adalah Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, yang juga sempat menjadi kandidat ibu kota pada era Presiden Soekarno. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bappenas Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Tembus 10% lewat Pertanian dan Hilirisasi

Bappenas Klaim Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Tembus 10% lewat Pertanian dan Hilirisasi

Bisnis | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:42 WIB

InJourney Sambut Launching Buku MotoGP Mandalika: Sport Tourism Gerakkan Ekonomi & Destinasi

InJourney Sambut Launching Buku MotoGP Mandalika: Sport Tourism Gerakkan Ekonomi & Destinasi

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Sungai Tercemar, Mangrove Rusak: Bappenas Dorong Pengelolaan Ekosistem yang Tak Terpisah

Sungai Tercemar, Mangrove Rusak: Bappenas Dorong Pengelolaan Ekosistem yang Tak Terpisah

News | Selasa, 29 September 2026 | 10:20 WIB

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

Indonesia Dinilai Salah Arah, Data Statistik Dibuat Terlalu Indah dan Tak Sesuai Realita

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:25 WIB

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

Baleg DPR-Pemerintah Mulai Bahas RUU Satu Data Indonesia, Target Sah Pekan Depan

News | Rabu, 23 September 2026 | 17:23 WIB

Ekonomi Hijau Jadi Strategi Nasional, Bisa Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2029

Ekonomi Hijau Jadi Strategi Nasional, Bisa Ciptakan 5 Juta Lapangan Kerja Baru pada 2029

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 07:56 WIB

Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan

Menteri Bappenas: Program MBG Lebih Mendesak Daripada Lapangan Pekerjaan

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 08:28 WIB

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

Perludem Usul Sistem e-Banpol, Publik Bisa Pantau Penggunaan Dana Partai Secara Real-Time

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 20:37 WIB

Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta

Peringatan dari Bappenas: SDM RI Kalah Jauh dari Tetangga, Kelas Menengah Banyak Turun Kasta

Bisnis | Rabu, 01 Juli 2026 | 15:39 WIB

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

Bappenas: Pakai AI, Polri Bisa Ungkap Kejahatan 20 Tahun Lalu dengan Presisi!

News | Jum'at, 19 Juni 2026 | 15:53 WIB

Terkini

Kemasan Baru, Intip Manfaat Viva Skin Food Cream Extra Care untuk Wajah dan Tubuh

Kemasan Baru, Intip Manfaat Viva Skin Food Cream Extra Care untuk Wajah dan Tubuh

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:15 WIB

Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya

Apa Bedanya Adidas Originals vs Adidas Performance? Kenali dari Logo dan Kegunaannya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:13 WIB

Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

Rekam Jejak Irjen Slamet Uliandi, Dulu Kapten Jack Jemput Sambo Kini Tersangka Penyadapan Prabowo

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:12 WIB

7 Rekomendasi Moisturizer untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Melembapkan dan Mengurangi Flek Hitam

7 Rekomendasi Moisturizer untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Melembapkan dan Mengurangi Flek Hitam

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:11 WIB

Jokowi Pakai Batik Mega Mendung di PN Jakarta Timur, Ini 4 Makna Filosofis di Balik Motifnya

Jokowi Pakai Batik Mega Mendung di PN Jakarta Timur, Ini 4 Makna Filosofis di Balik Motifnya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:10 WIB

6 Zodiak yang Dianggap Paling Peka dan Perhatian, Selalu Mengerti Perasaan Pasangan

6 Zodiak yang Dianggap Paling Peka dan Perhatian, Selalu Mengerti Perasaan Pasangan

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:06 WIB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

KPK Beri Sinyal Bakal Periksa Nusron Wahid Lagi Terkait Suap HGB

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:05 WIB

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Nasib Generasi Sandwich: Bisakah Berbakti Tanpa Mengorbankan Masa Depan?

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 11:00 WIB

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Sunscreen SPF 50 Tahan Berapa Jam? Ini Waktu yang Tepat untuk Reapply

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 10:57 WIB

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Jalan Terjal Persib Bandung Taklukkan Raksasa Asia Demi Gelar Juara ACL Two

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 10:55 WIB

×