Ingin Bisnis Sukses? Lakukan Tips Kelola Keuangan Ini

Angelina Donna

Minggu, 21 Januari 2018 | 08:15 WIB
Ingin Bisnis Sukses? Lakukan Tips Kelola Keuangan Ini
Ilustrasi businessman (shutterstock)

Suara.com - Mengelola bisnis bukanlah hal yang mudah. Ditambah lagi mengelola keuangan bisnis tersebut. Riset membuktikan bisnis dapat sukses jika kegiatan operasionalnya diimbangi dengan kelihaian mengatur keuangan dengan baik.

Maju mundurnya bisnis sebenarnya dapat dilihat sejak tahun pertama. Namun, nasib bisnis ke depannya hanya boleh ditentukan saat bisnis memasuki tahun ke-3. Apabila bisnis masih bertahan dan lanjut ke tahun berikutnya, boleh dikatakan kalau bisnis tersebut akan maju beberapa tahun kemudian.

Agar kegiatan bisnis selama tiga tahun ke depan dan tahun-tahun berikutnya berjalan baik, lakukan tips mengelola keuangan bisnis berikut ini.

Pisahkan Keuangan Bisnis dan Pribadi
Kesalahan dalam mengelola keuangan bisnis sering kali terjadi pada pebisnis pemula. Para pebisnis secara tidak sengaja menggabungkan keuangan bisnis dengan keuangan pribadi. Uang yang sudah tercampur sulit untuk dipisahkan. Mau tak mau, Anda harus merelakan uang pribadi masuk ke kas bisnis dan sebaliknya, uang bisnis masuk ke kas pribadi.

Baik bisnis besar maupun bisnis kecil, pemisahan keuangan menjadi hal yang penting diperhatikan. Kalau hal ini diabaikan, total modal yang dipakai untuk bisnis tidak akan terlihat. Keuntungannya juga tidak dapat dimanfaatkan secara optimal. Oleh sebab itu, lakukan pemisahan dengan teliti agar diri Anda terbiasa saat bisnis kecil berubah menjadi bisnis besar.

Mencatat Pengeluaran dalam Satu Buku Khusus
Mencatat pengeluaran juga tidak boleh dilupakan. Catatan pengeluaran sangat berguna untuk mengetahui potensi keuangan dari bisnis yang dijalankan. Anda juga dapat melihat total pengeluaran dan pemasukan untuk memprediksi keuntungan yang diperoleh dalam satu bulan.

Catatan pengeluaran juga dapat dijadikan sebagai kacamata untuk mengontrol kondisi keuangan bisnis. Untuk itu, lakukan pencatatan untuk pemasukan ataupun pengeluaran secara rutin agar keuangan bisnis dapat terkontrol dengan baik.

Gunakan Bantuan Software sebagai Back Up
Software dapat digunakan saat Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mencatat arus kas perusahaan tidak memadai. Software juga dapat dijadikan sebagai back up atau cadangan jika sewaktu-waktu catatan kas hilang.

Mencatat pembukuan dengan software juga jauh lebih mudah dibandingkan dengan cara manual. Selain cepat, hasilnya juga lebih akurat karena penghitungan dilakukan mesin secara otomatis.

Lakukan Perputaran Kas secara Efektif
Keuntungan yang diperoleh dari bisnis memang menggiurkan. Tapi, jangan fokus hanya pada keuntungan saja. Anda juga harus fokus untuk memutar kas selama kegiatan operasional berlangsung. Misalnya, pembelian persediaan, biaya penyimpanan di gudang, dan lain-lain.

Perputaran kas juga dapat dilakukan dengan berinvestasi. Investasi merupakan instrumen keuangan yang dipercaya dapat menambah pundi-pundi kekayaan. Jika Anda mau, ambillah instrumen investasi. Kelola investasi dengan baik agar pemasukan yang diterima bertambah setiap bulan.

Hindari Sikap Konsumtif dalam Membeli Barang
Setiap kegiatan bisnis membutuhkan pasokan bahan yang cukup untuk memproduksi barang. Bahan yang dibutuhkan juga beranekaragam sesuai dengan aktivitas produksi dari bisnis. Agar kondisi keuangan tetap stabil, alokasikan dana sesuai dengan fungsinya setiap kali berbelanja. Belilah bahan-bahan yang dibutuhkan sesuai dengan jumlah dalam periode tertentu.

Satu hal yang pelu diingat, hindari membeli barang yang sangat banyak. Apalagi kalau barang tersebut sama sekali tidak dibutuhkan. Hal ini akan menambah jumlah pengeluaran dari usaha Anda. Kenapa? Sebab Anda membutuhkan tambahan biaya seperti biaya perawatan agar barang-barang tersebut tetap terjaga kualitasnya.

Jauhkan Bisnis dari Utang
Bunga pinjaman yang sangat tinggi merupakan momok menakutkan bagi kegiatan usaha. Bagaimana tidak, keuntungan yang Anda peroleh dari bisnis tidak akan kelihatan karena terus-menerus dipakai untuk membayar utang. Hal ini tentu membuat kondisi keuangan menjadi terpuruk.

Untuk mengatasinya, hindarilah “utang”, apalagi utang yang suku bunganya sangat tinggi. Optimalkan penggunaan modal yang dimiliki dan kelola usaha sebaik mungkin untuk menghindari kerugian yang menyebabkan timbulnya utang.

Baca juga artikel Cermati lainnya:

Merasa Tak Boros Tapi Uang Selalu Habis: Berapa ‘Latte Factor’ Anda?

Ini Dia 10 Alasan Kenapa Visamu Bisa Ditolak

Kopi Indonesia Terus Meningkat dan Jadi Gaya Hidup Baru yang Populer

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Purbaya Resmi Tarik Pajak Transaksi Digital Luar Negeri, Libatkan Bank hingga Fintech

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 22:17 WIB

Purbaya Mau Bentuk Tim Khusus di Kemenkeu Gegara Sering Lupa Pantau Kebijakan

Purbaya Mau Bentuk Tim Khusus di Kemenkeu Gegara Sering Lupa Pantau Kebijakan

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:53 WIB

Purbaya Bantah Kantongi Rp 100 Miliar dari Jual Beli Jabatan Kemenkeu

Purbaya Bantah Kantongi Rp 100 Miliar dari Jual Beli Jabatan Kemenkeu

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:41 WIB

Mengapa Purbaya Ngotot Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN?

Mengapa Purbaya Ngotot Danantara Setor Rp120 Triliun ke APBN?

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 16:19 WIB

Toyota Garap Strategi Baru Kejar Laba di Luar Penjualan Mobil

Toyota Garap Strategi Baru Kejar Laba di Luar Penjualan Mobil

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 13:05 WIB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Tembus Rp 235,6 Triliun per Juli 2026, Setara 0,91% PDB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Tembus Rp 235,6 Triliun per Juli 2026, Setara 0,91% PDB

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 11:51 WIB

Menguji Nyali di Lapak Pasar, Pemuda Kebayoran Lama Ini Kini Bangun Bisnis Digital

Menguji Nyali di Lapak Pasar, Pemuda Kebayoran Lama Ini Kini Bangun Bisnis Digital

News | Kamis, 10 September 2026 | 15:10 WIB

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Purbaya Bantah Airlangga soal Anggaran Buka Rekening Massal Tembus Rp 11 Triliun

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 22:38 WIB

KPK Telusuri Deposito dan Bangunan Milik Eks Kepala Kanwil Pajak Haniv

KPK Telusuri Deposito dan Bangunan Milik Eks Kepala Kanwil Pajak Haniv

News | Kamis, 10 September 2026 | 21:01 WIB

ANTAM Bangun Pabrik Logam Mulia 30 Ton di Gresik

ANTAM Bangun Pabrik Logam Mulia 30 Ton di Gresik

Bisnis | Kamis, 10 September 2026 | 19:23 WIB

Terkini

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Jejak Kontak Terakhir 8 Warga Hilang Terdeteksi di Pulau Sebesi, Kemkomdigi Telusuri Sinyal

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:24 WIB

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Komdigi Klaim 98,9% Wilayah Berpopulasi Sudah Tercover Seluler, Blank Spot Jadi Pekerjaan Berikutnya

Tekno | Sabtu, 12 September 2026 | 20:23 WIB

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jejak Sukses Mantan PMI Tati Purwanti, Bawa Bubur Cirebon hingga Taipei

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Ada Risiko Fiskal Meski Pemerintah Ambil Alih Utang Kereta Cepat

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:22 WIB

×