BIJB Dapat Suntikan Modal 20 Persen dari Angkasa Pura II

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 21 Februari 2018 | 10:35 WIB
BIJB Dapat Suntikan Modal 20 Persen dari Angkasa Pura II
Peresmian Angkasa Pura II menjadi pengelola Bandara Kertajati di Jawa Barat. [Dok Angkasa Pura II]

Suara.com - PT Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) yang menjadi pengelola Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat, akan menerima 20 persen penyertaan modal PT Angkasa Pura II (Persero) sehingga dapat melakukan pengelolaan bandara bersama.

"Penyertaan modal dari AP II tadi disepakati 20 persen," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Kemenko Kemaritiman Jakarta, Selasa (20/2/2018).

Aher, sebagaimana ia disapa, menjelaskan dengan disepakatinya penyertaan modal dari AP II, ditambah pendanaan dari sindikasi perbankan syariah daerah dan Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT) yang rencananya cair pada Maret mendatang, maka rampunglah pendanaan yang dibutuhkan untuk pembangunan bandara tersebut.

Dengan demikian, secara rinci pembagian saham bandara itu terdiri atas 60 persen milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat termasuk inbreng lahan, 18 persen saham RDPT, 20 persen saham AP II dan sisa 2 persen saham dimiliki koperasi PNS Jabar dan PT Jasa Sarana.

"Tapi masih bisa dikuasai selain Pemprov Jabar atau BUMD di angka 49 persen," katanya menegaskan porsi pemerintah provinsi tetap mayoritas 51 persen.

Rampungnya pendanaan pembangunan diharapkan dapat mendukung target operasi pada Mei mendatang.

"'Soft launching' nanti 1 Mei, 'grand launching' Juni dan bisa memberangkatkan haji pertama kali kloter pertama pada 15 Juli," ujarnya.

Aher menambahkan, begitu resmi beroperasi, bandara tersebut baru bisa diakses melalui Tol Cikampek-Palimanan (Cipali). Nantinya, akses bandara juga dapat melalui Tol Cileunyi, Sumedang Dawuan (Cisumdawu) yang akan beroperasi 2019.

"Sementara pakai Cipali, mudah-mudahan Tol Cisumdawu bisa selesai 2019," katanya.

Terpisah, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan berharap operasional Bandara Kertajati bisa mulai dilakukan Mei mendatang.

Luhut menyebut posisi bandara senilai Rp2,6 triliun itu sangat strategis karena dekat dengan kawasan ekonomi terpadu di Karawang, Bekasi, Purwakarta juga Pelabuhan Patimban di Subang.

"Sangat strategis, saya melihat pengembangan Kertajati itu ke depannya jauh lebih leluasa karena tanahnya lebih leluasa dari Cengkareng. Cengkareng mungkin hanya bisa tiga 'runway' (landasan pacu)," katanya.

Lebih lanjut, Luhut menjelaskan meski pencairan pendanaan tinggal menunggu waktu, swasta akan didorong untuk bisa berinvestasi di proyek tersebut.

Selain sejumlah perusahaan yang berinvestasi melalui RDPT, ia menyebut ada satu perusahaan asuransi asing juga yang tertarik masuk mendanai bandara itu.

"Macam-macam, asing ada asuransi juga dari luar," ujarnya tanpa menyebut nama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Panas Paripurna Ranperda Perubahan Badan Hukum PAM Jaya, PSI Tetap Tolak Privatisasi BUMD Air Minum

Panas Paripurna Ranperda Perubahan Badan Hukum PAM Jaya, PSI Tetap Tolak Privatisasi BUMD Air Minum

News | Selasa, 23 Desember 2025 | 21:35 WIB

Beton Precast Jadi Solusi Efektif Percepatan Pembangunan Infrastruktur Nasional

Beton Precast Jadi Solusi Efektif Percepatan Pembangunan Infrastruktur Nasional

News | Kamis, 18 Desember 2025 | 19:00 WIB

Rencana Bandara Kertajati Jadi Pusat Bengkel Pesawat Terwujud, Pembangunan Tahap 1 Jalan

Rencana Bandara Kertajati Jadi Pusat Bengkel Pesawat Terwujud, Pembangunan Tahap 1 Jalan

Bisnis | Senin, 08 Desember 2025 | 19:41 WIB

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif, Rano Karno Tegaskan Pimpinan BUMD Jangan Coba-Coba Korupsi

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif, Rano Karno Tegaskan Pimpinan BUMD Jangan Coba-Coba Korupsi

News | Selasa, 25 November 2025 | 12:51 WIB

Komisaris Utama Transjakarta Ungkap Langkah Internal Usai Orasi Muhammad Ainul Yakin Viral

Komisaris Utama Transjakarta Ungkap Langkah Internal Usai Orasi Muhammad Ainul Yakin Viral

News | Senin, 20 Oktober 2025 | 20:18 WIB

Dharma Jaya Klaim Bukukan Pertumbuhan Bisnis 190 Persen

Dharma Jaya Klaim Bukukan Pertumbuhan Bisnis 190 Persen

Bisnis | Jum'at, 03 Oktober 2025 | 19:00 WIB

BMKG Peringatkan Krisis Pangan Akibat Cuaca Ekstrem, Desak Pembangunan Infrastruktur Tahan Bencana

BMKG Peringatkan Krisis Pangan Akibat Cuaca Ekstrem, Desak Pembangunan Infrastruktur Tahan Bencana

News | Minggu, 28 September 2025 | 10:51 WIB

Dirut PAM Jaya Jamin Investor Tak Bisa Paksa Naikkan Tarif Air Pasca-IPO

Dirut PAM Jaya Jamin Investor Tak Bisa Paksa Naikkan Tarif Air Pasca-IPO

News | Jum'at, 19 September 2025 | 22:13 WIB

Wacana 'Go Public' PAM Jaya Bikin DPRD DKI Terbelah, Basri Baco: Ini Dinamika, Normal

Wacana 'Go Public' PAM Jaya Bikin DPRD DKI Terbelah, Basri Baco: Ini Dinamika, Normal

News | Jum'at, 19 September 2025 | 22:06 WIB

Lahan Parkir Milik BUMD DKI Disegel karena Ilegal, Pramono Anung Kasih Dukungan: Memang Pantas

Lahan Parkir Milik BUMD DKI Disegel karena Ilegal, Pramono Anung Kasih Dukungan: Memang Pantas

News | Kamis, 18 September 2025 | 15:14 WIB

Terkini

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Divonis Praktikkan Kartel Bunga, Pinjol Adakami dan Asetku Didenda Ratusan Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:21 WIB

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

KPPU Nyatakan 97 Pinjol Terbukti Lakukan Praktik Kartel, Jatuhkan Denda Rp755 Miliar

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Orang Singapura Heran, Kok Bisa Harga BBM di Indonesia Stabil?

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:39 WIB

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Krisis Energi Global, Menteri Bahlil Garansi: Kita Tidak Impor Solar, Bensin Hanya 50 Persen

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:35 WIB

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Dukung Program Pemerintah, Kinerja BSI Solid Awal 2026

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:12 WIB

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

HIPMI Minta Penerapan Kebijakan Bea Keluar Batu Bara Diterapkan Fleksibel

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:43 WIB

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Geopolitik Memanas, Pemerintah Klaim Ekonomi RI Tetap Tangguh

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:36 WIB

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Tol Solo-Jogja Padat, Lalu Lintas Tembus 403 Ribu Kendaraan

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:31 WIB

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Industri Kretek RI Terancam Punah Gegara Kebijakan Ini

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 19:26 WIB

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Purbaya Akui Coretax Aneh dan Salah Desain, Curiga Sengaja Dibuat Kusut

Bisnis | Kamis, 26 Maret 2026 | 17:59 WIB