Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.740.000
Beli Rp2.605.000
IHSG 5.746,648
LQ45 569,322
Srikehati 278,381
JII 347,610
USD/IDR 18.136

Ini 'Oleh-Oleh' Menkeu dari IMF-World Bank Spring Meetings 2018

Adhitya Himawan, Dian Kusumo Hapsari

Selasa, 24 April 2018 | 15:00 WIB
Ini 'Oleh-Oleh' Menkeu dari IMF-World Bank Spring Meetings 2018
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati blusukan ke stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta Selatan. (suara.com/Dian Kusumo Hapsari)

Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengikuti berbagai rangkaian kegiatan pertemuan musim semi atau Spring Meeting IMF dan Grup Bank Dunia (World Bank Group) di Washington DC, Amerika Serikat (AS) baru-baru ini.

Ada sejumlah isu yang dibahas, dimana ia menyampaikan berbagai kemajuan Indonesia pasca krisis moneter 1998 di bidang moneter dan fiskal. Selain itu, ia juga menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia dengan menjaga momentum serta mendorong investasi dan ekspor.

"Saya menyampaikan itu di USINDO dengan menjelaskan juga bahwa di dalam suasana yang tidak pasti dan keinginan menjaga momentum itu kita tetap fokus untuk memperkuat investasi dan ekspor," kata Ani Selasa (24/4/2018).

Ia juga menyampaikan harapannya kepada Amerika sebagai negara besar agar menjadi contoh negara yang menerapkan keterbukaan berdasarkan aturan dan menghormati kedaulatan negara-negara lain.

"Saya berharap Amerika tetap menjadi salah satu negara yang mampu memberikan contoh yang baik sebagai negara besar yaitu menjaga keterbukaan, menciptakan hubungan yang lebih berdasarkan rule-based, dan menghormati negara-negara lain berdasarkan kedaulatan," terangnya.

Ani juga bicara mengenai cara menjaga bumi dari perubahan iklim dan komitmen Indonesia mengurangi produksi karbon dioksida agar membuat dunia terpelihara. Menurutnya, berbagai kebijakan sering dihadapkan pada dimensi masyarakat atau pelaku usaha akan mendapatkan beban.

"Sering kebijakan itu tidak mudah karena seperti pengurangan bahan bakar yang berbasis fosil berarti diterjemahkan sebagai pengurangan subsidi yang tentu sangat memberatkan masyarakat," tuturnya.

Di situlah pemerintah Indonesia mendesain kebijakan yang bisa ditanggung namun memenuhi tujuan Indonesia yang berkomitmen untuk mengurangi dampak perubahan iklim, baik itu di bidang energi, transportasi, maupun pengelolaan hutan.

Ketiganya merupakan area-area yang penting untuk menjaga kelestarian lingkungan Indonesia namun pada saat yang sama berkontribusi kepada dunia.

Menkeu juga bicara dengan Pathway for Prosperity yang dibentuk oleh Melinda Gates. Dalam forum ini, dibahas aspek teknologi dan bagaimana pengaruhnya terhadap negara-negara berkembang yang dihadapkan pada perubahan teknologi yang bersaing dengan tenaga kerja dan lapangan kerjanya.

"Sehingga banyak negara-negara harus mulai dari sekarang memikirkan bagaimana mendesain sebuah kebijakan agar perubahan teknologi ini dianggap sebagai perubahan positif dan tidak mengancam kesejahteraan masyarakat terutama kelompok pekerja dan kelompok miskin," jelasnya.

Ia juga bertemu International Monetary Funds Commission (IMFC) yang membahas isu-isu stabilitas sektor keuangan dunia.

"Kita membahas kemungkinan resiko dengan kenaikan suku bunga di Amerika, kenaikan harga aset, kemungkinan perang dagang Amerika dengan RRT. Bagaimana teknologi keuangan seperti Fintech maupun crypto currency akan bisa mempengaruhi baik stabilitas maupun perubahan keuangan, bagaimana peraturan mengantisipasi dan melindungi masyarakat agar mereka tidak dirugikan oleh teknologi ini," paparnya.

Tak lupa, ia mempromosikan Indonesia sebagai tuan rumah IMF-World Bank Group Annual Meetings 2018 di Bali mulai dari makanan, produk budaya seperti kain, baju, perhiasan serta kopi yang beraneka ragam.

Selain itu, ia juga menyampaikan karya seni anak bangsa seperti lukisan mural Indonesia yang dipamerkan di gedung World Bank, seni suara angklung dan promosi berbagai tempat wisata Indonesia.

Terakhir, dalam kepemimpinan Menkeu sebagai pemimpin Development Comittee selama dua tahun berturut-turut, 189 negara anggota Bank Dunia menyetujui tambahan modal atau capital increase sebesar 100 miliar USD pertahun yang sangat berguna untuk World Bank Group seperti International Bank for Reconstruction Development (IBRD) dan International Finance Corporation (IFC) sektor privat Bank Dunia untuk membantu negara-negara berkembang memerangi kemiskinan dengan memberikan pinjaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rupiah Jebol Rp18.110 dan IHSG Ambles 3%, Pasar Tak Percaya Jurus Baru Perry dan Purbaya?

Rupiah Jebol Rp18.110 dan IHSG Ambles 3%, Pasar Tak Percaya Jurus Baru Perry dan Purbaya?

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 11:50 WIB

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan

Bisnis | Senin, 08 Juni 2026 | 10:36 WIB

Pendapatan Negara Bisa Berkurang Gegara Pembatasan Nikotin dan Tar

Pendapatan Negara Bisa Berkurang Gegara Pembatasan Nikotin dan Tar

Bisnis | Senin, 01 Juni 2026 | 15:01 WIB

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bantah Krisis 1998 Terulang, Purbaya: Saya Pinteran Dikit dari IMF

Bisnis | Minggu, 24 Mei 2026 | 16:24 WIB

Defisit APBN April 2026 Tercatat Rp164,4 Triliun

Defisit APBN April 2026 Tercatat Rp164,4 Triliun

Foto | Rabu, 20 Mei 2026 | 07:00 WIB

Tembus Rp17.600, BI Dikabarkan Mulai Kehabisan Amunisi Kuatkan Rupiah

Tembus Rp17.600, BI Dikabarkan Mulai Kehabisan Amunisi Kuatkan Rupiah

Bisnis | Jum'at, 15 Mei 2026 | 14:46 WIB

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Kredibiltas Jadi Bukti, Presiden RI Buat Rupiah Menguat ke Rp6.500 Per Dolar AS

Bisnis | Rabu, 13 Mei 2026 | 13:12 WIB

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Rupiah Keok ke Rp17.410, Subsidi Energi Jebol Rp118 Triliun

Bisnis | Selasa, 05 Mei 2026 | 12:43 WIB

Waduh! Subsidi & Kompensasi Energi Bengkak 266%, Tembus Rp118 Triliun

Waduh! Subsidi & Kompensasi Energi Bengkak 266%, Tembus Rp118 Triliun

Bisnis | Senin, 04 Mei 2026 | 11:48 WIB

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Pamer ke IMF & World Bank, Purbaya Klaim RI Siap Ekspor Pupuk di Tengah Krisis Global

Bisnis | Senin, 27 April 2026 | 08:24 WIB

Terkini

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Pipa Cisem II Beroperasi Penuh, KITB Dapat Suntikan Energi Baru

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:23 WIB

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Borok Investasi Asing Mencuat, Sering Terlantarkan Hak Pekerja

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 20:17 WIB

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Purbaya Pede Rupiah Bisa Menguat hingga Rp 16.800 per Dolar AS Tahun Depan

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:58 WIB

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Investasi AI di Indonesia Tetap Jalan Meski Rupiah Lemah

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:56 WIB

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Kereta 12 Rangkaian Akan Layani Green Line Tanah Abang - Rangkasbitung

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 19:27 WIB

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Pemerintah Tepat Naikkan Harga Pertamax

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Ekonom UGM Bongkar Stress Test APBN, Rupiah Rp18.200 Jadi Ambang Kritis

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:40 WIB

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Purbaya Klaim Harga BBM Naik Berefek Minim ke Inflasi

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:32 WIB

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Kenaikan Pertamax Bikin Kaget, Pengguna Xpander Menjerit: Rp480 Ribu Pun Belum Bisa Full Tank!

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:26 WIB

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Terungkap, Harga Pertamax Aslinya Rp21.000 per Liter

Bisnis | Rabu, 10 Juni 2026 | 18:01 WIB