Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Richard Muljadi Diciduk, Pengaruhkah ke Saham Tempo Scan Pacific?

Iwan Supriyatna | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Kamis, 23 Agustus 2018 | 12:06 WIB
Richard Muljadi Diciduk, Pengaruhkah ke Saham Tempo Scan Pacific?
Richard Muljadi saat merayakan ulangtahun Kartini Muljadi. (Instagram: @richardmuljadi

Suara.com - Richard Muljadi diringkus usai mengkonsumsi kokain di dalam toilet restoran Vong Kitchen kawasan SCBD, Jakarta Selatan pada Rabu (22/8/2018).

Richard Muljadi diketahui adalah cucu dari Kartini Muljadi yang merupakan petinggi di PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC).

Terkait kasus tersebut, pada pembukaan perdagangan Kamis (23/8/2018) saham TSPC dibuka stagnan dibandingkan pada sesi penutupan sebelumnya.

Saham TSPC dibuka dilevel Rp 1.480 per saham. Sedangkan pada sesi penutupan perdagangan pada Selasa (21/8/2018) saham TSPC ditutup di level yang sama Rp 1.480 per saham.

Menanggapi hal tersebut, Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai, ada beberapa faktor yang membuat hal ini terjadi.

“Bisa banyak faktor yang mempengaruhi sih ini. Susah kalau dikaitkan dengan ini,” kata William saat dihubungi Suara.com, Kamis (23/8/2018).

Menurut William, pergerakan saham TSPC ini tidak bisa serta merta dikaitkan dengan kasus tersebut karena rentang pelemahannya tidak mencapai 100 poin. Selain itu, saham TSPC dibuka stagnan menurut William sangat wajar.

“Rentang likuditas tempo scan pacific juga sangat kecil, sebenarnya penurunannya tidak terlalu berpengaruh. Nggak ada hubungannya sama penangkapan itu,” ujarnya.

Untuk diketahui, Richard Muljadi dibekuk oleh perwira polisi bernama Kombes Herry Heryawan yang kebetulan hendak memakai kamar toilet restoran.

Dari penangkapan itu, satu unit Iphone X warna hitam dan satu lembar uang pecahan 5 dolar Australia turut disita lantaran dianggap sebagai medium saat Richard Muljadi mengkonsumsi kokain tersebut.

Richard Muljadi pun telah dinyatakan positif sebagai pengguna kokain melalui pemeriksaan urine.

Saat ini, pihak kepolisian sudah menetapkan Richard Muljadi sebagai tersangka dalam kasus kepemilikan kokain seberat 0,038 gram. Penetapan tersangka itu dilakukan pasca polisi melakukan pemeriksaan terhadap bukti dan saksi.

"(Richard Muljadi) sudah ditetapkan tersangka. Tadi pagi sudah dilakukan," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Suwondo Nainggolan saat dikonfirmasi Suara.com, Kamis (23/8/2018).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Richard Muljadi Jadi Trending Nasional, Kalahkan Asian Games

Richard Muljadi Jadi Trending Nasional, Kalahkan Asian Games

Tekno | Kamis, 23 Agustus 2018 | 11:53 WIB

Jalani Pemeriksaan, Keterangan Richard Muljadi Kerap Berubah-ubah

Jalani Pemeriksaan, Keterangan Richard Muljadi Kerap Berubah-ubah

News | Kamis, 23 Agustus 2018 | 11:50 WIB

Jadi Tersangka Pemilikan Kokain, Richard Muljadi Segera Ditahan?

Jadi Tersangka Pemilikan Kokain, Richard Muljadi Segera Ditahan?

News | Kamis, 23 Agustus 2018 | 11:28 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB