Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.640.000
Beli Rp2.500.000
IHSG 5.883,881
LQ45 578,169
Srikehati 285,186
JII 345,557
USD/IDR 17.950

Klaim Titiek Soeharto soal Rp 50 Ribu Dibantah Emak-emak

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 19 November 2018 | 14:48 WIB
Klaim Titiek Soeharto soal Rp  50 Ribu Dibantah Emak-emak
Pasar Jatinegara, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (19/11/2018).

Suara.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Titiek Soeharto, saat berkampanye untuk Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Cilegon, Banten, menegaskan kesenjangan antara si miskin dan si kaya kekinian semakin kentara.

Bahkan, putri eks penguasa Orde Baru Soeharto dan juga mantan istri Prabowo tersebut menuturkan, kenaikan harga-harga barang kebutuhan pokok juga terjadi sehingga kalau ibu-ibu membawa Rp 50 ribu ke pasar tak bakal dapat apa pun.

"Kesenjangan antara si kaya dan si miskin makin lebar. Ibu-ibu kalau punya uang Rp 50 ribu, bisa beli apa ke pasar? Sementara yang kaya tambah kaya, yang miskin tambah miskin," kata Titiek, Rabu (14/11/2018).

Namun, sejumlah ibu-ibu di DKI Jakarta menuturkan pernyataan sebaliknya. Bila mereka membawa rp 50 ribu ke pasar-pasar tradisional, masih bisa membeli barang kebutuhan sehari-hari.

Eti (50) salah satu pembeli di Pasar Jatinegara mengatakan, dirinya bisa berbelanja sayur mayur memakai uang Rp 50 ribu.

Dengan uang Rp 50 ribu, Eti mengakui bisa membelanjakan kebutuhan sehari-hari seperti ikan, sayur mayur hingga pelengkap makanan yakni tempe atau tahu.

"Uang Rp 50 ribu masih bisa untuk belanja, misalnya beli ikan setengah kilo, sisanya belanja sayuran, tahu dan tempe," ujar Eti saat ditemui Suara.com di Pasar Jatinegara, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (19/11/2018)

Rosna, ibu-ibu berusia 48 tahun yang ditemui Suara.com di Pasar Jatinegara juga menyatakan hal serupa.

Ia tak sependapat dengan pernyataan Titiek yang menyebut Rp 50 ribu tidak cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

baca juga

"Siapa bilang tak cukup? Buktinya saya bisa kok belanja dengan uang Rp 50, walaupun di cukup-cukupin. Jadi belinya ayam setengah potong yang harganya sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 23 ribu, terus beli tempe, tahu, cabai, bawang, tomat," kata dia.

Ia mengakui heran terhadao pernyataan Titiek yang menyebut uang Rp 50 ribu tidak bisa membeli kebutuhan sehari-hari. Sebab, kata Rosna, di setiap pasar tradisional harga-harga hampir sama.

"Kalau di pasar tradisional masih bisa uang Rp 50 ribu itu dibelanjakan, " ucap Rosna.

Sementara itu, Iis (45) juga mengatakan hal yang sama. Iis menuturkan dirinya biasanya menyiasati uang Rp 50 ribu dengan ikan bandeng presto yang seharga sekitar Rp 16 ribu.

Selain membeli ikan, sisa uang membeli ikan bandeng presto bisa untuk membeli seperti sayur mayur, tempe, tahu, bumbu-bum, cabe bawang dan tomat.

"Kalau saya sih biasanya belinya yang ikan bandeng presto, sayur sop, sayur bayem, tempe, tahu dan lain-lain. Jadi masih bisa belanja di pasar," kata Iis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger Poster Jokowi Raja, Kubu Prabowo: Maling Teriak Maling

Geger Poster Jokowi Raja, Kubu Prabowo: Maling Teriak Maling

News | Senin, 19 November 2018 | 14:30 WIB

Ngabalin ke Prabowo, Boleh Ingin Berkuasa, Tapi Jangan Kebelet

Ngabalin ke Prabowo, Boleh Ingin Berkuasa, Tapi Jangan Kebelet

News | Senin, 19 November 2018 | 14:30 WIB

Ngabalin: Hampir Semua Pernyataan Prabowo Berantakan

Ngabalin: Hampir Semua Pernyataan Prabowo Berantakan

News | Senin, 19 November 2018 | 14:09 WIB

Kampanyekan Prabowo Maret 2019, Demokrat Klaim Strategi Khusus

Kampanyekan Prabowo Maret 2019, Demokrat Klaim Strategi Khusus

News | Senin, 19 November 2018 | 14:08 WIB

Terkini

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Purbaya Mau Naikkan Anggaran Transfer ke Daerah hingga Rp 90 Triliun di 2027

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 13:26 WIB

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

IHSG Bangkit ke Level 6.000 di Sesi I, Saham TPIA dan TOWR Bersinar

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:44 WIB

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Isu Kelangkaan Batu Bara Bikin Listrik Padam, Pengamat Soroti 'Pengusaha Nakal'

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:37 WIB

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Produk UMKM Lokal Bakal Diprioritaskan Muncul di Laman Marketplace, Begini Aturannya

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:28 WIB

Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen

Setujui Tenor KPR FLPP hingga 40 Tahun, Pemerintah Pertahankan Bunga Rumah Subsidi 5 Persen

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 12:05 WIB

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

HSBC Indonesia Nilai Akses Pembiayaan Modal Kerja Penting Buat UMKM

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:36 WIB

Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

Cara UMKM Agar Tidak Kena Potong Pajak e-Commerce saat Jualan Online

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:28 WIB

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Terbitkan Panda Bond, Purbaya: Bunga Utang China Lebih Murah Dibanding Amerika

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:27 WIB

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:22 WIB

Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa

Purbaya Heran Lembaga Asing Terus Sorot Ekonomi RI, Bandingkan Nasib dengan AS-Eropa

Bisnis | Kamis, 25 Juni 2026 | 11:08 WIB