Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Klaim Titiek Soeharto soal Rp 50 Ribu Dibantah Emak-emak

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 19 November 2018 | 14:48 WIB
Klaim Titiek Soeharto soal Rp  50 Ribu Dibantah Emak-emak
Pasar Jatinegara, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (19/11/2018).

Suara.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Titiek Soeharto, saat berkampanye untuk Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Cilegon, Banten, menegaskan kesenjangan antara si miskin dan si kaya kekinian semakin kentara.

Bahkan, putri eks penguasa Orde Baru Soeharto dan juga mantan istri Prabowo tersebut menuturkan, kenaikan harga-harga barang kebutuhan pokok juga terjadi sehingga kalau ibu-ibu membawa Rp 50 ribu ke pasar tak bakal dapat apa pun.

"Kesenjangan antara si kaya dan si miskin makin lebar. Ibu-ibu kalau punya uang Rp 50 ribu, bisa beli apa ke pasar? Sementara yang kaya tambah kaya, yang miskin tambah miskin," kata Titiek, Rabu (14/11/2018).

Namun, sejumlah ibu-ibu di DKI Jakarta menuturkan pernyataan sebaliknya. Bila mereka membawa rp 50 ribu ke pasar-pasar tradisional, masih bisa membeli barang kebutuhan sehari-hari.

Eti (50) salah satu pembeli di Pasar Jatinegara mengatakan, dirinya bisa berbelanja sayur mayur memakai uang Rp 50 ribu.

Dengan uang Rp 50 ribu, Eti mengakui bisa membelanjakan kebutuhan sehari-hari seperti ikan, sayur mayur hingga pelengkap makanan yakni tempe atau tahu.

"Uang Rp 50 ribu masih bisa untuk belanja, misalnya beli ikan setengah kilo, sisanya belanja sayuran, tahu dan tempe," ujar Eti saat ditemui Suara.com di Pasar Jatinegara, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (19/11/2018)

Rosna, ibu-ibu berusia 48 tahun yang ditemui Suara.com di Pasar Jatinegara juga menyatakan hal serupa.

Ia tak sependapat dengan pernyataan Titiek yang menyebut Rp 50 ribu tidak cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

"Siapa bilang tak cukup? Buktinya saya bisa kok belanja dengan uang Rp 50, walaupun di cukup-cukupin. Jadi belinya ayam setengah potong yang harganya sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 23 ribu, terus beli tempe, tahu, cabai, bawang, tomat," kata dia.

Ia mengakui heran terhadao pernyataan Titiek yang menyebut uang Rp 50 ribu tidak bisa membeli kebutuhan sehari-hari. Sebab, kata Rosna, di setiap pasar tradisional harga-harga hampir sama.

"Kalau di pasar tradisional masih bisa uang Rp 50 ribu itu dibelanjakan, " ucap Rosna.

Sementara itu, Iis (45) juga mengatakan hal yang sama. Iis menuturkan dirinya biasanya menyiasati uang Rp 50 ribu dengan ikan bandeng presto yang seharga sekitar Rp 16 ribu.

Selain membeli ikan, sisa uang membeli ikan bandeng presto bisa untuk membeli seperti sayur mayur, tempe, tahu, bumbu-bum, cabe bawang dan tomat.

"Kalau saya sih biasanya belinya yang ikan bandeng presto, sayur sop, sayur bayem, tempe, tahu dan lain-lain. Jadi masih bisa belanja di pasar," kata Iis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger Poster Jokowi Raja, Kubu Prabowo: Maling Teriak Maling

Geger Poster Jokowi Raja, Kubu Prabowo: Maling Teriak Maling

News | Senin, 19 November 2018 | 14:30 WIB

Ngabalin ke Prabowo, Boleh Ingin Berkuasa, Tapi Jangan Kebelet

Ngabalin ke Prabowo, Boleh Ingin Berkuasa, Tapi Jangan Kebelet

News | Senin, 19 November 2018 | 14:30 WIB

Ngabalin: Hampir Semua Pernyataan Prabowo Berantakan

Ngabalin: Hampir Semua Pernyataan Prabowo Berantakan

News | Senin, 19 November 2018 | 14:09 WIB

Kampanyekan Prabowo Maret 2019, Demokrat Klaim Strategi Khusus

Kampanyekan Prabowo Maret 2019, Demokrat Klaim Strategi Khusus

News | Senin, 19 November 2018 | 14:08 WIB

Terkini

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB