Klaim Titiek Soeharto soal Rp 50 Ribu Dibantah Emak-emak

Reza Gunadha | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Senin, 19 November 2018 | 14:48 WIB
Klaim Titiek Soeharto soal Rp  50 Ribu Dibantah Emak-emak
Pasar Jatinegara, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (19/11/2018).

Suara.com - Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Titiek Soeharto, saat berkampanye untuk Capres dan Cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno di Cilegon, Banten, menegaskan kesenjangan antara si miskin dan si kaya kekinian semakin kentara.

Bahkan, putri eks penguasa Orde Baru Soeharto dan juga mantan istri Prabowo tersebut menuturkan, kenaikan harga-harga barang kebutuhan pokok juga terjadi sehingga kalau ibu-ibu membawa Rp 50 ribu ke pasar tak bakal dapat apa pun.

"Kesenjangan antara si kaya dan si miskin makin lebar. Ibu-ibu kalau punya uang Rp 50 ribu, bisa beli apa ke pasar? Sementara yang kaya tambah kaya, yang miskin tambah miskin," kata Titiek, Rabu (14/11/2018).

Namun, sejumlah ibu-ibu di DKI Jakarta menuturkan pernyataan sebaliknya. Bila mereka membawa rp 50 ribu ke pasar-pasar tradisional, masih bisa membeli barang kebutuhan sehari-hari.

Eti (50) salah satu pembeli di Pasar Jatinegara mengatakan, dirinya bisa berbelanja sayur mayur memakai uang Rp 50 ribu.

Dengan uang Rp 50 ribu, Eti mengakui bisa membelanjakan kebutuhan sehari-hari seperti ikan, sayur mayur hingga pelengkap makanan yakni tempe atau tahu.

"Uang Rp 50 ribu masih bisa untuk belanja, misalnya beli ikan setengah kilo, sisanya belanja sayuran, tahu dan tempe," ujar Eti saat ditemui Suara.com di Pasar Jatinegara, Jatinegara, Jakarta Timur, Senin (19/11/2018)

Rosna, ibu-ibu berusia 48 tahun yang ditemui Suara.com di Pasar Jatinegara juga menyatakan hal serupa.

Ia tak sependapat dengan pernyataan Titiek yang menyebut Rp 50 ribu tidak cukup untuk membeli kebutuhan sehari-hari.

"Siapa bilang tak cukup? Buktinya saya bisa kok belanja dengan uang Rp 50, walaupun di cukup-cukupin. Jadi belinya ayam setengah potong yang harganya sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 23 ribu, terus beli tempe, tahu, cabai, bawang, tomat," kata dia.

Ia mengakui heran terhadao pernyataan Titiek yang menyebut uang Rp 50 ribu tidak bisa membeli kebutuhan sehari-hari. Sebab, kata Rosna, di setiap pasar tradisional harga-harga hampir sama.

"Kalau di pasar tradisional masih bisa uang Rp 50 ribu itu dibelanjakan, " ucap Rosna.

Sementara itu, Iis (45) juga mengatakan hal yang sama. Iis menuturkan dirinya biasanya menyiasati uang Rp 50 ribu dengan ikan bandeng presto yang seharga sekitar Rp 16 ribu.

Selain membeli ikan, sisa uang membeli ikan bandeng presto bisa untuk membeli seperti sayur mayur, tempe, tahu, bumbu-bum, cabe bawang dan tomat.

"Kalau saya sih biasanya belinya yang ikan bandeng presto, sayur sop, sayur bayem, tempe, tahu dan lain-lain. Jadi masih bisa belanja di pasar," kata Iis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger Poster Jokowi Raja, Kubu Prabowo: Maling Teriak Maling

Geger Poster Jokowi Raja, Kubu Prabowo: Maling Teriak Maling

News | Senin, 19 November 2018 | 14:30 WIB

Ngabalin ke Prabowo, Boleh Ingin Berkuasa, Tapi Jangan Kebelet

Ngabalin ke Prabowo, Boleh Ingin Berkuasa, Tapi Jangan Kebelet

News | Senin, 19 November 2018 | 14:30 WIB

Ngabalin: Hampir Semua Pernyataan Prabowo Berantakan

Ngabalin: Hampir Semua Pernyataan Prabowo Berantakan

News | Senin, 19 November 2018 | 14:09 WIB

Kampanyekan Prabowo Maret 2019, Demokrat Klaim Strategi Khusus

Kampanyekan Prabowo Maret 2019, Demokrat Klaim Strategi Khusus

News | Senin, 19 November 2018 | 14:08 WIB

Terkini

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Mentan: Stok dan Harga Pangan Stabil saat Lebaran

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:59 WIB

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB