Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.798.000
Beli Rp2.660.000
IHSG 6.969,396
LQ45 677,179
Srikehati 334,465
JII 451,232
USD/IDR 17.370

Inaca Berani Turunkan Harga Tiket Pesawat kalau Pertamina Murahkan Avtur

Reza Gunadha | Achmad Fauzi | Suara.com

Selasa, 15 Januari 2019 | 19:01 WIB
Inaca Berani Turunkan Harga Tiket Pesawat kalau Pertamina Murahkan Avtur
Ketua Umum INACAI Gusti Ngurah Askhara saat memberi keterangan terkait penerapan tarif batas atas dan tarif bawah pada maskapai penerbangan di Jakarta, Minggu (13/1). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia alias Indonesian National Air Carrier (Inaca), meminta PT Pertamina untuk menurunkan harga bahan bakar avtur. Pasalnya, biaya avtur menyumbang paling besar ongkos operasional pesawat.

Ketua Inaca I Gusti Ngurah Askhara mengatakan, kontribusi avtur pada biaya operasi sebesar 40 persen sampai 45 persen. Menurut dia, harga avtur juga terus mengalami kenaikan sejak 2016.

Ia menerangkan, sejak April 2016 - Desember 2018  harga avtur sudah mengalami kenaikan sebanyak 171 persen, sehingga hal ini juga mempengaruhi tarif tiket.

Berdasarkan catatan Inaca, pada tahun 2017 harga avtur sebesar 55,1 sen USD per liter, sedangkan pada 2018 harga avtur rata-rata sebesar 65,4 sen USD per ‎liter.

"Saya mengerti Pertamina tidak bisa menurunkan begitu saja. Tapi saya tidak juga memaksa diturunkan. Saya sampaikan ke masyarakat, jika Pertamina bisa menurunkan harga avtur, kami juga bisa turunkan harga tiket," ujarnya dalam konferensi pers di Restoran Penang Bistro, Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Selain itu, yang memengaruhi tarif tiket pesawat adalah harga kredit pesawat. Selama ini, maskapai membeli pesawat secara kredit melalui lembaga pembiayaan.

"Sementara 10 persen biaya operasional adalah biaya pegawai yang perlu makan. Garuda punya 10 ribu pegawai, Citilink 2 ribu pegawai, Sriwijaya 4.500 pegawai, jadi ini masyarakat yang perlu kami biayai dan masuk dalam komponen cost kami," tambah dia.

Meski begitu, Ari mengklaim maskapai-makapai tidak melakukan pelanggaran dalam kenaikan tarif tiket pesawat. Menurut dia, tarif yang dikenakan sesuai peraturan.

"Sejak tahun 2016, kami maskapai nasional dan insan yang terlibat di dalamnya tidak melanggar regulasi, kalau ada kementerian sebagai regulator pasti akan menegur.”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pertamina Respon Ucapan Prabowo soal BUMN Rugi Besar

Pertamina Respon Ucapan Prabowo soal BUMN Rugi Besar

Bisnis | Selasa, 15 Januari 2019 | 10:49 WIB

Harga Tiket Pesawat Mahal, Kunjungan Wisata Menurun

Harga Tiket Pesawat Mahal, Kunjungan Wisata Menurun

Lifestyle | Selasa, 15 Januari 2019 | 09:27 WIB

Prabowo Sebut BUMN Garuda, PLN, Pertamina dan Krakatau Steel Rugi Besar

Prabowo Sebut BUMN Garuda, PLN, Pertamina dan Krakatau Steel Rugi Besar

Bisnis | Senin, 14 Januari 2019 | 22:54 WIB

Terkini

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Pertamina-Departemen Energi Amerika Serikat Bahas Penguatan Pasokan Energi & Infrastruktur Strategis

Bisnis | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:33 WIB

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Anomali Wisatawan RI, Kini Incar Tanggal Kembar Demi Tiket Murah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:27 WIB

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

RI Bakal Gandeng UNDP Sulap 9 Kota Besar Jadi "Surga" Kendaraan Listrik

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:15 WIB

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Sah! SIG Putuskan Tebar Dividen Rp190,8 Miliar ke Investor

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:05 WIB

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Direktur Pegadaian Selfie Dewiyanti Dianugerahi Indonesia Leading Women Awards 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:32 WIB

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Harga Beras Meroket! Pemerintah Gandeng 'Raksasa' Pangan Turun Gunung, Ada Apa?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:27 WIB

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Mengapa Pemerintah Mau Ganti LPG ke CNG? Apa Untung dan Bahayanya?

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:04 WIB

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Rokok Ilegal Bikin Negara Boncos Rp 25 Triliun per Tahun

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:18 WIB

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Perjanjian Ekonomi Digital ASEAN DEFA Rampung, Diteken November 2026

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

INDEF Ungkap Bahaya Baja Impor Murah Terhadap Proyek Infrastruktur

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:12 WIB