Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp0
Beli Rp0
IHSG ...
LQ45 ...
Srikehati
JII ...

Jiwasraya Klaim Perpanjangan Polis Saving Plan Melebihi Target

Pebriansyah Ariefana, Dian Kusumo Hapsari

Minggu, 20 Januari 2019 | 17:24 WIB
Jiwasraya Klaim Perpanjangan Polis Saving Plan Melebihi Target
Ilustrasi asuransi (shutterstock)

Suara.com - PT Asuransi Jiwasraya (Persero) merilis data minat nasabah pemegang polis JS Saving Plan untuk melakukan roll over atau perpanjangan kontrak meningkat tajam.

Hal ini terjadi menyusul tawaran bunga dibayar dimuka sebesar 7 persen per tahun dan upaya penyehatan yang dilakukan Kementerian Badan Usaha Milik Negara atau BUMN selaku pemegang saham.

"Saat ini nasabah yang berminat roll over sudah di atas 33 persen atau melebihi target. Sedari awal manajemen bersama pemegang saham, OJK dan Bank mitra berkomitmen untuk memenuhi kewajiban," kata Direktur Utama Jiwasraya, Hexana Tri Sasongko dalam keterangan resminya, Minggu (20/1/2019).

Seperti diketahui, sebagai bentuk tanggungjawab terhadap pemegang polis, manajemen baru Jiwasraya menawarkan dua opsi pembayaran terkait produk JS Saving Plan. Pertama, untuk nasabah yang berminat melakukan roll over akan diberikan bunga dibayar dimuka sebesar 7 persen per tahun, atau setara dengan 7,49 persen per tahun nett efektif.

Kedua, manajemen baru Jiwasraya akan memberikan bunga pengembangan efektif sebesar 5,75 persen per tahun nett untuk mereka yang memilih untuk tidak memperpanjang.

"Jadi Kami berharap nasabah tetap tenang. Kami pun sudah memiliki solusi yang efektif sehingga pembayaran untuk mereka yang tidak ingin memperpanjang secara bertahap pada kuartal II 2019," ujar Hexana.

Seiring dengan komitmen pembayaran polis JS Saving Plan, manajemen baru Jiwasraya diketahui telah menandatangi nota kesehapahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan 4 Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Adapun kerjasama strategis ini berkenaan dengan komitmen 4 BUMN dalam memberikan akses customer base dan distribution channel Jiwasraya selaku penyedia produk asuransi.

Hexana berharap, kerja sama yang dilakukan bersama perusahaan pelat merah itu, yakni PT Pegadaian, PT Kereta Api Indonesia, PT Telekomunikasi Seluler (Telkomsel), dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) dapat membantu perusahaan secara bertahap memberikan solusi dan meningkatkan kinerja perseroan.

baca juga

"Kerjasama ini merupakan realisasi dari salah satu inisiatif yang disiapkan untuk memberikan solusi dan mengembalikan core business Jiwasraya di bisnis asuransi," tutup Hexana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Masalah Jiwasraya Adalah Akumulasi Masalah Lama yang Belum Tuntas

Masalah Jiwasraya Adalah Akumulasi Masalah Lama yang Belum Tuntas

Bisnis | Rabu, 16 Januari 2019 | 13:21 WIB

Pengamat Nilai Kasus Tunda Bayar JS Saving Plan Bisa Diselesaikan

Pengamat Nilai Kasus Tunda Bayar JS Saving Plan Bisa Diselesaikan

Bisnis | Selasa, 25 Desember 2018 | 14:56 WIB

Menteri BUMN Rombak Jajaran Direksi Jiwasraya

Menteri BUMN Rombak Jajaran Direksi Jiwasraya

Bisnis | Selasa, 06 November 2018 | 09:07 WIB

Kurung Diri Di Rumah, Ahok Sarankan Diana Tempuh Jalur Hukum

Kurung Diri Di Rumah, Ahok Sarankan Diana Tempuh Jalur Hukum

News | Selasa, 12 Januari 2016 | 12:30 WIB

Terkini

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 20:10 WIB

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:33 WIB

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 19:00 WIB

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:15 WIB

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:13 WIB

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:07 WIB

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:55 WIB

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 17:45 WIB

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:56 WIB

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026

Bisnis | Selasa, 23 Juni 2026 | 16:14 WIB