Kini Cari Kerja Bukan Bersaing Antar Manusia, Tapi dengan Robot

Iwan Supriyatna

Rabu, 24 April 2019 | 10:56 WIB
Kini Cari Kerja Bukan Bersaing Antar Manusia, Tapi dengan Robot
Ilustrasi robot atau cyborg. [Shutterstock]

Suara.com - Pesatnya dunia teknologi di Indonesia khususnya di Kota Sukabumi, Jawa Barat menyebabkan para pencari kerja harus bersaing dengan mesin atau teknologi robotik.

"Sekarang pencari kerja tidak hanya bersaing dengan sesama manusia saja tetapi juga harus bersaing dengan mesin atau robot, karena saat ini banyak perusahaan sudah mengendalkan teknologi digital," kata Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi.

Menurut dia, perkembangan teknologi pabrik atau perusahaan saat ini lebih percaya kepada mesin karena produksinya bisa lebih cepat, tepat dan masif jumlahnya dibandingkan dengan tenaga manusia.

Sehingga kondisi seperti ini menjadi tantangan pemerintah agar tenaga kerja manusia ini bisa lebih diutamakan.

Tapi tentunya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri agar tenaga kerja bisa terserap di lapangan pekerjaan.

Maka dari itu, setiap pencari kerja pun harus mempunyai keahlian khusus agar mudah terserap di dunia kerja.

Dan tentunya pemerintah pun berupaya bekerjasama dengan sejumlah perusahaan baik swasta maupun Badan Usaha Milik Negara dan Daerah (BUMN/D) untuk membuka rekruitmen tenaga kerja.

"Salah satu upaya kami untuk menyerap tenaga kerja manusia sekaligus menekan angka pengangguran dengan membuka bursa kerja dengan melibatkan puluhan perusahaan baik swasta dalam negeri maupun internasional," tambahnya.

Fahmi mengatakan cara konvensional penyerapan tenaga kerja ini terus dilakukan, bahkan dengan pembukaan bursa kerja selalu melampaui target. Seperti pada 2018 jumlah tenaga kerja yang terserap mencapai 5.500 orang padahal targetnya hanya 5.000.

baca juga

Tentunya, di era digital ini keahlian pencari kerja sangat dipertimbangkan. Namun bukan berarti tenaga manusia tersingkirkan, karena mesin pun harus dioperasionalkan oleh manusia dengan catatan tenaga ahli. Selain itu masih banyak perusahaan atau pabrik yang mengandalkan ribuan tenaga manusia.

Pihaknya juga ingin memperkuat keberadaan Lembaga Pendidikan dan Keterampilan (LPK) dari sisi peningkatan kapasitas teknologi untuk menciptakan tenaga yang ahli di bidangnya masing-masing.

"Harus diakui angka pengangguran di Kota Sukabumi masih tinggi yakni 13 persen, tetapi kami terus berupaya menurunkan angkanya dengan berbagai program pelatihan hingga kewirausahaan," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Robot Anjing Ini Bisa Tarik Truk dan Menari, Ada yang Tertarik Pelihara?

Robot Anjing Ini Bisa Tarik Truk dan Menari, Ada yang Tertarik Pelihara?

Tekno | Rabu, 17 April 2019 | 17:38 WIB

Cyborg Pertama di Bumi: Sudah Saatnya Manusia Pisahkan Akal dan Tubuh

Cyborg Pertama di Bumi: Sudah Saatnya Manusia Pisahkan Akal dan Tubuh

Tekno | Selasa, 19 Maret 2019 | 10:55 WIB

Coba Kormo! Platform Baru yang Bantu Milenial Cari Kerja di Sektor Informal

Coba Kormo! Platform Baru yang Bantu Milenial Cari Kerja di Sektor Informal

Lifestyle | Kamis, 14 Maret 2019 | 17:55 WIB

Terkini

Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya

Semen Gresik Pererat Sinergi dengan Ratusan Distributor dan Toko Bangunan di Soloraya

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 15:09 WIB

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

Dua Kali Dihalangi Masuk, Ombudsman Temukan Kamar Berfasilitas Bak Apartemen di Lapas Cibinong

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Dari Lensa ke Cerita, BRI inFrame 2026 Potret Bakal Hadirkan Gerak Ekonomi Kerakyatan

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 15:07 WIB

Kemunculan Cucu Krakatau Seluas 30,3 Hektare Bikin Heboh Media Asing: Gunung Api Baru?

Kemunculan Cucu Krakatau Seluas 30,3 Hektare Bikin Heboh Media Asing: Gunung Api Baru?

News | Rabu, 23 September 2026 | 15:06 WIB

BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia

BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 15:05 WIB

Merekam Cerita dari Negeri: BRI inFrame 2026 Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan

Merekam Cerita dari Negeri: BRI inFrame 2026 Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan

Jawa Tengah | Rabu, 23 September 2026 | 15:02 WIB

Bukan Cuma Jago di Lapangan, Kevin Diks Ungkap Kelebihan Mitchell Baker dan Luke Vickery

Bukan Cuma Jago di Lapangan, Kevin Diks Ungkap Kelebihan Mitchell Baker dan Luke Vickery

Bola | Rabu, 23 September 2026 | 15:01 WIB

BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Menangkap Cerita Ekonomi Kerakyatan Indonesia

BRI inFrame 2026 Kembali Digelar, Menangkap Cerita Ekonomi Kerakyatan Indonesia

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

Ciri-ciri Bruntusan Akibat Sunscreen, Lengkap dengan Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Ciri-ciri Bruntusan Akibat Sunscreen, Lengkap dengan Penyebab dan Cara Mengatasinya!

Lifestyle | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

Relationship di Era Gen Z: Ketika Love Language Bukan Satu-satunya Ukuran

Relationship di Era Gen Z: Ketika Love Language Bukan Satu-satunya Ukuran

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 15:00 WIB

×