Melantai di BEI, Saham Bali United Kena Auto Reject Atas

Iwan Supriyatna | Muslimin Trisyuliono | Suara.com

Senin, 17 Juni 2019 | 10:02 WIB
Melantai di BEI, Saham Bali United Kena Auto Reject Atas
Pesepakbola Bali United Sylvano Dominique (kiri) bersama Stefano Lilipaly (tengah) dan Irfan Bachdim. [Antara]

Suara.com - PT Bali Bintang Sejahtera Tbk (BOLA) menjadi emiten klub sepak bola pertama yang melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Saat pencatatan perdananya di BEI, saham klub bola Bali United ini naik 69,14 persen ke level Rp 296 per lembar saham.

Saham BOLA diperdagangkan dengan frekuensi sebanyak 20 kali dengan volume 129.500 saham dan menghasilkan nilai transaksi sebesar Rp 38,33 juta.

Dilansir dari laman CNBC Indonesia, sistem auto rejection di bursa diatur dengan batasan maksimal naik dan turun dalam sehari sebesar 35% bagi saham dengan rentang harga Rp 50-Rp 200, sebesar 25% bagi saham dengan rentang Rp 200-Rp 5.000, dan 20% bagi saham dengan rentang harga di atas Rp 5.000.

Adapun pada saat listing perdana, berlaku dua kali lipatnya yakni masing-masing 70% untuk Rp 50-Rp 200, 50% untuk harga saham rentang Rp 200-Rp 5.000, dan 40% untuk saham di atas Rp 5.000. Dengan demikian, saham BOLA kena ARA atau auto rejection atas.

Induk usaha klub Bali United ini menawarkan sebanyak 2 miliar lembar saham atau 33,33% sahamnya ke publik melalui mekanisme penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO). Dengan demikian perusahaan akan memperoleh dana senilai Rp 350 miliar.

Dana ini akan digunakan untuk belanja modal seperti pengembangan fasilitas, perekrutan pemain atau pelatih, penyelenggaraan acara, pengembangan akademi dan ekspansi outlet Bali United Store.

Kegiatan utama perusahaan saat ini dibagi dalam tiga segmen, mencakup manajemen klub sepak bola profesional, sport agency dan kafe atau restoran.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi efek yakni PT Kresna Sekuritas dan PT Buana Capital Sekuritas Indonesia.

CEO Bali United Yabes Tanuri menjelaskan saham BOLA juga diminati oleh supporter Bali United. Menurutnya dengan dilepasnya saham Bali United ke masyarakat bisa mendukung visi dan misi Bali United.

"Para supporter kali ini dapat berperan lebih aktif dalam memperbesar Bali United untuk mencapai tujuan," ujar Yabes Tanuri, Senin (17/6/2019).

Selain itu Direktur Utama BEI, Inarno Djajadi mengatakan, Bali United menjadi emiten sepak bola pertama di Indonesia dan Asean yang melepas sahamnya ke publik.

Ia berharap dengan melepas sahamnya ke publik Bali United bisa menerapkan prinsip pengelolaan perusahaan yang baik.

"IPO sendiri merupakan salah satu sarana untuk menggalang dana yang bersumber dari masyarakat, di samping itu IPO memiliki manfaat lain misalnya di dunia usaha," ujar Inarno Djajadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kreatif Abis! Bola-bola Ini Berubah Jadi Sketsa Wajah Jokowi

Kreatif Abis! Bola-bola Ini Berubah Jadi Sketsa Wajah Jokowi

News | Selasa, 26 Maret 2019 | 17:09 WIB

Lucunya Anak Ronaldo Mainan Bola yang Buat Atletico Tersingkir di Champions

Lucunya Anak Ronaldo Mainan Bola yang Buat Atletico Tersingkir di Champions

Bola | Minggu, 17 Maret 2019 | 16:32 WIB

Mengapa Pesepak Bola Kerap Semburkan Air yang Diminum? Baca Ini

Mengapa Pesepak Bola Kerap Semburkan Air yang Diminum? Baca Ini

Health | Jum'at, 27 Juli 2018 | 09:11 WIB

Terkini

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 13:30 WIB

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:50 WIB

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:35 WIB

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:15 WIB

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 12:00 WIB

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 11:46 WIB

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:55 WIB

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 10:16 WIB

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:20 WIB

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026

Bisnis | Senin, 23 Maret 2026 | 09:02 WIB